Macam-Macam Ungkapan atau Idiom
Macam-Macam Ungkapan atau Idiom

100 Macam-Macam Ungkapan Atau Idiom

Posted on
100 Macam-Macam Ungkapan Atau Idiom
2.61 (52.22%) 18 votes

100 Macam-Macam Ungkapan Atau Idiom – Ungkapan merupakan gabungan kata yang maknanya sudah menyatu dan tidak ditafsirkan dengan makna unsur yang membentuknya.

Idiom adalah ungkapan atau ekspresi tetap yang memiliki makna kiasan, atau kadang-kadang literal. Arti kiasan idiom yang berbeda dari arti harfiah. Ada ribuan idiom, dan mereka sering terjadi dalam semua bahasa. Diperkirakan bahwa setidaknya ada dua puluh lima ribu ekspresi idiom.

Macam-Macam Ungkapan atau Idiom
Macam-Macam Ungkapan atau Idiom

Latar belakang

Kategori lain dari idiom adalah sebuah kata memiliki beberapa arti, kadang-kadang bersamaan, kadang-kadang dilihat dari konteks penggunaannya. Ini terlihat dalam bahasa (kebanyakan un-infleksi) Inggris di polysemes, penggunaan umum dari kata yang sama untuk suatu kegiatan, bagi mereka yang terlibat di dalamnya, untuk produk yang digunakan, untuk tempat atau waktu dari suatu kegiatan, dan kadang-kadang untuk kata kerja.

Ungkapan adalah gabungan dua kata atau lebih yang digunakan seseorang dalam situasi tertentu untuk mengkiaskan suatu hal. Ungkapan terbentuk dari gabungan dua kata atau lebih. Gabungan kata ini jika tidak ada konteks yang menyertainya memiliki dua kemungkinan makna, yaitu makna sebenarnya (denotasi) dan makna tidak sebenarnya (makna kias atau konotasi).

Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah gabungan kata itu termasuk ungkapan atau tidak, harus ada konteks kalimat yang menyertainya.

Untuk lebih jelasnya kita ambil sebuah contoh

Membanting tulang

Gabungan kata di atas tidak dapat langsung kita katakan termasuk ungkapan. Hal ini dikarenakan konteks kalimat yang menyertai gabungan kata tersebut belum jelas. Gabungan kata di atas masih mempunyai dua kemungkinan makna sesuai konteks kalimatnya.

  • Andi membanting tulang di sampingnya sebagai luapan kemarahannya.
  • Andi membanting tulang untuk menghidupi keluarganya.

Dua kalimat di atas memberikan konteks (situasi) pada gabungan kata “membanting tulang.”

  • Kalimat 1 membantuk makna denotasi atau makna sebenarnya pada gabungan kata “membanting tulang.” Makna denotasi tersbut adalah kegiatan membanting tulang.
  • Kalimat 2 membentuk makna konotasi atau makna kias pada kata “membanting tulang.” Makna kias tersebut adalah bekerja keras. Makna kedua inilah membuat gabungan kata di atas disebut ungkapan.

Berikut adalah contoh ungkapan :

  • Banting tulang : kerja keras
  • Gulung tikar : bangkrut
  • Angkat kaki : pergi
  • Naik pitam : marah
  • Buah bibir : topik pembicaraan
  • Angkat tangan : menyerah
  • Meja hijau : pengadilan
  • Buah tangan : oleh-oleh
  • Kutu buku : orang yg suka baca buku
  • Kepala dingin : tenang
  • Jago merah : api kebakaran
  • Bunga tidur : mimpi
  • Bunga desa : gadis desa
  • Panjang tangan : suka mencuri
  • Tinggi hati : sombong

Contoh kalimat dengan:

  • Mereka sudah banyak makan garam dalam hal itu. (banyak pengalaman)
  • Hati-hati terhadapnya, ia terkenal si panjang tangan. (suka mencuri)
  • Jeng Sri memang tinggi hati.(sombong)
  • Karena ucapan orang itu, Waluyo naik darah.(marah)
  • Itulah akibatnya kalau menjadi anak yang berkepala batu. (tidak mau menurut)
  • Hati-hati terhadap orang yang besar mulut itu. (suka membual)
  • Karena gelap mata, dia mengamuk di kantor. (hilang kesabaran)
  • Lebih baik berputih tulang daripada hidup menanggung malu seperti ini. (mati)
  • Ketika kutinggalkan dulu engkau masih merah, sekarang sudah seorang jejaka. (masih bayi)

 

Dmikian Ulasan Tentang 100 Macam-Macam Ungkapan Atau Idiom Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia DosenPendidikan.Com Aminn … 😀