“Remaja” 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri-Cirinya )

Posted on
“Remaja” 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri-Cirinya )
5 (100%) 2 votes

“Remaja” 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri-Cirinya )

DosenPendidikan.Com – Untuk hal ini masa remaja atau masa puber merupakan masa dimana penghubung antara masa anak-anaka dengan masa dewasa. Yang pertumbuhan dan perkembangan pada masa remaja sangatlah pesat, baik fisik maupun psikologis.

Yang dalam perkembangan yang pesat ini berlangsung pada usia 11 hingga 16 tahun pada laki-laki dan 10 hingga 15 tahun pada perempuan. Dalam hal ini anak perempuan lebih cepat dewasa dibandingkan dengan anak laki-laki, yang pada masa pubertas mulai ada rasa tertarik terhadap lawan jenisnya.

Pengertian Remaja Menurut Para Ahli

Adapun beberapa definsi dari berbagai para ahli dalam mengenai pengertian remaja yang diantaranya yaitu:

Menurut Siti Sundari

Masa remaja merupakan peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek/fungsi untuk memasuki masa dewasa.

Masa remaja berlangsung antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai dengan 22 tahun bagi pria.

Menurut Zakiah Darajat

Bahwa remaja “adolescene” diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif dan sosial-emosional.

Menurut Hurlock

Remaja berasal dari kata latin adolensence yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosional sosial dan fisik.

Menurut Calon

Bahwa masa remaja menunjukkan dengan jelas sifat transisi atau peralihan karena remaja belum memperoleh status dewasa dan tidak lagi memiliki status anak.

Menurut Sri Rumini

Masa remaja ini juga ditandai dengan adanya perkembangan fisik, yang dalam perkembangan fisik pada masa remaja ini terbilang pesat di antara tahap-tahap perkembangan manusia. Selain perubahan-perubahan fisik, remaja ini juga akan mengalami perubahan secara psikologis.

Dalam perkembangan jiwa pada masa remaja juga semakin mantap, yang pada akhir masa remaja, jiwanya sudah tidak mudah terpengaruh serta sudah mampu memilih dan menyeleksi. Remaja juga mulai belajar bertanggung jawab pada dirinya, keluarga dan lingkungan. Pada remaja ini akan mulai sadar dengan dirinya sendiri dan tidak mau diperlakukan seperti anak-anak lagi.

Menurut Santrock

Bahwa adolescene diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif dan sosial-emosional.

Menurut Monks Dkk, 1989

Remaja sebenarnya tidak memiliki tempat yang jelas, mereka sudah tidak termasuk golongan anak-anak, tetapi belum juga dapat diterima secara penuh untuk masuk ke golongan orang dewasa. Remaja berada di antara anak dan orang dewasa, oleh karena itu remaja seringkali dikenal dengan fase “mencari jati diri” atau fase “topan dan badai”. Remaja masih belum mampu mengusai dan memfungsikan secara maksimal fungsi fisik maupun psikisnya. Namun fase remaja merupakan fase perkembangan yang berada pada masa amat potensial, baik dilihat dari aspek kognitif, emosi maupun fisik.

Menurut Y. Singgih D. Gunarso, 1998:8

Bahwa remaja ialah permulaannya ditandai oleh perubahan-perubahan fisik yang mendahului kematangan seksual. Kurang lebih bersamaan dengan perubahan fisik ini, juga akan dimulai proses perkembanganm psikis remaja pada waktu mereka melepaskan diri dari ikatan orang tuanya, kemudian terlihat perubahan-perubahan kepribadian yang terwujud dalam cara hidup untuk menyesuaikan diri dalam masyarakat.

Ciri-Ciri Remaja

Terdapat beberapa perubahan atau ciri-ciri yang terjadi selama masa remaja yaitu:

  • Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat.
  • Perbahan yang cepat secara fisik yang juga disertai dengan kematangan seksual.
  • Perubahan dalam hal yang menarik bagi dirinya dan hubungan dengan orang lain.
  • Perubahan nilai, dimana apa yang mereka anggap penting pada masa kanak-kanak menjadi kurang penting karena sudah mendekati dewasa.
  • Kebanyakan remaja bersikap ambivalen dalam menghadapi perubahan yang terjadi.

Demikianlah pembahasan mengenai “Remaja” 7 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Ciri-Cirinya ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: