16 Pengertian Tanah Menurut Para Ahli Lengkap

16 Pengertian Tanah Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on

DosenPendidikan.Com – Tanah “Soil” merupakan lapisan yang menempati bagian atas kulit bumi yang terdiri dari benda padat ” bahan anorganik dan organik” serta air dan udara tanah. Tanah telah dikenal sejak awal perdaban manusia terutama setelah manusia menggunakan tanah untuk bercocok tanam dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya.

16 Pengertian Tanah Menurut Para Ahli Lengkap

Dalam pengertian mengenai tanah lebih jelas setelah oara ahli fisika-kimia dan geologi akan memberi batasan “definis” mengenai tanah, nah beberapa definisi tentang tanah itu dapat di baca sebagai berikut ini.

Menurut J.J. Berzelius “Swedia, 1803”

Tanah ialah sebagai laboratorium kimia tempat proses dekomposisi dan reaksi kimia yang berlangsung secara tersembunyi.

Menurut Justus Von Liebig “Jerman, 1840”

Mengajukan teori keseimbangan hara tanaman “theory balanchesheet of plan naturation” yang menganggap tanah sebagai tabung reaksi dimana dapat diketahui jumlah dan jenis hara tanamannya.

Menurut Friedrich Fallou “1855”

Tanah dianggap sebagai hasil pelapukan oleh waktu yang menggerogoti batuan keras dan lambat laun mengadakan dekomposisi.

Dokuchaiev “Rusia, 1877”

Pengertian tanah harus dihubungkan dengan iklim dan dapat digambarkan sebagai zone-zone geografi yang luas, yang dalam skala peta dunia tidak hanya dihubungkan dengan iklim, tetapi juga dengan lingkungan tumbuhan.

Menurut A.S. Thaer “1909”

Permukaan planet terdiri atas bahan remah dan lepas yang disebut tanah, yang merupakan akumulasi dan campuran berbagai bahan, seperti unsur-unsur; Si, Al, Ca, Mg, Fe dan lain-lain.

Menurut Humphry Davy “Inggris, 1913”

Tanah ialah sebagai laboratorium alam yang menyediakan unsur hara bagi tanaman.

Menurut C.F. Marbut “Rusia, 1914”

Tanah merupakan lapisan paling luar kulit bumi yang biasanya bersifat tak padu dan mempunyai sifat tebal mulai dari selaput tipis sampai lebih dari 3 meter yang berbeda dari bahan dibawahnya dalam hal; warna, sifat fisik, sifat kimia dan sifat biologinya.

Menurut Ramman “Jermana, 1917”

Tanah sebagai bahan batuan yang sudah dirombak menjadi partikel-partikel kecil yang telah berubah secara kimiawi bersama-sama dengan sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang hidup di dalam dan diatasnya.

Menurut Werner “1918”

Tanah ialah hitam tipis yang menutupi bahan padat kering, terdiri atas partikel-partikel kecil yang remah dan sisa-sisa vegetasi dan hewan. Tanah ialah medium bagi tanaman.

Menurut Alfred Mistscherlich “1920”

Tanah ialah campuran bahan padat yang berupa partikel-partikel kecil air dan udara yang mengndung hara dan dapat menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.

Menurut Jacob S. Joffe “1949”

Tanah merupakan benda alam yang tersusun atas horison-horison yang terdiri dari bahan-bahan kimia mineral dan bahan organik, biasanya tidak padu dan mempunyai tebal yang dapat dibedakan dalam hal morfologi fisik, kimia dan biologinya.

Menurut Thornbury “1957”

Tanah ialah bagian dari permukaan bumi yang ditandai oleh lapisan yang sejajar dengan permukaan sebagai hasil modifikasi oleh proses-proses fisis, khemis maupun biologis yang bekerja dibawah kondisi yang bermacam-macam dan bekerja selama periode tertentu.

Menurut E. Saifudin Sarief “1986”

Tanah ialah benda alami yang terdapat di permukaan bumi yang tersusun dari bahan-bahan mineral sebagai hasil pelapukan batuan dan bahan organik “pelapukan sisa tumbuhan dan hewan” yang merupakan medium pertumbuhan tanaman dengan sifat-sifat tertentu yang terjadi akibat gabungan dari faktor-faktor alami, iklim, bahan induk, jasad hidup, bentuk wilayah dan lamanya waktu pembentukan.

Menurut M. Isa Darmawijaya

Tanah merupakan akumulasi alam bebas yang menduduki sebagian planet bumi yang mampu menumbuhkan tumbuhan dan memiliki sifat sebagai akibat pengaruh iklim dan jasad hidup yang bertindak terhadap bahan induknya dalam keadaan relief tertentu selama jangka waktu tertentu.

Menurut James “1995”

Tanah ialah salah satu sistem bumi, yang bersama dengan sistem bumi lainnya, yaitu air alami dan atmosfer menjadi inti fungsi, perubahan dan kemantapan ekosistem.

Menurut Bremmer “1958”

Tanah merupakan bagian permukaan kulit bumi yang dijadikan oleh pelapukan kimia dan fisik serta kegiatan berbagai tumbuhan dan hewan.

Demikianlah pembahasan mengenai 16 Pengertian Tanah Menurut Para Ahli Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: