“Aset Tetap” Pengertian & ( Karakteristik – Klasifikasi – Konsep – Contoh – Penentuan – Cara Perolehan )

Posted on

“Aset Tetap” Pengertian & ( Karakteristik – Klasifikasi – Konsep – Contoh – Penentuan – Cara Perolehan )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Aset Tetap yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, karakteristik, klasifikasi, konsep, contoh, penentuan, dan cara perolehan, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Aset Tetap

Aset tetap merupakan aset berwujud yang digunakan dalam operasi perusahaan dan tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan.

Karakteristik Aset Tetap

Adapun karakteristik aset tetap yang diantaranya yaitu:

  • Dimiliki perusahaan untuk digunakan “bukan barang dagangan”.
  • Dimiliki untuk digunakan dalam operasi perusahaan yang utama “bukan investasi jangka panjang”.
  • Dimiliki untuk digunakan dalam jangka waktu lebih dari satu siklus operasi perusahaan “bukan perlengkapan”.
  • Memiliki Nilai yang relatif tinggi.

Dikarenakan memiliki nilai yang tinggi, pernggunaan yang relatif lama dan menjadi alat utama perusahaan menghasilkan revenue, maka investasi dalam aset tetap “capital Budgeting” harus diperhitungkan dengan matang.

Klasifikasi Aset Tetap

Umumnya aset tetap dibagi dalam empat kelompok yaitu:

  • Tanh seperti tanah yang digunakan sebagai tempat berdirinya gedung perusahaan.
  • Perbaikan tanah, seperti jalan diseputar lokasi perusahaan yang dibangun perusahaan, tempat parkir, pagar dan saluran air bawah tanah.
  • Gedung seperti gedung yang digunakan untuk kantor, toko, pabrik dan gudang.
  • Peralatan seperti peralatan kantor, peralatan pabrik, mesin-mesin, kendaraan dan meubel.

Konsep Aset Tetap

Menurut pernyataan standar akuntansi keuangan “PSAK” No. 16 aset tetap ialah aset berwujud “tangible fixed assets” yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Masa manfaatnya lebih dari satu tahun.
  • Digunakan dalam kegiatan perusahaan.
  • Dimiliki tidak untuk dijual kembali dalam kegiatan normal perusahaan.
  • Serta nilainya cukup besar.

Contoh Aset Tetap

Contoh dari aset tetap ialah “mobil” kendaraan, mobil mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun dan digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan, seperti mengirim barang ke pembeli, mobil inventaris direksi perusahaan.

Mobil yang dikategorikan sebagai aset tetap tidak untuk dijual kembali, apabila untuk dijual kembali, misalnya bagi perusahaan dealer mobil, maka mobil dalam hal ini termasuk kelompok persediaan. Selain itu nilainya pun cukup besar untuk sebuah aset. Peralatan yang nilainya relative kecil seperti sendok, piring, gelas, meskipun mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun tidak dikelompokkan ke dalam aset tetap.

Penentuan Harga Perolehan Aset Tetap

Dari beragam aset tetap berwujud, untuk tujuan akuntansi dilakukan pengelompokkan sbb:

  • Aset tetap yang umurnya tidak terbatas, seperti tanah untuk lokasi perusahaan, pertanian dan peternakan.
  • Aset tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habis masa penggunaannya bisa diganti dengan aset yang sejenis misalnya gedung dan peralatan.
  • Aset tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habis masa penggunaannya tidak dapat diganti dengan aset yang sejenis, seperti sumber-sumber alam misalnya tambang dan hutan.

Cara Perolehan Aset Tetap

Adapun cara perolehan aset tetap yang diantaranya yaitu:

  • Pembelian tunai.
  • Pembelian angsuran.
  • Ditukar dengan surat-surat berharga.
  • Ditukar dengan aset tetap yang lain.
  • Pertukaran aset tetap yang tidak sejenis.
  • Pertukaran aset tetap yang sejenis.
  • Diperoleh dari hadiah/donasi.
  • Aset yang dibuat sendiri.

Demikianlah pembahasan mengenai “Aset Tetap” Pengertian & ( Karakteristik – Klasifikasi – Konsep – Contoh – Penentuan – Cara Perolehan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: