“Akuisisi” Pengertian & ( Jenis – Manfaat – Proses – Kelebihan – Kekurangan )

Posted on
“Akuisisi” Pengertian & ( Jenis – Manfaat – Proses – Kelebihan – Kekurangan )
5 (100%) 1 vote

“Akuisisi” Pengertian & ( Jenis – Manfaat – Proses – Kelebihan – Kekurangan )

DosenPendidikan.Com – Akuisi berasal dari sebuah kata dalam bahasa Inggris acquisition yang berarti pengambilalihan. Kata akuisisi aslinya berasal dari bahasa, acquisition, dari kata kerja acquirere.

Pengertian Akuisisi

Akuisisi “acquisition” ialah suatu penggabungan usaha dimana salah satu perusahaan, yaitu pengakuisisi “acquirer” memperoleh kendali atas aktiva netto dan operasi perusahaan yang diakuisisi “acquiree” dengan memberikan aktiva tertentu, mengakui suatu kewajiban atau mengeluarkan saham.

Jenis-Jenis Akuisi

Adapun dalam hal ini secara garis besar akuisisi dibedakan dalam tiga jenis yang diantaranya yaitu:

Akuisisi Horizontal

Merupakan proses akuisisi atau proses pengambilalihan atas kekuasaan suatu perusahaan oleh perusahaan lain yang memiliki jenis bisnis sama.

Akuisisi Vertikal

Merupakan sebagai sebuah proses pengambilalihan kepemilikan sebagai besar dari saham perusahaan pemasok atau pengambilalihan pelanggan dari perusahaan yang dibeli.

Akuisisi Konglomerat

Merupakan dapat dijabarkan sebagai sebuah proses pengambilalihan kepemilikan atas sebagian besar saham, aset atau suatu perusahaan yang jenis usahanya tidak sama.

Manfaat Akuisisi

Adapun menurut Shapiro “1991:933” dalam Christina “2003:12” keuntungan atau manfaat akuisisi ialah sebagai berikut:

  • Peningkatan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dalam bisnis sekarang dari pada melakukan pertumbuhan secara internal.
  • Mengurangi tingkat persaingan dengan membeli beberapa badan usaha guna menggabungkan kekuatan pasar dan pembatasan persaingan.
  • Memasuki pasar baru penjualan dan pemasaran sekarang yang tidak dapat ditembus.
  • Menyediakan managerial skill yaitu adanya bantuan manajerial mengelola aset-aset badan usaha.

Proses Akuisisi

Dalam proses akuisisi ada 3 cara yang dapat digunakan yang diantaranya ialah merger atau konsolidasi. Proses ini dilakukan dengan cara menggabungkan 2 perusahaan menjadi satu. Dalam merger, bidding firm akan tetap berdiri dengan nama dan identitasnya serta mendapatkan semua aset dan juga kewajiban yang dimiliki target firm.

Sedangkan dalam konsolidasi akan terbentuk sebuah perusahaan baru dimana kedua belah pihak akan menerima saham yang baru di perusahaan yang baru tersebut. Kemudian proses selanjutnya ialah acquisition of stock. Pengertian akuisisi ini ialah proses akuisisi dengan membeli voting dari stok perusahaan seperti saham atau surat-surat berharga secara tunai.

Proses ini dapat dilakukan suatu perusahaan dengan melakukan penawaran terhadap perusahaan lain. Sementara proses akuisisi yang terakhir ialah acquisition of assets yaitu dengan cara membeli semua aset perusahaan.

Kelebihan Dan Kekurangan Akuisisi

Adapun kelebihan dan kekurangan Akuisisi yang diantaranya yaitu:

Kelebihan Akuisisi

  • Akuisisi saham tidak memerlukan rapat pemegang saham dan suara pemegang saham sehingga jika pemegang saham tidak menyukai tawaran Bidding firm mereka dapat menaham sahamnya dan tidak menjual kepada pihak Bidding firm.
  • Dalam akuisisi saham, perusahaan yang membeli dapat berurusan langsung dengan pemegang saham perusahaan yang dibeli dengan melakukan tender offer sehingga tidak diperlukan persetujuan manajemen perusahaan.
  • Karena tidak memerlukan persetujuan manajemen dan komisaris perusahaan, akuisisi saham dapat digunakan untuk pengambilalihan perusahaan yang tidak bersahabat “hostile takeover”.
  • Akuisisi aset memerlukan suara pemegang saham tetapi tidak memerlukan mayoritas suara pemegang saham seperti pada akuisisi saham sehingga tidak ada halangan bagi pemegang saham minoritas jika mereka tidak menyetujui akusisi “Harianto dan Sudomo, 2001, p.643-644”.

Kekurangan Akuisisi

  • Jika cukup banyak pemegang saham minoritas yang tidak menyetujui pengambilalihan tersebut maka akuisisi akan batal. Pada umumnya anggaran dasar perusahaan menentukan paling sedikit dua per tiga “sekitar 67%” suara setujua pada akuisisi agar akuisisi terjadi.
  • Apabila perusahaan mengambil alih seluruh saham yang dibeli maka terjadi merger.
  • Pada dasarnya pembelian setiap aset dalam akuisisi aset harus secara hukum dibalik nama sehingga menimbulkan biaya legal yang tinggi “Harianto dan Sudomo, 2001, p.643”.

Demikianlah pembahasan mengenai “Akuisisi” Pengertian & ( Jenis – Manfaat – Proses – Kelebihan – Kekurangan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

Baca Juga:

loading...