“Anemia” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Kriteria – Tanda – Pencegahan )

Posted on

“Anemia” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Kriteria – Tanda – Pencegahan )

DosenPendidikan.Com – Anemia atau bahasa Yunani berarti tanpa darah, yang merupakan penyakit tanpa darah yang ditandai dengan kadar Hemoglobin “Hb” dan sel darah merah “eritrosit” lebih rendah dibandingkan normal. Anemia secara fungsional didefinisikan sebagai penurunan jumlah massa eritrosit “red cell mass” sehingga tidak dapat memenuhi fungsinya untuk membawa oksigen dalam jumlah yang cukup ke jaringan perifer “penurunan oxygen caring capacity”, yang secara praktis anemia ditunjukkan oleh penurunan kadar hemoglobin, kemudian hematokrit.

Pengertian Anemia Menurut Para Ahli

Adapun pengertian anemia dari beberapa para ahli yang diantaranya yaitu:

Menurut Tarwoto “2007”

Anemia ialah kondisi berkurangnya sel darah merah “eritosit dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin, sehingga tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen ke seluruh jaringan.

Menurut Bakta “2006”

Anemia didefinisikan sebagai penurunan jumlah massa eritrosit sehingga tidak dapat memenuhi fungsinya untuk membawa oksigen dalam jumlah yang cukup ke jaringan perifer oleh penurunan kadar hemoglobin.

Menurut Arisman “2007”

Anemia merupakan keadaan menurunnya kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah sel darah merah di bawah nilai normal. Anemia terjadi sebagai akibat dari defisiensi salah satu atau beberapa unsur makanan yang esensial yang dapat mempengaruhi timbulnya defisiensi tersebut.

Menurut Budiyanto “2002”

Anemia merupakan kondisi kurangnya sel darah merah “eritrosit” seseorang, Anemia dapat terjadi karena kurangnya hemoglobin yang berarti juga minimnya oksigen ke seluruh tubuh.

Kadar Hemoglobin Dan Kriteria Anemia

Kadar hemoglobin berdasarkan jenis kelamin dan rentang usia menurut WHO “1968” ialah sebagai berikut:

  • Laki-laki: hemoglobin < 13 g/dL
  • Wanita dewasa tidak hamil: hemoglobin < 12 g/dL
  • Wanita hamil: hemoglobin < 11 g/dL
  • Anak umur 6-14 tahun: hemoglobin < 12 g/dL
  • Anak umur 6 bulan-6 tahun: hemoglobin < 11 g/dL

Kriteria anemia berdasarkan kadar hemoglobin menurut WHO ialah sebagai berikut:

  • Ringan sekali: Hb 10 g/dL sd Batas Normal
  • Ringan: Hb 8 g/dL sd 9.9 g/dL
  • Sedang: Hb 6 g/dL sd 7.9 g/dL
  • Berat: Hb < 6 g/dL

Departemen Kesehatan menetapkan kriteria anemia sebagai berikut:

  • Ringan sekali: Hb 11 g/dL sd Batas Normal
  • Ringan: Hb 8 g/dL sd < 11 g/dL
  • Sedang: Hb 5 g/dL sd < 8 g/dL
  • Berat: Hb < 5 g/dL

Tanda-Tanda Anemia

Gejala anemia disebut juga sebagai sindrom anemia atau anemic syndrome. Gejala umum anemia atau sindrom anemia adalah gejala yang timbul pada semua jenis Anemia pada kadar hemoglobin yang sudah menurun sedemikian rupa dibawah titik tertentu. Gejala ini timbul karena anoksia organ target dan mekanisme kompensasi tubuh terhadap penurunan hemoglobin.

Terdapat tiga tanda-tanda Anemia secara umum yaitu “Kurniawan dkk, 1998”:

  • Lesu, Lemah, Letih, Lelah, Lalai “5L”
  • Sering mengeluh pusing dan mata berkunang-kunang
  • Gejala lebih lanjut adalah kelopak mata, bibir, lidah, kulit dan telapak tangan menjadi pucat

Sementara gejala khas yang menjadi ciri dari masing-masing jenis anemia adalah sebagai berikut “Handayani dan Haribowo, 2008”:

  • Anemia defisiensi besi: disfagia, atrofi papil lidah, stomatitis angularis
  • Anemia defisisensi asam folat: lidah merah “buffy tongue”
  • Anemia hemolitik: ikterus dan hepatosplenomegali
  • Anemia aplastik: perdarahan kulit atau mukosa dan tanda-tanda infeksi

Pencegahan Anemia

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah anemia, antara lain sebagai berikut “Tarwoto dkk, 2010”:

  • Makan-makanan yang mengandung zat besi dari bahan hewani “daging, ikan, ayam, hati dan telur” dan dari bahan nabati “sayuran yang berwarna hijau tua, kacang-kacangan dan tempe”.
  • Banyak makan-makanan sumber vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan zat besi misalnya: jambu, jeruk, tomat dan nanas.
  • Minum 1 tablet penambah darah setiap hari, khususnya saat mengalami haid.
  • Bila merasakan adanya tanda dan gejala anemia, segera konsultasikan ke dokter untuk dicari penyebabnya dan diberikan pengobatan.

Demikianlah pembahasan mengenai “Anemia” Pengertian Menurut Para Ahli & ( Kriteria – Tanda – Pencegahan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: