Pengertian Teater (Drama)
Pengertian Teater (Drama)

15 Pengertian Teater (Drama) Menurut Para Ahli

Posted on

15 Pengertian Teater (Drama) Menurut Para Ahli – Teater adalah istilah lain untuk drama, tetapi dalam arti yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah, penafiran, budidaya, presentasi atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan masyarakat atau penonton (untuk pembaca, pendengar, pemirsa , analis, kritikus atau peneliti). Proses penjadian disebut prosa drama teater untuk teater atau bioskop disingkat.

Pengertian Teater (Drama)
Pengertian Teater (Drama)

Teater dapat ditafsirkan dalam dua cara: dalam arti sempit dan dalam arti luas. Teater dalam arti sempit adalah drama (kisah kehidupan manusia dan kehiudpan mengatakan di atas panggung, disaksikan oleh banyak orang dan didasarkan pada naskah yang ditulis). Dalam arti luas, teater adalah semua tontonan tampil di depan kerumunan orang wayang misalnya, Ketoprak, ludruk dan lain-lain.

Pengertian Drama (Teater) Menurut Para Ahli

  • Moulton

Drama merupakan kisah hidup yang dilukiskan dalam bentuk gerakan (life presented in action).

  • Balthazar Vallhagen

Drama merupakan sebuah kesenian yang melukiskan sifat dan watak manusia dengan gerakan.

  • Ferdinand Brunetierre

Menurutnya drama harus melahirkan sebuah kehendak dengan action atau gerak.

  • Budianta, dkk (2002)

Drama merupakan genre sastra dimana penampilan fisiknya memperlihatkan secara verbal adanya percakapan atau dialog diantara para tokoh yang ada.

  • Tim Matrix Media Literata

Drama merupakan bentuk kisahan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku (akting) yang dipentaskan

  • Seni Handayani & Wildan

Drama adalah bentuk karangan yang berpijak pada dua cabang kesenian, yakni seni sastra dan seni pentas sehingga drama dibagi dua, yaitu drama dalam bentuk naskah tertulis dan drama yang dipentaskan.

  • Anne Civardi

Drama adalah sebuah kisah yang diceritakan lewat kata-kata dan gerakan.

Arti Drama

  • Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani “draomai” yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya.
  • Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak.
  • Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama.
  • Dalam bahasa Belanda, drama adalah toneel, yang kemudian oleh PKG Mangkunegara VII dibuat istilah Sandiwara.

Arti Teater

  • Secara etimologis : Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.
  • Dalam arti sempit : Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak
  • Dalam arti luas : Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media yaitu percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.

Karakteristik Teater

Akting Yang Baik

  • Akting tidak hanya berupa dialog saja, tetapi juga berupa gerak.

Dialog

Dialog yang baik ialah dialog yang:

  • Terdengar (volume baik).
  • Jelas (artikulasi baik).
  • Dimengerti (lafal benar).
  • Menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah).

Gerak

Gerak yang baik ialah gerak yang:

  • Terlihat (blocking baik).
  • Jelas (tidak raguragu, meyakinkan).
  • Dimengerti (sesuai dengan hukum gerak dalam kehidupan).
  • Menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah).

Improvisasi

Improvisasi di keaktoran melakukan sesuatu tanpa persiapan. Biasanya terjadi segera karena didukung oleh kondisi dan keadaan. Improvisasi spontan dan refleks. Biasanya dilakukan untuk memecahkan es, mengapur, atau sebagai interval filler. Meskipun dalam arti, definisi improvisasi dalam hidup dan seni hampir sama, namun ada sedikit perbedaan dalam hal dilakukan.

Improvisasi membutuhkan spontanitas, kreativitas, daya cipta, imajinasi dan keterampilan dalam menguasai situasi. Tapi tidak selalu improvisasi berhasil membawa hal-hal positif. Kadang-kadang ada improvisasi yang gagal, di mana bukan memperbaiki situasi bahkan memperburuk situasi. Terlalu banyak improvisasi juga akan overacting terkesan.

Unsur-Unsur Dalam Teater

Unsur-unsur dalam teater antara lain :

  • Pemeran

Pemeran merupakan orang yang memerankan tokoh tertentu. Ada tiga jenis pemain, yaitu peran utama, peran pembantu dan peran tambahan atau figuran. Dalam film atau sinetron, pemain biasanya disebut Aktris untuk perempuan, dan Aktor untuk laki-laki.

  • Sutradara

Sutradara adalah seseorang yang memimpin jalanya sebuah produksi, dari pra produksi sampai pascaproduksi. Baik dari segi kreatif maupun teknis, dengan menggunakan sistem single kamera maupun multi kamera, di dalam ruangan atau di luar ruangan.

  • Properti

Properti merupakan sebuah perlengkapan yang diperlukan dalam pementasan teater. Contohnya kursi, meja, robot, hiasan ruang, dekorasi, dan lain-lain

  • Penataan

Seluruh pekerja yang terkait dengan pementasan teater, antara lain:

  • Tata Rias adalah cara mendadandani pemain dalam memerankan tokoh teater agar lebih meyakinkan atau lebih menonjolkan karakter tokoh teater tersebut.
  • Tata Busana adalah pengaturan pakaian pemain agar mendukung keadaan yang menghendaki. Contohnya pakaian sekolah berbeda dengan pakaian harian.
  • Tata Lampu adalah pencahayaan dipanggung.
  • Tata Suara adalah pengaturan pengeras suara.

Visit Juga :

Demikian Ulasan Tentang 15 Pengertian Teater (Drama) Menurut Para Ahli Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Sahabat Setia DosenPendidikan.Com Amin … 😀