7 Pengertian, Jenis, Fungsi Dan Tujuan Koperasi

Rate this post

7 Pengertian, Jenis, Fungsi Dan Tujuan Koperasi – Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh individu untuk kepentingan bersama. Koperasi mendasarkan kegiatannya pada prinsip gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan.

Koperasi

Koperasi

Prinsip Koperasi

Prinsip kerjasama adalah sistem ide-ide abstrak yang petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama. Prinsip-prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan oleh Koperasi Aliansi Internasional (Federation koperasi internasional non-pemerintah) adalah :

  • Keanggotaan terbuka dan sukarela.
  • Manajemen yang demokratis,
  • Partisipasi anggota dalam perekonomian,
  • Kebebasan dan otonomi,
  • Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi.

Di Indonesia sendiri telah membuat UU no. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Prinsip kerja sama menurut UU no. 25, 1992 adalah:

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Manajemen dilakukan demokrasi
  • Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
  • Memberikan remunerasi terbatas terhadap modal
  • Kemandirian
  • Pendidikan koperasi
  • Kerjasama antara koperasi

Prinsip-prinsip koperasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Th. 2012, yaitu:

  • Modal terdiri dari simpanan pokok dan surat modal koperasi(SMK)

Bentuk dan Jenis Koperasi

Jenis Koperasi menurut fungsinya

  • Koperasi pembelian : (pengadaan / konsumsi )adalah koperasi yang menyelenggarakan pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Berikut anggota yang bertindak sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.
  • Koperasi penjualan : pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya untuk sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa untuk koperasi.
  • Koperasi produksi adalah koperasi yang menghasilkan barang dan jasa, di mana anggota bekerja sebagai karyawan atau karyawan koperasi. Di sini, anggota bertindak sebagai pemilik dan pekerja koperasi.

Layanan koperasi adalah koperasi yang menyelenggarakan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya: simpan pinjam, asuransi, transportasi, dan lain sebagainya. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna jasa koperasi.

Jika koperasi mengadakan fungsi yang disebut usaha koperasi tunggal (single-tujuan koperasi), sedangkan koperasi yang menyelenggarakan lebih dari satu fungsi disebut koperasi usaha (koperasi multi purpose).

Jenis koperasi berdasarkan tingkat dan wilayah kerja

Koperasi Primer

  • Koperasi Primer adalah koperasi yang minimal keanggotaan dari 20 individu.

Koperasi sekunder

  • Adalah koperasi yang terdiri dari kombinasi badan koperasi dan memiliki cakupan wilayah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi sekunder dapat dibagi menjadi:
    • Koperasi pusat – adalah koperasi yang anggotanya minimal 5 koperasi primer.
    • Koperasi gabungan – adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 pusat koperasi.
    • Koperasi induk – adalah anggota koperasi minimal tiga koperasi bersama.

Jenis Koperasi Menurut Status Keanggotaan Mereka

Produser Koperasi adalah koperasi yang anggotanya para produsen barang / jasa dan memiliki usaha rumah tangga.
Koperasi Konsumen adalah koperasi yang anggotanya adalah konsumen akhir atau pengguna barang / jasa yang ditawarkan oleh pemasok di pasar.

Posisi anggota dalam koperasi dapat dalam satu negara atau keduanya. Pengelompokan sehingga koperasi menurut status anggotanya berkaitan erat dengan pengelompokan koperasi menurut fungsi.

Keunggulan Koperasi

Kemungkinan koperasi untuk memperoleh keunggulan komparatif dari perusahaan lain cukup diberikan koperasi memiliki potensi keuntungan besar seperti skala ekonomi, aktivitas yang nyata, faktor precuniary, dan lain-lain.

Kewirausahaan Koperasi

Kewirausahaan koperasi merupakan sikap mental positif dalam berusaha bersikap kooperatif, untuk mengambil inisiatif inovatif dan keberanian untuk mengambil risiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi, dalam mewujudkan pemenuhan kebutuhan riil dan peningkatan kesejahteraan umum.

Dari definisi tersebut, dapat dikatakan bahwa kewirausahaan koperasi merupakan sikap mental positif dalam berusaha untuk bersikap kooperatif

Tugas utama Wirakop adalah untuk mengambil inisiatif yang inovatif, artinya berusaha mencari, menemukan, dan memanfaatkan peluang yang ada demi kepentingan bersama.

Kewirausahaan dalam koperasi dapat dilakukan oleh anggota, manajer birokrat yang berperan dalam pembangunan koperasi dan katalis, yaitu orang yang peduli tentang perkembangan koperasi.

Pengurus

Manajemen koperasi dipilih dari kalangan dan oleh anggota dalam rapat anggota. Ada saat-saat bertemu anggota tidak memilih semua anggota Dewan dari antara anggotanya sendiri.

Dengan demikian misalnya terjadi jika calon berasal dari kalangan anggota sendiri tidak memiliki kemampuan yang diperlukan untuk memimpin koperasi yang bersangkutan, sedangkan ternyata bahwa untuk memenuhi persyaratan adalah bahwa mereka bukan anggota atau bukan anggota koperasi (mungkin sudah juga dilayani oleh koperasi tetapi resmi belum meminta anggota).

Koperasi di Indonesia

Koperasi di Indonesia, menurut UU tahun 1992, didefinisikan sebagai badan usaha yang terdiri dari perorangan atau badan hukum dengan basis kegiatan koperasi berdasarkan prinsip-prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan prinsip kekeluargaan.

Di Indonesia, koperasi Prinsip telah dimasukkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1967 dan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992.

Prinsip kerja sama di Indonesia kira-kira sama dengan prinsip yang diakui secara internasional dengan sedikit perbedaan, yaitu penjelasan dari SHU (Sisa Hasil Usaha).

Tujuan Koperasi

Di Indonesia hukum dan peraturan yang telah ditetapkan pada tujuan koperasi. Berdasarkan Pasal 3 Undang-undang Nomor 25 tahun 1992, tujuan koperasi adalah :

  • Memajukan kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat (Mempromosikan kesejahteraan anggota Koperasi dan masyarakat).
  • Berpartisipasi dalam membangun tatanan perekonomian nasional (Berpartisipasi dalam membangun tatanan perekonomian nasional) dalam rangka menciptakan masyarakat yang sejahtera, adil dan dikembangkan dengan masih berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Fungsi dan peran koperasi

Dalam setiap organisasi memiliki fungsi tertentu dan peran, serta dengan organisasi koperasi. Koperasi di Indonesia seharusnya berfungsi dan memiliki peran sebagai berikut:

  • Mengembangkan dan membangun kapasitas dan potensi anggota koperasi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi.
  • Memainkan peran aktif (peran aktif) dalam rangka meningkatkan dan memperbaiki kualitas hidup anggota koperasi dan masyarakat.
  • Ekonomi mengkokohkan memperkuat dan rakyat Indonesia sebagai dasar untuk ketahanan dan kekuatan ekonomi nasional dengan koperasi sebagai landasan gurunya.
  • Mencoba untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
Dikutip Dari Berbagai Sumber : http://www.apapengertianahli.com/ & https://id.wikipedia.org

Demikian Pembahasan Tentang 7 Pengertian, Jenis, Fungsi Dan Tujuan Koperasi Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀