100 Pengertian Lidah Serta Fungsi Dan Strukturnya

Posted on
100 Pengertian Lidah Serta Fungsi Dan Strukturnya
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Lidah merupakan kumpulan otot rangka yang pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan cara mengunyah dan menelan. Lidah dikenal sebagai indera pengecap yang banyak memiliki struktur tunas pengecap. Lidah juga turut membantu dalam tindakan bicara, dan juga membantu membolak balik makanan dalam mulut.

Pengertian Lidah Serta Fungsi Dan Strukturnya

Fungsi Lidah

Lidah ini merupakan organ yang memiliki fungsi sebagai reseptor kimia yang berada di dalam mulut sehingga kita dapat menikmati rasa sebuah makanan dan minuman. Reseptor yang ada pada lidah mampu menerima rangsangan kimia yang berupa larutan sehingga disebut sebagai kemoreseptor.

Lidah memiliki beberapa fungsi lainnya diantaranya untuk membantu mengatur letak makanan saat kita akan menguyah, membantu dalam berbicara dan membantu saat kita akan menelan makanan. Ada dua otot yang berperan aktif pada gerakan lidah yakni otot intrinsik dan otot ekstrinsik. Otot intrinsik memiliki fungsi untuk mengatur gerakan-gerakan halus lidah sedangkan otot ekstrinsik berfungsi mengaitkan lidah pada bagian sekitarnya serta membantu lidah dalam melakukan beberapa gerakan kasar seperti menekan gigi, menekan rongga mulut bagian atas dan mendorong lidah masuk ke faring.

Struktur Lidah

Ada beberapa struktur lidah yang memiliki kinerja yang sangat penting diantaranya yaitu:

Bagian Lidah Yang Menerima Rangsangan

Bagian lidah yang dapat menerima rangsangan kimia berada di ujung permukaan luar lidah yang dinamakan sebagai ujung pengecap. Setiap ujung pengecap memiliki sensitivitas yang berbeda terkait sejumlah rasa terutama rasa umum yang sering kita rasakan meliputi seperti:

  • Rasa manis
  • Pahit
  • Asin
  • Dan Asam

Rasa manis dirasakan oleh bagian pangkal lidah. Rasa asam oleh bagian tepi depan kiri dan kanan serta rasa asin di bagian tepi belakang kiri dan kanan. Adapun rasa yang lainnya seperti rasa kopi, cokelat dan sebagainya merupakan kombinasi antara empat rasa umum di atas dengan bau dari makanan atau minuman yang kita makan sehingga timbul sesuatu yang dinamakan cita rasa. Oleh karena itulah, bila kita sedang terkena influenza maka akan mengurangi cita rasa sebuah masakan.

Nah berikut ini beberapa zat yang menimbulkan beberapa rasa yakni alkaloid tumbuhan yang dapat menimbulkan rasa pahit, kation Na, K, Ca yang bisa menimbulkan rasa asin, gugus OH yang dapat menimbulkan rasa manis dan ion H yang dapat ,menimbulkan rasa amam.

Untuk jumlah pengecap pada manusia dapat mencapai 10.000 buah yang dimana letaknya tersembunyi secara rapi diantara tonjolan-tonjolan lidah yang dinamakan sebagai papila.

Papila terdiri dari beberapa lapisan yaitu:

  • Papila filiformis pada seluruh lapisan lidah yang berfungsi menerima rangsangan rasa sentuh dan pengecapan.
  • Papila sirkumvalata berada di dasar lidah dengan bentuk sepertu huruf V, yang pada lidah manusia jumlah sirkumvalata dapat mencapai 8 hingga 12 buah.
  • Papila fungiformis menyebar pada permukaan ujung dan sisi lidah dan berbentuk seperti jamur.
  • Papila foliata terletak pada bagian pinggir lidah.

Di setiap papila terdapat banyak ujung pengecap dimana disetiap ujung pengecap ini masing-masing terdapat tiga jenis sel yakni:

  • Sel penyokong/pendukung (sustentacular) yang berfungsi menopang.
  • Sel pengecap yang berupa tonjolan seperti rambut yang keluar dari lubang pengecap/reseptor.
  • Sel basal yang mampu menghasilkan sel penyokong (sustentacular) dan sel pengecap.

Cara Lidah Menanggapi Rangsangan

Lidah dapat menerima rangsangan kimia yang terlarut dalam minuman yang kita minum. Pada kasus makanan, ada sebuah proses pengunyahan dimana sebauah makanan akan dihaluskan dan dicampur dengan ludah. Nah, pada proses ini maka bahan kimia (molekul rasa) yang ada di dalam makanan akan terlarut bercampur dengan ludah (air liur) yang kemudian masuk ke dalam lubang pengecap.

Di dalam lubang pengecap, bahan kimia akan dideteksi oleh rambut pengecap sehingga dapat menimbulkan perbedaan potensial di sensor sel (sel gustatory) sehingga menghasilkan impuls saraf yang kemudian teruskan ke dalam sistem saraf pusat. Adapun bagian otak yang menerima rangsangan ini yakni saraf kranila VII (fasial) dan saraf kranial IX (glosofaringeal).

Demikianlah pembahasan mengenai 100 Pengertian Lidah Serta Fungsi Dan Strukturnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...