“Batuan Beku” Pengertian & ( Jenis – Contoh )

GeografiIPS hisam sam

“Batuan Beku” Pengertian & ( Jenis – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Untuk kali ini kami akan memberikan beberapa informasi mengenai pengertian beku, contoh-contoh batuan beku, jenis-jenis batuan beku, macam batuan beku, klasifikasi batuan beku, batuan beku dalam dan batuan beku luar, nah untuk lebih jelasnya mengenai hal demikian sebagai berikut.

Pengertian Batuan Beku

Batuan beku ialah batuan keras yang terbentuk dari magma yang keluar dari perut bumi dan membeku karena mengalami proses pendinginan, karena itu batuan beku juga disebut sebagai bekuan.

Jenis dan Contoh Batuan Beku

Dalam hal batuan beku dapat dibedakan berdasarkan tempat magma yang keluar membeku yaitu sebagai berikut:

Batuan Beku Dalam

Batuan beku dalam atau batuan beku plutonik terbentuk karena proses pembekuan magma dibawah permukaan bumi. Biasanya proses pembentukan batuan ini terjadi secara lambat, yang sehingga biasanya berbentuk kasar dan mengkristal atau holokristalin.

Contohnya, mahma mengalir dan meresap ke dalam lapisan-lapisan bumi bagian dalam dan membeku disitu. Contoh untuk batuan beku dalam antara lain yaitu sienit, granit, diorit dan gabro.

Batuan Beku Luar

Batuan beku laur atau batuan beku vulkanik terbentuk karena adanya proses pembekuan magma pada permukaan bumi. Biasanya proses pembentukan batuan ini terjadi secara cepat, sehingga bentuknya halus dan tidak mengkristal atau kristalnya sangat halus.

Contoh, batuan beku dalam antara lain yaitu: obsidian, liparit, desit, andesit dan basalt.

Batuan Beku Korok

Batuan beku rokok terbentuk karena proses penyusupan magma pada celah-celah litosfer bagian atas dan kemudian membeku. Oleh karenanya posisi batuan beku korok biasanya dekat dengan permukaan bumi. Batuan beku jenis ini juga mengkristal. Beberapa contoh batuan beku korok antara lain porfir granit, porfir diorit dan ordinit.

Signifikansi Geologi

Batuan beku dan metamorf membentuk sekira 90-95% volume bagian atas kerak bumi atau sedalam 15 km. Batuan beku penting secara geologi karena:

  • Mineral-mineral dan kimia globalnya memberikan informasi tentang komposisi dari mantel, dimana batuan beku tersebut ter-ekstraksi, serta temperatur dan tekanan yang memungkinkan terjadinya ekstraksi ini dan atau batuan asal yang mencair.
  • Umur absolut dapat diperoleh dengan berbagai jenis penanggalan radiometrik dengan demikian dapat dibandingkan dengan strata geologi yang berdekatan, sehingga urutan waktu kejadian dapat ditentukan.
  • Fitur-fitur mereka merupakan karakteristik lingkungan-lingkungan tektonik tertentu, sehingga memungkinkan rekonstruksi tektonik (tektonika lempeng).
  • Di beberapa situasi spesial tertentu batuan beku merupakan tempat keberadaan endapan bijih. Seperti contoh, tungsten, timah dan uranium bisanya diasosiasikan dengan granit dan diorit sedangkan bijih kromium dan platinum biasanya diasosiasikan dengan gabro.

Demikianlah pembahasan mengenai “Batuan Beku” Pengertian & ( Jenis – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to “Batuan Beku” Pengertian & ( Jenis – Contoh )
Shares