11 Pengertian Dan Fungsi Psikologi Menurut Para Ahli

11 Pengertian Dan Fungsi Psikologi Menurut Para Ahli
4 (80%) 2 votes

11 Pengertian Dan Fungsi Psikologi Menurut Para Ahli – Psikologi adalah ilmu terapan yang mempelajari perilaku manusia dan fungsi mental ilmiah. Para praktisi di bidang psikologi disebut psikolog. Psikolog mencoba untuk mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu dan kelompok, serta belajar tentang proses fisiologis dan neurobiologis yang mendasari perilaku.

Pengertian Psikolog

Pengertian Psikolog

 

Sejarah psikologi

Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, psikologi melalui perjalanan panjang. Konsep psikologi dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Psikologi berakar pada filsafat ilmu dimulai sejak zaman Aristoteles sebagai ilmu jiwa, yang merupakan ilmu kekuatan hidup (Levens beginsel). Aristoteles melihat psikologi sebagai ilmu yang mempelajari gejala – gejala kehidupan.

Jiwa adalah unsur kehidupan (Anima), sehingga setiap – setiap makhluk hidup memiliki jiwa. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual Eropa, dan mendapatkan bentuk pragmatis di Amerika.

Psikologi Sebagai ilmu

Meskipun selalu ada pikiran pada studi manusia pada periode bersama dengan pikiran mereka pada studi tentang alam, tetapi karena kompleksitas dan dinamika manusia untuk dipahami, maka psikologi baru dibuat sebagai ilmu sejak 1800-an baik ketika Wilhelm Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama di dunia.

Wundt laboratorium

Pada tahun 1879 Wilhelm Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama di University of Leipzig, Jerman. Ditandai dengan pembentukan laboratorium ini, metode ilmiah untuk lebih memahami orang telah ditemukan, meskipun tidak terlalu memadai. dengan pembentukan laboratorium ini juga bermain, kondisi psikologis menjadi ilmu, sehingga pendirian Wundt diakui laboratorium serta tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu.

Pengertian Psikologi menurut para ahli

1. Menurut Crow & Crow

Pschycology is the study of human behavior and human relationship. (Psikologi ialah tingkah laku manusia, yakni interaksi manusia dengan dunia sekitarnya, baik berupa manusia lain (human relationship) maupun bukan manusia: hewan, iklim, kebudayaan, dan sebagainya.

2. Menurut Sartain

Psychology is the scientific study of the behavior of living organism,with especial attention given to human behavior. (Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku organisme yang hidup, terutama tingkah laku manusia).

3. Menurut Wundt, 1829

Psikologi bertugas menyelidiki apa yang kita sebut pengalaman bagian dalam sensasi dan perasaan kita sendiri, pikiran serta kehendak kita yang bertolak belakang dengan setiap objek pengalaman luar yang melahirkan pokok permasalahan ilmu alam. (Abdul Rahman Shaleh. 2004).

4. Menurut Chaplin (1972)

Dalam Dictionary of psychology Psikologi ialah ilmu pengetahuan mengenai perilaku manusia dan hewan.

5. Menurut Bruno (1987)

Pengertian Psikologi dibagi dalam tiga bagian, yaitu: Pertama, psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai ruh Kedua, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai kehidup mental. Ketiga, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai tingkah laku organisme.

6. Menurut Richard Mayer (1981)

Psikologi merupakan analisis mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia.

7. Menurut Angell, 1910

Semua kesadaran normal atau abnormal, manusia atau binatang, merpakan pokok permasalahan yang dicoba untuk dijelaskan oleh ahli psikologi, dan tidak ada definisi ilmu ini yang sepenuhnya dapat di terima, semua bunyinya kurang lebih sama. ( Abdul Rahman Shaleh. 2004).

8. Menurut Plato dan Aristoteles

Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir. (Abdul Rahman Shaleh. 2004).

9. Menurut Watson, 1919

Psikologi merupakan bagian dari ilmu yang menekankan perilaku manusia, perbuatan dan ucapannya baik yang dipelajari maupun yang tidak sebagai pokok masalah. (Abdul Rahman Shaleh. 2004).

10. Menurut koffka, 1925

Definisi psikologi sementara ini, kita boleh mengatakan pokok masalahnya adalah studi ilmiah mengenai perilaku makhluk hidup dalam hubungan mereka dengan dunia luar. (Abdul Rahman Shaleh. 2004).

11. Menurut Gates, 1931

Secara luas psikologi mencoba menemukan peraturan umum yang menerangkan perilaku orgnisme hidup. Bidang ini mencoba menunjukkan, menerangkan dan menggolongkan berbagai macam kegiatan yang sanggup dilakukan oleh binatang, manusia atau lainnya. (Abdul Rahman Shaleh. 2004).

Fungsi Psikologi Sebagai Ilmu

Psikologi sebagai ilmu memiliki tiga fungsi, yaitu:

  • Menjelaskan, yang mampu menjelaskan apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasil penjelasan atau diskusi dalam bentuk deskripsi yang bersifat deskriptif.
  • Memprediksi, yaitu mampu meramalkan atau memprediksi apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasil prediksi yang prognosis, prediksi atau estimasi.
  • Control, yaitu mengendalikan perilaku seperti yang diharapkan. Manifestasi dalam bentuk tindakan yang preventif, intervensi atau pengobatan dan rehabilitasi atau perawatan.

Pendekatan Perilaku

Pendekatan perilaku, pada dasarnya perilaku merupakan respon terhadap stimulus yang datang. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S – R atau Stimulus koneksi – Respon. Ini berarti bahwa sebagai perilaku refleks tanpa pekerjaan mental sama sekali.

Pendekatan Kognitif

Pendekatan kognitif menekankan bahwa perilaku adalah proses mental, dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap, menilai, membandingkan, dan menanggapi rangsangan sebelum reaksi. Individu menerima proses mental yang stimulus sebelum memberikan reaksi terhadap stimulus yang datang.

Pendekatan Psikoanalisis

Sejak tahun 1890-an sampai kematiannya pada tahun 1939, warga Austria dokter bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal sebagai psikoanalisis.

Pemahaman Freud pikiran berdasarkan metode penafsiran, introspeksi dan pengamatan klinis, dan terfokus pada menyelesaikan konflik bawah sadar, ketegangan mental, dan gangguan psikologis lainnya.

Sigmund Freud percaya bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Sehingga perilaku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak diakui, seperti keinginan, impuls, atau dorongan.

Teori Psikoanalisis selain sangat terkenal, juga sangat kontroversial. Hal ini terutama disebabkan oleh serangan teori topik seperti seksualitas dan sadar.

Topik tersebut masih dianggap tabu sangat pada waktu itu, dan Freud disediakan katalis untuk membahas topik secara terbuka dalam masyarakat beradab. Selain itu, banyak orang yang menolak teorinya dianggap merendahkan.

Pendekatan Fenomenologis

Pendekatan fenomenologis ini lebih memperhatikan pada pengalaman subjektif individu karena perilaku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap dirinya dan dunianya, konsep diri, harga diri dan semua hal yang berhubungan dengan kesadaran atau aktualisasi diri.

Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya.

 

Demikian Pembahasan Tentang 11 Pengertian Dan Fungsi Psikologi Menurut Para Ahli Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀