“Akhlak” 10 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat – Ciri )

Posted on
“Akhlak” 10 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat – Ciri )
5 (100%) 1 vote

“Akhlak” 10 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat – Ciri )

DosenPendidikan.Com – Kata “akhlak” berasal dari bahasa arab yakni “Al-Khulk” yang berarti tabeat, perangai, tingkah laku, kebiasaan, kelakukan. Menurut istilahnya, akhlak merupakan sifat yang tertanam di dalam diri seorang manusia yang bisa mengeluarkan sesuatu dengan senang dan mudah tanpa adanya suatu pemikiran dan paksaan. Sedangkan menurut para ahli, pengertian akhlak ialah sebagai berikut:

"Akhlak" 10 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat - Ciri )

Pengertian Akhlak Menurut Para Ahli

Adapun pengertian akhlak menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

Menurut Ibnu Maskawaih

Menurutnya akhlak ialah “hal li nnafsi daa’iyatun lahaa ila af’aaliha min ghoiri fikrin walaa ruwiyatin” yakni sifat yang tertanam dalam jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.

Menurut Abu Hamid Al Ghazali

Akhlak adalah sifat yang terpatri dalam jiwa manusia yang darinya terlahir perbuatan-perbuatan yang dilakukan dengan senang dan mudah tanpa memikirkan dirinya serta tanpa adanya renungan terlebih dahulu.

Menurut Ahmad Bin Mushthafa

Akhlak ialah sebuah ilmu yang darinya dapat diketahui jenis-jenis keutamaan, dimana keutamaan itu ialah terwujudnya keseimbangan antara tiga kekuatan yakni kekuatan berpikir, marah dan syahwat atau nafsu.

Menurut Muhammad Bin Ali Asy Syariif Al Jurjani

Akhlak ialah sesuatu yang sifatnya (baik atau buruk) tertanam kuat dalam diri manusia yang darinyalah terlahir perbuatan-perbuatan dengan mudah dan ringan tanpa berpikir dan direnungkan.

Menurut Nurcholish Madjid

Bahwa istilah akhlak atau khuluq merupakan satu akar kata dengan khalq atau penciptaan, khaliq (pencipta) dan makhluq (ciptaan), yang semuanya mengacu pada pandangan dasar Islam mengenai penciptaan manusia, bahwasanya manusia diciptakan dalam kebaikan, kesucian dan kemulian sebagai “sebaik baiknya ciptaan (ahsanu taqwim).

Menurut Imam Al-Ghazali

Dalam kitabnya Ihya Ulum al din mengatakan bahwa akhlak ialah; sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan bermacam-macam perbuatan dengan gampang dan mudah tanp memerlukan pemikiran dan pertimbangan.

Menurut Ibrahim Anas

Yang mengatakan akhlak ialah ilmu yang objeknya membahas nilai-nilai yang berkaitan dengan perbuatan manusia, dapat disifatkan dengan baik dan buruknya.

Menurut Ahmad Amin

Mengatakan bahwa akhlak ialah kebiasaan baik dan buruk. Contohnya apabila kebiasaan memberi sesuatu yang baik, maka disebut akhlakul karimah dan bila perbuatan itu tidak baik disebut akhlaqul madzmumah.

Menurut KBBI

Akhlak berarti budi pekerti atau kelakuan.

Menurut Etimologi

Akhlak berasal dari bahasa arab “akhlaq” yang mempunyai arti budi pekerti, persamaan atau nama lain akhlak ini biasa disebut dengan etika atau kebiasaan.

Syarat-Syarat Akhlak

Karena akhlak merupakan suatu keadaan yang melekat pada diri seseorang, maka suatu perbuatan itu baru disebut akhlak kalau terpenuhi beberapa syarat, adapun syarat-syarat agar dapat disebut sebagai akhlak sebagai berikut:

  • Perbuatan itu dilakukan berulang-ulang, kalau suatu perbuatan itu hanya dilakukan sekali saja, maka tidak dapat disebut sebagai akhlak.
  • Perbuatan itu timbul dengan mudah tanpa dipikirkan atau diteliti lebih dahulu, sehingga benar-benar ialah suatu kebiasaan. Namun jika perbuatan itu timbul karena terpaksa atau karena ada motif dari orang lain atau karena setelah dipikirkan dan dipertimbangkan secara matang, maka tidak dapat disebut sebagai akhlak.

Rasulullah Muhammad SAW memiliki akhlak yang mulia, karena sikap dan perilaku beliau ialah kebaikan dan kemulian. Kebaikan dan kemulian itu sudah menjadi kebiasaan dalam perjalanan hidup sehari-harinya.

Akhlak Rasulullah itu biasa disebut dengan akhlak Islam, karena akhlak ini bersumber dari Alquran dan Alquran datangnya dari Allah AWT, maka akhlak Islam memiliki ciri tertentu yang membedakannya dengan akhlak Wad’iyah (ciptaan manusia).

Ciri-Ciri Akhlak Dalam Islam

Adapun ciri-ciri akhlak dalam islam yang diantaranya yaitu:

  • Kebaikannya itu bersifat mutlak yaitu kebaikan yang terkandung dalam akhlak islam merupakan akhlak yang murni, baik untuk individu maupun untuk masyarakat di dalam lingkungan, keadaan, waktu dan tempat apapun.
  • Kebaikannya itu bersifat menyeluruh yaitu kebaikan yang terkandung di dalamnya merupakan kebaikan untuk seluruh umat manusia di segala zaman dan di semua tempat.
  • Tetap dan mantap yaitu kebaikan yang terkandung di dalamnya bersifat tetap, tidak berubah oleh waktu dan tempat atau perubahan kehidupan masyarakat.
  • Kewajiban tersebut harus dipatuhi yaitu kebaikan yang terkandung dalam akhlak islam merupakan hukum yang harus dilaksanakan, sehingga ada sanksi hukum tertentu bagi orang-orang yang tidak melaksanakannya.
  • Pengawasan yang menyeluruh, karena akhlak islam bersumber dari Tuhan, maka pengaruhnya lebih kuat bagi yang melanggar akhlak ini kecuali setelah ragu-ragu dan kemudian akan menyesali perbuatannya untuk selanjutnya bertobat dengan sungguh-sungguh dan tidak melakukan perbuatannya yang salah lagi. Hal tersebut terjadi karena agama merupakan pengawas yang kuat, pengawas yang lainnya ialah hati nurani yang hidup didasarkan pada agama dan akal sehat yang dibimbing oleh agama serta diberi petunjuk.

Demikianlah pembahasan mengenai “Akhlak” 10 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Syarat – Ciri ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga:

loading...