12 Pengertian Hukum Waris Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on
12 Pengertian Hukum Waris Menurut Para Ahli Lengkap
2 (40%) 2 votes

12 Pengertian Hukum Waris Menurut Para Ahli Lengkap

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini hukum waris merupakan salah satu bagian dari hukum perdata secara keseluruhan dan mnerupakan bagian terkecil dari hukum kekeluargaan. Hukum waris pada dasarnya sangat berkaitan dengan ruang lingkup kehidupan manusia, karena setiap manusia dimuka bumi ini pastinya akan mengalami peristiwa hukum yang dinamakan kematian. Adapun dalam hal demikian ini pengertian hukum waris beberapa ahli memberikikan definisinya, untuk lebih jelasnya simak saja ulasan dibawah ini.

Pengertian Hukum Waris Menurut Para Ahli

Menurut R. Santoso Pudjosubroto

Menurutnya hukum waris ialah hukum yang mengatur apakah dan bagaimanakah hak-hak dan kewajiban tentang harta benda seseorang pada waktu ia meninggal dunia akan beralih kepada orang lain yang masih hidup.

Menurut B. Ter Haar Bzn

Menurutnya hukum waris ialah aturan-aturan hukum mengenai cara bagaimana dari abad ke abad penerusan dan peralihan dari harta kekayaan yang berwujud dan tidak berwujud dan dari generasi ke generasi.

Menurut Soepomo

Menurut hukum waris ialah peraturan-peraturan yang mengatur proses meneruskan serta menoperkan barang-barang yang tidak berwujud benda “immaterielle goederen” dari suatu angkatan manusia “generatie” kepada turunannya.

Menurut Soerojo Wignyodipoero, 1985:161

Hukum adat waris meliputi norma-norma hukum yang mentapkan harta kekayaan baik yang materiil yang manakah dari seseorang yang dapat diserahkan kepada keturunannya serta sekaligus juga mengatur saat, cara dan proses peralihannya.

Menurut Iman Sudiyat

Hukum waris adat meliputi aturan aturan-aturan dan keputusan-keputusan hukum yang bertalian dengan proses penerus/pengoperan dan peralihan/perpindahan harta kekayaan materiil dan immateriil dari generasi ke generasi.

Menurut Hilman Hadikusuma

Hukum waris adat ialah hukum adat yang memuat garis-garis ketentuan tentang sistem dan azas-azas hukum waris tentang warisan, pewaris dan waris serta cara bagaimana harta warisan itu dialihkan penguasaan dan pemilikannya dari pewaris kepada waris.

Menurut Wirjono Prodjodikoro, 1976

Hukum waris ialah hukum yang mengatur tentang kedudukan harta kekayaan seseorang setelah ia meninggal dunia, dan cara-cara berpindahnya harta kekayaan itu kepada orang lain.

Menurut Prof. MR. M.J.A Von Mourik

Hukum waris merupakan seluruh aturan yang menyangkut penggantian kedudukan harta kekayaan yang mencakup himpunan aktiva dan pasifa orang yang meninggal dunia.

Menurut J. Satrio, SH

Hukum waris ialah peraturan yang mengatur perpindahan kekayaan seseorang yang meninggal dunia kepada satu/beberapa orang dengan dalam hal ini hukum waris merupakan bagian dari harta kekayaan.

Menurut Efendi Perangin SH

Hukum waris ialah hukum yang mengatur tentang peralihan harta kekayaan yang ditingkatkan seseorang yang meninggal serta akibatnya bagi para ahli warisnya.

Menurut Prof Ali Afandi SH

Hukum waris ialah hukum yang mengatur tentang kekayaan yang ditinggalkan seseorang yang meninggal dunia serta akibatnya bagi para ahli warisnya.

Menurut H. Abdullah Syah, 1994

Hukum waris menurut istilah bahasa ialah takdir “qadar/ketentuan dan pada sya’ra ialah bagian-bagian yang diqadarkan/ditentukan bagi waris.

Nah dari pengertian hukum waris yang diungkapkan ditas dapat disimpulkan bahwa pengertian hukum waris ialah kumpulan peraturan yang mengatur mengenai kekayaan yang ditinggalkan oleh si mati dan akibat dari pemindahan ini bagi orang-orang yang memperolehnya, baik dalam hubungan antara mereka dengan mereka, maupun dalam hubungan antara mereka dengan pihak ketiga.

Demikianlah pembahasan mengenai 12 Pengertian Hukum Waris Menurut Para Ahli Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: