Inflasi

3 Pengertian, Penyebab Dan Dampak Inflasi Menurut Para Ahli

Posted on
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses melonjaknya harga secara umum dan terus-menerus (berlanjut), berkenaan dengan mekanisme pasar yang disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain : konsumsi swasta meningkat, kelebihan likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, untuk menyertakan juga karena kurangnya distribusi peluncuran barang. inflasi juga dapat di artikan : merupakan proses penurunan nilai mata uang terus menerus.

Inflasi

Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tingkat harga tinggi-rendah. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh.

Inflasi Istilah ini juga digunakan untuk berarti peningkatan pasokan uang yang kadang-kadang dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP deflator.

Definisi Inflasi menurut para ahli 

Ekonom Parkin dan Bade

  • Inflasi adalah pergerakan ke arah atas dari tingkatan harga. Secara mendasar ini berhubungan dengan harga, hal ini bisa juga disebut dengan berapa banyaknya uang (rupiah) untuk memperoleh barang tersebut.

Menurut Nopirin (1987:25)

  • Proses kenaikan harga-harga umum barang-barang secara terus menerus selama peride tertentu.

Penyebab Terjadinya Inflasi

Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan kelebihan likuiditas/uang/alat tukar dan yang kedua adalah desakan,tekanan produksi dan distribusi, kurangnya produksi, produk atau jasa dan juga termasuk kurangnya distribusi.

Untuk penyebab pertama lebih terpengaruh daripada peran negara dalam kebijakan moneter Bank Sentral, sedangkan untuk sebab kedua lebih terpengaruh daripada peran negara dalam pelaksana kebijakan dalam hal ini dipegang oleh Pemerintah Government seperti fiskal perpajakan/retribusi/insentif/disinsentif, kebijakan pembangunan infrastruktur, regulasi, dll.

Jenis-Jenis Inflasi

Berdasarkan asal, inflasi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu inflasi asal negeri dan inflasi berasal dari luar negeri. Inflasi berasal dari dalam negeri misalnya karena defisit anggaran yang dibiayai dengan mencetak uang baru dan kegagalan yang dihasilkan menjadi harga pangan mahal. Sementara itu, inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat dari kenaikan harga barang impor. Hal ini bisa terjadi karena biaya produksi barang luar negeri tinggi atau tingkat kenaikan impor barang.

Inflasi juga dapat dibagi dengan besarnya efek pada harga pertanggungan. Jika kenaikan harga hanya berkaitan dengan satu atau dua item tertentu, inflasi disebut inflasi tertutup (Closed Inflation). Namun, jika kenaikan harga terjadi pada semua barang secara umum, inflasi itu disebut sebagai inflasi terbuka (Open Inflation).

Sedangkan jika serangan inflasi begitu parah sehingga setiap saat harga terus berubah dan meningkatkan sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama terus menurun karena nilai uang yang disebut inflasi yang tidak terkendali (hiperinflasi).

Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :

  • Inflasi ringan : kurang dari 10%/tahun.
    Inflasi sedang : antara 10% sampai 30%/tahun.
    Inflasi berat : antara 30% sampai 100%/tahun.
    Hiperinflasi : lebih dari 100%/tahun.

Dampak Inflasi

Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif dari berat tergantung pada apakah atau tidak inflasi. Jika inflasi ringan, memiliki efek positif dalam arti yang dapat mendorong perekonomian yang lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan tahan investasi.

Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yang dalam hal inflasi yang tidak terkendali (hiperinflasi), keadaan ekonomi menjadi kacau dan merasa ekonomi lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat.

Para penerima pendapatan tetap seperti PNS atau pegawai swasta dan pekerja juga akan membosankan kewalahan dan mengimbangi harga sehingga kehidupan mereka menjadi semakin terpeleset dan jatuh dari waktu ke waktu.

Demikian Pembahasan Tentang 3 Pengertian, Penyebab Dan Dampak Inflasi Menurut Para Ahli Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀