10 Pengertian Mahzab Ekonomi Menurut Para Ahli

AgamaEkonomiUmum dudung

10 Pengertian Mahzab Ekonomi Menurut Para Ahli – Mahzab ekonomi Dalam sejarah pemikiran ekonomi, Munculnya aliran atau Mazhab ekonomi bertujuan untuk mengkritik, mengevaluasi atau arus ekonomi yang benar sebelumnya dinilai tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah ekonomi. Dalam perekonomian konevensional (umum), kami menyadari aliran ekonomi monetaris klasik, neoklasik, Marxis, sejarah, instituisonal, dan sebagainya. Ekonomi Islam pun tak luput dari sungai atau Mazhab-Mazhab ekonomi.

Mahzab

Mahzab

Berbagai Mahzab Ekonomi

Ada beberapa Mazhab pemikiran di bidang ekonomi seperti Mazhab klasik, neo klasik, Marxis dan Keynesian. Sisanya jika ada Mazhab baru, Mazhab dari empat Mazhab melengkapi ini.

Teori ekonomi ala Marxis biasanya diterapkan di negara-negara yang menggunakan sistem ekonomi di mana peran negara dalam pasar sangat mendominasi dan keuntungan dalam pajak negara yang sangat besar, tidak terdapat kebebasan untuk individu dalam sistem ini.

Pembahasan kedua teori ekonomi klasik yang menekankan proses di mana ekonomi pasar mengambil peran penting dalam proses roda ekonomi tanpa intervensi dari pemerintah. Sistem ekonomi klasik menyala dan menyelesaikan pendekatan neoklasik di Mazhab ini di mana ada sedikit peran pemerintah.

Serta dalam kasus eksternalitas di mana ada dua orang yang bertransaksi tapi ternyata dua orang yang bertransaksi dampak negatif bagi pihak ketiga, partisipasi pemerintah dalam menanggapi dampak negatif ini sangat memerlukan.

1. Mazhab Merkantilis

Mazhab ini lahir lahir sekitar abad ketujuh belas ketika raja-raja Eropa merasa cemas dalam menghadapi perang dan pengangguran. Selain itu, teknologi pertanian telah berubah begitu banyak, menyebabkan kehancuran hubungan lama antara tuan tanah dengan tanah petani. Kota-kota dibanjiri pengemis dan gelandangan.

2. Mazhab Fisiokrat

Mazhab ini adalah sekelompok ekonom dan filsafat Perancis pada abad XVII. Pendirinya adalah Franncois Quesnay, seorang ekonom dan dokter Prancis yang lahir di Mere pada tanggal 4 Juni 1694. buku Francois Quesnay berjudul: Tableau Economique (Tabel Ekonomi) adalah buku yang pertama kali diajukan pada “Model Ekonomi” yang cukup rinci .

3. Mazhab Klasik

Mazhab ini lahir pada kuartal terakhir abad kedelapan belas di Inggris dan pertengahan abad kesembilan belas. Lihat Mazhab terutama berpengaruh di Eropa dan Amerika Serikat hampir satu abad, terutama pada kebijakan ekonomi.

4. Mazhab Sosialis

Mazhab ini lahir dan berkembang sebagai reaksi terhadap efek berbahaya dari industri revlousi. Revolusi memang mengakibatkan kurangnya kemajuan dan kekayaan, tetapi sebagian besar orang terutama pekerja tetap miskin dengan upah yang sangat rendah.

5. Mazhab Neo-Klasik

Mazhab ini lahir pada tahun 1870 dan menggunakan Neo kata karena mengikuti ide-ide dasar dan argumen yang digunakan Mazhab klasik. Mazhab baru prinsip sederhana ini yaitu bahwa nilai produk jasa tidak dengan nilai kerja yang diperlukan untuk memproduksinya, tapi untuk kepentingan unit terakhir yang dibeli. Pada dasarnya untility marjinal.

6. Mazhab Keynes

Ini Mazhab lahir terkait dengan penerbitan buku yang ditulis oleh John Maynard Keynes (ekonom dari Inggris) pada tahun 1936. Judul bukunya adalah The General Theory of Employment, Interest and Money (General Theory of Jobs, Bunga dan Debt) . Penerbitan buku itu dikaitkan sebagai revolusi ekonomi, bahkan disebut Revolusi Keynes.

7. Mazhab Pasca Keynes

Mazhab ini adalah aliran ekonomi setelah Keynes, di mana ekonomi telah berkembang sangat pesat. Ekonomi adalah tidak lagi menjadi masalah ahli ekonomi, tetapi juga menjadi masalah bagi setiap orang, masalah yang mempengaruhi kehidupan dan aktivitas sehari-hari. Ini berarti melibatkan para ahli dan masyarakat dalam sistem ekonomi di mana mereka melakukan.

Mazhab Dalam Ekonomi Islam

Adiwarman A. Karim (2010), salah satu ahli di bidang ekonomi Islam dari Indonesia, membagi Mazhab ekonomi Islam menjadi tiga bagian utama. Mazhab pertama Baqir al-Sadr, baik Mazhab umum, dan tiga alternatif Mazhab-kritis.

  • Pertama

Mazhab Baqir as-Sadr. Ini Mazhab dipelopolri Baqir as-Sadr dengan nya fenomenal “Iqtishaduna” (Ekonomi kami). Aliran pemikiran berpendapat ekonomi tidak pernah bisa sejalan dengan Islam. Ekonomi Islam dan ekonomi masih tetap Islam. Keduanya tidak pernah bisa disatukan karena keduanya berasal dari fislosofi bertentangan. Bahwa anti-Islam, orang lain Islam.

  • Kedua

Mazhab umum. Aliran pemikiran tidak setuju dengan Mazhab Baqir. Mazhab kedua pemikiran ini akan setuju bahwa masalah ekonomi muncul karena sumber daya yang terbatas dihadapkan dengan keinginan manusia yang tidak terbatas.

  • Ketiga

Alternatif Mazhab-kritis. Ini adalah Mazhab pelopor Kuran Timur (Ketua Departemen Ekonomi Universitas California Sourthen), Jomo (Yale, Cambridge, Harvard, Malaya), Muhammad Arif, dan lain-lain. Mazhab ini mengkritik Mazhab sebelumnya.

Mazhab Baqir dikirik sebagai Mazhab yang berusaha untuk menemukan hal-hal baru yang sebenarnya telah ditemukan oleh orang lain. Menghancurkan teori lama, lalu ganti dengan teori baru. Sementara itu, Mazhab umum dikritik sebagai replika dari ekonomi neoklasik (modern) yang menghilangkan variabel meliputi variabel riba dan zakat dan niat.

Dikutip dari berbgai sumber :

  • http://www.medanbisnisdaily.com/
  • https://id.wikipedia.org/
  • http://ariefsmartguy.blogspot.com/

Demikian Pembahasan Tentang 10 Pengertian Mahzab Ekonomi Menurut Para Ahli Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀

Most popular articles related to 10 Pengertian Mahzab Ekonomi Menurut Para Ahli
Shares