12 Macam Dan Pengertian Tanda Baca Menurut KBBI

Bahasa Indonesia dudung

12 Macam Dan Pengertian Tanda Baca Menurut KBBI – Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata dan frasa dalam bahasa, melainkan berfungsi untuk menunjukkan struktur dan organisasi dari sebuah artikel, serta intonasi dan jeda yang dapat diamati ketika membaca. Aturan tanda baca berbeda antara bahasa, lokasi, waktu, dan terus berkembang. Beberapa aspek tanda baca adalah gaya spesifik yang karenanya tergantung pada pilihan penulis.

Tanda Baca

Tanda Baca

Jenis tanda baca

1. Titik (.)

Di Gunakan untuk menandai akhir kalimat, paragraf atau berita, atau untuk keperluan singkatan, gelar, dan angka-angka

Contoh:

Abd. Razaq , SPd
Drs. H. Kholilurrahman
Prof. Ir. Arie Musthofa
2. Kemanusiaan yang adail dan beradab (bait kedua dari pancasila)

2. Koma (,)

Di Gunakan untuk memisahkan anak kalimat atau hal-hal yang disebutkan dalam kalimat, juga untuk keperluan singkatan, gelar, dan angka-angka.

Contoh:

jika mereka sedang tidur, jin, setan, maka jalankan perintah dari guru sekolah mu.

3. Tanda ((..))

Tanda Kurung Di Gunakan untuk menjelaskan suatu istilah yang belum banyak diketahui oleh banyak manusia yang baik juga ada yang jahat di dunia ini.

Contoh:

Kamu cepat naik darah (sering emosi). Karena permasalahan ini cukup rumit.

4. Tanda (`)

Kutip satu Di Gunakan untuk mengasosiasikan suatu istilah.

Contoh:

Apakah kamu sudah membaca puisi Arie Musthofa. Yang berjudul ‘inikah yang dinamakan cinta’

5. Tanda (“…”)

Petik Di Gunakan untuk menandai kalimat langsung atau percakapan dalam naskah drama.

Contoh:

Didik: “hay,”
Nunung: “hay juga.Apa kabar Kamu?”
Ipin: “saya baik! Kamu?”
Ririn: “alhamdulillah, saya juga baik”
(Contoh tanda petik yang di pakai dalam dialog)

6. Tanda (!)

Tavda seru Di Gunakan untuk menegaskan, memberi peringatan bahwa kalimat yang bertanda seru tersebut perlu untuk diperhatikan.

Contoh:

Hoy……., jangan Di sentuh itu!.
(Tanda seru yang di pakai untuk memberi peringatan bahwa sesuatu itu tidak boleh di lakukan)

7. Tanda (?)

Tanda tanya Di Gunakan untuk melengkapi kalimat tanya.

Contoh:

Hey Teman, Bagaimana Kabar mu Hari ini ?

8. Tanda (…-…)

Tanda hubung Di Gunakan untuk menghubungkan penggalan kata, kata ulang, rentang suatu nilai.

Contoh:

Kita harus pergi bersama-sama. Biar acara kita semakin seru.

9. Titik dua (:)

Tanda Titik dua di gunakan untuk mengawali penguraian suatu kalimat.

Contoh:

Saya adalah manusia; punya mata, telinga, hidung, kaki, tangan, dan rambut.

Format Penulisan

Selain tanda baca, ada juga format penulisan yang cukup membantu untuk keperluan penulisan kalimat.

10. Cetak Tebal (Bold), untuk menekankan kata atau frase yang telah menjadi pembicaraan.

Contoh: Komodo adalah reptil terbesar yang hidup di sungai dan rawa-rawa.

11. Cetak Miring yang merupakan penyerapan luar bahasa baku yang digunakan.

Contoh: Pada saat pemilihan, banyak calon yang sowan ulama. Kata SOWAN diserap dari bahasa Jawa.

12. Garis Bawah, fungsi yang sama seperti cetak tebal dan cetak miring, seperti teknologi komputer belum secepat sekarang. Seperti kita ketahui, fasilitas pembangkit mesin ketik tua tidak berani dan miring. Tapi untuk saat ini, intinya adalah tidak digunakan begitu jelas.

Demikian Pembahasan Tentang 12 Macam Dan Pengertian Tanda Baca Menurut KBBI Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀

Most popular articles related to 12 Macam Dan Pengertian Tanda Baca Menurut KBBI
Shares