Media Transmision Data
Media Transmision Data

10 Pokok Pengertian Media Transmisi Data

Posted on

10 Pokok Pengertian Media Transmisi Data – Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak, maka data yang pertama diubah menjadi kode / isyarat, dan sikap ini akan dimanipulasi dengan berbagai cara yang akan dikonversi kembali menjadi data.

Media Transmision Data
Media Transmision Data

Kegunaan Media Transmisi Data

www.dosenpendidikan.com/ Media transmisi yang digunakan dalam beberapa peralatan elektronik untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima agar dapat bertukar data. Beberapa perangkat elektronik, seperti telepon, komputer, televisi, dan media transmisi radio harus mampu menerima data.

Seperti di telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua ponsel adalah kabel. Setiap peralatan elektronik memiliki media transmisi yang berbeda dalam pengiriman data.

Karakteristik Media Transmisi Data

Karakteristik media transmisi tergantung pada :

  • Jenis peralatan elektronik;
  • Data yang digunakan oleh alat elektronik;
  • Tingkat efektivitas dalam pengiriman data;
  • Ukuran data yang dikirimkan.

Jenis Media Transmisi Data

Guided Transmission Media

Guided Transmission Media atau media transmisi terpandu adalah transmisi jaringan yang menggunakan sistem kabel.

a. Twisted Pair Cable

Twisted Pair Cable atau kabel twisted terdiri dari dua konduktor digabungkan untuk mengurangi atau menghilangkan gangguan elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded Twisted Pair (UTP), dan crosstalk terjadi antara kabel yang berdekatan.

Ada Dua Jenis Twisted Pair Cable, yaitu :

1. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) yang merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer.

Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang masing-masing pasangan bengkok. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan kabel disebebkan adalah posisi membungkuk.

Pada redaman kabel STP akan meningkat pada frekuensi tinggi, menyebabkan crosstalk dan sinyal hidung.

2. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yang banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer.

Kabel ini berisi empat pasang kabel twisted pair setiap (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded).

Kabel UTP mudah untuk menginstal, ukuran kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan terhadap efek interferensi listrik dari medium sekitarnya.

b. Coaxial Cable

Kabel Coaxial adalah jenis kabel yang menggunakan dua konduktor. Kabel ini digunakan untuk mengirimkan sinyal frekuensi tinggi dari 300 kHz dan di atas.

Karena kemampuannya dalam saluran frekuensi tinggi, sistem transmisi menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar.

Ada beberapa jenis kabel koaksial, yang tebal koaksial taksi le (memiliki diameter besar) dan kabel koaksial tipis (memiliki diameter yang lebih kecil).

Keunggulan kabel koaksial dapat digunakan untuk mendistribusikan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi kecil kemungkinan interferensi dengan sistem lain.

Kelemahan adalah kabel koaksial memiliki redaman yang relatif besar sehingga untuk jarak jauh repeater hubungan-repeater harus diinstal, jika kabel dipasang di atas tanah, rentan terhadap gangguan fisik yang dapat mengakibatkan perpisahan.

c. Kabel Kaca Fiber Optic

Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari satu tempat ke tempat lain. Berdasarkan modus transmisi yang digunakan serat optik terdiri dari Multimode Step Index Graded Index Multimode dan Singlemode Step Index.

Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sinyal sedikit hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat, dibutuhkan sedikit usaha, dan tidak mudah terbakar.

Kelemahan serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatan, memerlukan konversi data listrik untuk menerangi dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam penggunaan dan instalasi prosedur, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli dalam hal ini lapangan.

d. Unguided Transmission Media

Media transmisi dikendalikan atau tidak media transmisi jaringan yang menggunakan sistem gelombang.

1. Microwave

Microwave (microwave) merupakan bentuk gelombang radio yang beroperasi pada frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi wilayah UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro digunakan dalam sistem jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP).

Keuntungan menggunakan gelombang mikro adalah akuisisi antar menara tidak begitu diperlukan, dapat membawa sejumlah besar data, biaya rendah karena setiap antena tower tidak memerlukan area yang luas, frekuensi tinggi atau gelombang pendek karena hanya membutuhkan antena kecil.

Kelemahan Microwave rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh pesawat lewat di atasnya.

2. Satelit

Satelit fungsi utama dari media transmisi yang menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki kecepatan sudut orbital sama dengan kecepatan orbital bumi.

Hal ini menyebabkan satelit menjadi posisi yang relatif diam di bumi (geostasioner), ketika satelit berada dalam orbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga satelit geostasioner di posisi yang tepat untuk mencapai seluruh permukaan bumi.

Keuntungan terbesar adalah lebih murah daripada kabel memegang antarbenua, dapat mencapai permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah, meningkatnya trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit komersial yang cukup menarik.

Kekurangannya adalah teknologi terbatas satelit menggunakan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya investasi dan asuransi masih satelit mahal, kerugian besar atmosfer untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frekuensi pembawa.

Adalah jenis microwave yang menggunakan satelit untuk mengirimkan sinyal ke transmitter atau parabola. Satelit microwave keseluruhan mengirimkan sinyal ke setiap transmitter.

3. Inframerah

Inframerah digunakan untuk komunikasi jarak pendek, dengan kecepatan 4 Mbps. Di gunakan untuk remote control, misalnya, remote control televisi dan perangkat elektronik lainnya.

Keuntungan inframerah adalah kebal terhadap interferensi radio dan elektromagnetik, inframerah mudah dibuat dan murah, instalasi mudah, mudah dilepas, keamanan lebih tinggi daripada gelombang radio.

Kelemahan inframerah adalah jarak terbatas, tidak dapat menembus dinding, harus ada jalan yang lurus dari pengirim dan penerima, tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh sinar matahari.

Demikian Pembahasan Tentang 10 Pokok Pengertian Media Transmisi Data  Selamat Menikmati Sajian Kami Semoga Bermanfaat 😀


loading...