13 Faktor Penyebab Kerusakan Laut Serta Penjelasannya

Posted on
13 Faktor Penyebab Kerusakan Laut Serta Penjelasannya
5 (100%) 2 votes

DosenPendidikan.Com – Dalam hal laut merupakan kumpulan air asin dalam jumlah yang terbilang banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau. Jadi dalam hal ini laut ialah air yang menutupi permukaan tanah yang sangat luas dan umumnya mengandung garam dan berasa asin. Yang biasanya air mengalir yang ada di darat akan bermuara ke laut.

Faktor Penyebab Kerusakan Laut

Jenis-Jenis Air Laut

Menurut dalam proses terjadinya, ada beberapa jenis laut di bumi ini dan menurut proses terjadinya kita mengenal adanya laut transgresi, laut ingresi dan laut regresi. Untuk lebih jelasnya dari masing-masing simak uraian berikut ini.

Laut Transgresi

Laut transgresi merupakan laut yang terjadi karena adanya perubahan permukaan laut secara positif (secara meluas). Perubahan permukaan ini terjadi karena naiknya permukaan air laut atau daratannya yang turun, yang sehingga bagian-bagian daratan yang rendah tergenang air laut. Dalam perubahan ini terjadi pada zaman es, contohnya laut jenis ini ialah Laut Jawa, Laut Arafuru dan Laut Utara.

Laut Ingresi

Laut Ingresi merupakan laut yang terjadi karena adanya penurunan tanah di dasar laut. Oleh karena itu laut ini sering disebut dengan laut tanah turun. Penurunan tanah di dasar laut akan membentuk lubuk laut dan palung laut. Lubuk laut atau basin ialah penurunan di dasar laut yang berbentuk bulat. Contohnya lubuk Sulu, Lubuk Sulawesi dan Lubuk Karibia. Sedangkan Palung Laut atau trog ialah penurunan di dasar laut yang bentuknya memanjang. Contohnya Palung Mindanau yang memiliki kedalamannya sekitar 1.085 m, Palung Sunda yang memiliki kedalaman sekitar 7.450 m dan Palung Mariana yang memiliki kedalaman sekitar 10.683 (terdalam di dunia).

Laut Regresi

Laut regresi merupakan laut yang menyempit. Yang penyempitan terjadi karena adanya pengendapan oleh batuan (pasir, lumpur dan lain-lain) yang dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di laut tersebut. Penyempitan laut banyak terjadi dipantai utara pulau Jawa.

Faktor Penyebab Kerusakan Laut

Berikut ini beberapa penyebab dari terjadinya kerusakan laut, antara lain yaitu:

  • Terumbu karang yang hidup di dasar laut yang merupakan sebuah pemandangan yang cukup indah. Banyak wisatawan melakukan penyelaman hanya untuk dapat melihatnya, sayangnya dalam hal ini tidak sedikit dari mereka menyentuh bahkan membawa pulang terumbu karang tersebut. Padahal, satu sentuhan saja dapat membunuh terumbu karang.
  • Dengan membuang sampah ke laut dan ke pantai hal ini dapat mencemari air laut.
  • Mungkin dalam hal ini tidak banyak yang sadar, dalam penggunaan pupuk dan pestisida buatan pada lahan pertanian turut merusak terumbu karang di lautan.
  • Karena meskipun jarak pertanian dan bibir pantai sangat jauh, residu kimia dari pupuk dan pestisida buatan pada akhirnya akan terbuang ke laut melalui air hujan yang jatuh di lahan pertanian.
  • Poros menggunakan air, karena semakin banyak air yang digunakan maka semakin banyak pula limbah air yang dihasilkan dan akhirnya mengalir ke laut. Limbah air tersebut biasanya sudah mengandung bahan kimia.
  • Terumbu karang merupakan tujuan wisata yang sangat diminati. Kapal akan lalu lintas di perairan, membuang jangkar pada pesisir pantai secara tidak sengaja akan merusak terumbu karang yang berada di bawahnya.
  • Penambangan pasir atau bebatuan di laut dan pembangunan pemukiman di pesisir turut merusak kehidupan terumbu karang. Limbah dan populasi dari aktifitas masyarakat di pesisir secara tidak langsung berimbas pada kehidupan terumbu karang. Selain itu, sangat banyak yang pengambilan karang untuk bahan bangunan dan hiasan akuarium.
  • Masih terbilang banyak yang menangkap ikan di laut dengan menggunakan bom dan racun sianida, hal ini sangat mematikan terumbu karang.
  • Selain karena kegiatan manusia, kerusakan terumbu karang juga berasal dari sesama makhluk hidup di laut, siput drupella salah satu perdator bagi terumbu karang.
  • Pengundulan hutan di lahan atas sedimen hasil erosi dapat mencapai terumbu karang di sekitar muara sungai, sehingga mengakibatkan kekeruhan yang mengambat difusi oksigen ke dalam polip atau hewan karang.
  • Pengerukan di sekitar terum-bu karang meningkatnya kekeruhan yang mengganggu pertumbuhan karang.
  • Penangkapan ikan hias dengan menggunakan bahan beracun (misalnya kalium sianida) yang mengakibatkan ikan pingsan, mematikan karang dan biota avertebrata.
  • Dalam penangkapan ikan dengan bahan peledak dapat mematikan ikan tanpa dikriminasi, karang dan biota avertebrata yang tidak bercangkang.

Demikianlah pembahasan mengenai 13 Faktor Penyebab Kerusakan Laut Serta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...