16 Pengertian Novel Menurut Para Ahli Telengkap

16 Pengertian Novel Menurut Para Ahli Terlengkap

Posted on

DosenPendidikan.Com – Novel ialah bentuk karya sastra yang paling populer di dunia, bentuk sastra ini paling banyak beredar, lantaran daya komunikasinya yang luas pada masyarakat. Sebagai bahan bacaan, novel dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu karya serius dan karya hiburan. Pandapat demikian memang benar tapi juga ada kelanjutannya. Yaitu bahwa tidak semua yang mampu memberikan hiburan bisa disebut sebagai karya sastra serius.
Sebuah novel serius bukan saja dituntut supaya dia merupakan karya yang indah, menarik dan dengan demikian juga memberikan hiburan pada kita. Tetapi ia juga dituntut lebih dari itu. Novel ialah novel syarat utamanya ialah bawa ia mesti menarik, menghibur dan mendatangkan rasa puas setelah orang habis membacanya.

16 Pengertian Novel Menurut Para Ahli Terlengkap

Novel yang baik dibaca untuk penyempurnaan diri, novel yang baik ialah novel yang isinya dapat memanusiakan para pembacanya. Sebaliknya novel hiburan hanya dibaca untuk kepentingan santai belaka. Yang penting memberikan keasyikan pada pembacanya untuk menyelesaikannya.

Tradisi novel hiburan terikat dengan pola-pola, dengan demikian dapat dikatakan bahwa novel serius punya fungsi social, sedang novel hiburan cuma berfungsi personal. Novel berfungsi social lantaran novel yang baik ikut membina orang tuas masyarakat menjadi manusia. Sedangkan novel hiburan tidak memperdulikan apakah cerita yang dihidangkan tidak membina manusia atau tidak, yang penting ialah bahwa novel memikat dan orang mau cepat-cepat membacanya.

Dalam hal ini banyak sastrawan yang memberikan batasan atau definisi novel. Batasan atau definisi yang mereka berikan berbeda-beda karena sudut pandang yang mereka pergunakan juga berbeda-beda.

Pengertian Novel Menurut Para Ahli

Ada beberapa pengertian novel menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

Menurut Abrams “Via Nurgiyantoro, 2009:9”

Istilah novel berasal dari bahasa Itali novella yang mengandung makna harfiah sebuah barang baru yang kecil, yang kemudian diartikan sebagai cerita pendek dalam bentuk prosa.

Menurut Nurgiyantoro, “2009:10”

Menambahkan bahwa dewasa ini novel dideskripsikan sebagai sebuah karya prosa fiksi yang cukup panjang tidak terlalu panjang namun tidak terlalu pendek.

Menurut Scholes “Via Junus, 1984:121”

Novel ialah sebuah cerita yang berkaitan dengan peristiwa nyata atau fiksional yang dibayangkan pengarang melalui pengamatannya terhadap realitas.

Menurut Aristoteles “Via Hartoko, 1984:17”

Mengemukakan bahwa sastra bukanlah jiplakan dari kenyataan, melainkan sebuah ungkapan atau perwujudan mengenai universalia atau konsep-konsep umum.

Menurut Esten, “1984:9”

Dalam proses penciptaan karya sastra, seorang pengarang berhadapan dengan kenyataan yang ditemukan dalam masyarakat “realitas objektif” dalam bentuk peristiwa-peristiwa, norma-norma atau tata nilai, pandangan hidup dan aspek lain dalam masyarakat.

Menurut Wellek & Warren, “1993:140”

Unsur karya sastra dapat diklasifikasikan menjadi unsur bentuk dan unsur isi. Unsur bentuk ialah semua elemen linguis yang digunakan untuk menuangkan isi ke dalam unsur fakta cerita, sarana cerita, tema sastra, sedangkan unsur isi ialah ide dan emosi yang dituangkan ke dalam karya sastra.

Menurut Sayuti, “2000:10”

Novel seringkali dipertentangkan dengan cerpen, perbedaannya ialah bahwa cerpen menitikberatkan pada intensitas, sementara novel cenderung bersifat meluas “expands”. Novel yang baik cenderung menitikberatkan pada kemunculan complexity, yaitu kemampuan menyampaikan permasalahn yang kompleks secara penuh, mengkreasikan sebuah dunia yang “jadi”, berbeda dengan cerpen yang bersifat implisit yaitu menceritakan masalah secara singkat.

Menurut Dr. Nurhadi & Dr. Dawud

Novel ialah suatu bentuk karya sastra yang nilai-nilai budaya, sosial, moral dan pendidikan.

Menurut Drs. Rostamaji, M.Pd

Novel ialah suatu karya sastra yang memiliki dua unsur yaitu intrinsik dan eksrinsik keduanya saling terkait sebagai pengaruh timbal balik dalam literatur.

Menurut Dra. Abdul Roni, M. Pd

Novel ialah bentuk karya sastra yang nilai-nilai budaya, sosial, pendidikan dan moral.

Menurut Paulus Tukam, S.pd

Novel ialah karya sastra dalam bentuk prosa dan memiliki unsur-unsur intrinsik di dalamnya.

Menurut Agus Priantoro, S.Pd

Novel ialah karya sastra yang memiliki dua unsur, yaitu intrinsik dan ekstrinsik keduanya saling terkait sebagai pengaruh timbal balik dalam literatur.

Menurut Drs. Jakob Sumardjo

Novel ialah bentuk sastra yang sangat populer di dunia, bentuk sastra salah satu yang paling banyak beredar dan dicetak, karena masyarakat dalam yang sangat luas.

Menurut Drs. Yuni Pratiwi, M.Pd

Novel ialah sebuah bentuk sastra yang nilai-nilai budaya, sosial, pendidikan dan moral.

Menurut Wikipedia

Novel ialah sebuah karya fiksi prosa yang ditulis dalam narasi, biasanya dalam bentuk cerita.

Menurut KBBI

Novel karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

Demikianlah pembahasan mengenai 16 Pengertian Novel Menurut Para Ahli Terlengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: