“Bimbingan” 16 Pengertian Menurut Para Ahli ( Tujuan – Fungsi – Jenis )

Posted on

“Bimbingan” 16 Pengertian Menurut Para Ahli ( Tujuan – Fungsi – Jenis )

DosenPendidikan.Com – Dalam hal secara umum bimbingan merupakan proses pemberian bantuan kepada individu agar mampu memahami diri dan lingkungannya. Istilah bantuan dalam bimbingan tidak diartikan sebagai bantuan material (seperti uang, hadiah, sumbangan dan lain-lain), melainkan bantuan yang bersifat menunjang bagi pengembangan pribadi bagi individu yang dibimbing.

"Bimbingan" 16 Pengertian Menurut Para Ahli ( Tujuan - Fungsi - Jenis )

Bimbingan merupakan suatu proses yang mengandung pengertian bahwa bimbingan merupakan kegiatan yang berkesinambungan, bukan kegiatan seketika atau kebetulan. Dalam proses bimbingan, pembimbing tidak memaksakan kehendaknya sendiri, tetapi berperan sebagai fasilitator perkembangan individu. Dalam bimbingan yang aktif dalam mengembangkan diri, mengatasi masalah atau mengambil keputusan ialah individu itu sendiri.

Pengertian Bimbingan Menurut Para Ahli

Ada beberapa pengertian bimbingan juga diberikan oleh para ahli, nah berikut ini uraiannya:

Menurut James “1997”

Bimbingan ialah pertolongan yang diberikan oleh seorang individu untuk menolong individu lain dalam membuat keputusan ke arah yang dituju dan mencapai tujuannya dengan cara paling baik.

Menurut Crow “1960”

Bimbingan ialah proses pendidikan.

Menurut Shertzer Dan Stone “1981”

Bimbingan ialah pertolongan yang diberikan kepada individu yang biasanya sedang mengalami perkembangan dan pertumbuhan mental, sosial, intelektual, fisik, emosi, kejiwaan dan kerohanian.

Menurut Sunaryo Kartadinata “1998”

Bimbingan ialah proses membantu individu untuk mencapai perkembangan optimal.

Menurut Rocham Natawidjaja “1987”

Bimbingan ialah suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambungan, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya, sehingga dia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar, sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat dan kehidupan pada umumnya.

Menurut Yee “1997”

Bimbingan ialah bantuan berkesinambungan dan bersifat mendidik yang diberikan kepada individu agar mampu membuat penyesuaian dan perubahan tingkah laku yang perlu.

Menurut Freank Parson, Dalam Jones 1951

Bimbingan ialah bantuan yang diberikan kepada individu untuk dapat memilih, mempersiapkan diri dan memangku suatu jabatan serta mendapat kemajuan dalam jabatan yang dipilihnya.

Menurut Dunsmoor Dan Miller, Dalam McDaniel 1969

Bimbingan membantu individu untuk memahami dan menggunakan secara luas kesempatan-kesempatan pendidikan, jabatan dan pribadi yang mereka miliki atau dapat mereka kembangkan dan sebagai satu bentuk bantuan yang sistematik melalui mana siswa dibantu untuk dapat memperoleh penyesuaian yang baik terhadap sekolah dan terhadap kehidupan.

Menurut Chiskolm, Dalam McDaniel 1959

Bimbingan membantu setiap individu untuk lebih mengenali berbagai informasi tentang dirinya sendiri.

Menurut Smith, Dalam McDaniel 1959

Bimbingan ialah sebagai proses layanan yang diberikan kepada individu-individu guna membantu mereka memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam membuat pilihan-pilihan, rencana-rencana dan interprestasi-interpretasi yang diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan baik.

Menurut Lefever, Dalam McDaniel 1959

Bimbingan ialah bagian dari proses pendidikan yang teratur dan sistematik guna membantu pertumbuhan anak muda atas kekuatan dalam menentukan dan mengarahkan hidupnya sendiri, yang pada akhirnya ia dapat memperoleh pengalaman-pengalaman yang dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi masyarakat.

Menurut Tiedman, Dalam Bernard & Fullmer 1969

Bimbingan membantu seseorang agar menjadi berguna, tidak sekedar mengikuti kegiatan yang berguna.

Menurut Mortensen & Schmuller 1976

Bimbingan dapat diartikan sebagai bagian dari keseluruhan pendidikan yang membantu menyediakan kesempatan-kesempatan pribadi dan layanan staf ahli dengan cara mana setiap individu dapat mengembangkan kemampuan dan kesanggupan sepenuhnya sesuai dengan ide demokrasi.

Menurut Bernard & Fullmer 1969

Bimbingan merupakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan realisasi pribadi setiap individu.

Menurut Matthewson, Dalam Bernard & Fullmer 1969

Bimbingan sebagai pendidikan dan perkembangan yang menekankan proses belajar yang sistematik.

Menurut Jones, Staffire & Dtewart 1970

Bimbingan ialah bantuan yang diberikan kepada individu dalam membuat pilihan-pilihan dan penyesuaian-penyesuaian yang bijaksana. Bantuan itu berdasar atas prinsip demokrasi yang merupakan tugas dan hak setiap individu untuk memilih jalan hidupnya sendiri sejauh tidak mencampuri hak orang lain. Kemampuan membuat pilihan seperti itu tidak diwarisi, tetapi harus dikembangkan.

Tujuan Bimbingan

Adapun beberapa tujuan bimbingan yang diantaranya yaitu:

Tujuan Umum

Tujuan umum dari bimbingan ialah untuk membantu individu memperkembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan dari predisposisi yang dimilikinya (seperti kemampuan dasar dan bakat-bakatnya) berbagai latar belakang yang ada (seperti belakang keluarga, pendidikan, status sosial ekonomi) serta sesuai dengan tuntutan positif lingkungannya.

Tujuan Khusus

Tujuan khusus bimbingan merupakan penjabaran tujuan umum tersebut yang dikaitkan secara langsung dengan permasalahan yang dialami oleh individu yang bersangkutan, sesuai dengan kompleksitas permasalahannya itu.

Fungsi Bimbingan

Adapun fungsi bimbingan diantaranya yaitu:

  • Fungsi Pemahaman
    Fungsi pemahaman yang dimaksud yaitu bimbingan yang akan menghasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh pihak-pihak tertentu sesuai dengan keperluan pengembangan siswa.
  • Fungsi Pencegahan (Preventif)
    Fungsi bimbingan yang menghasilkan tercegahnya atau terhindarnya peserta didik dari berbagai permasalahan yang timbul dan menghambat proses perkembangannya.
  • Fungsi Pengentasan
    Istilah fungsi pengentasan ini dipakai sebagai pengganti istilah fungsi kuratif atau fungsi terapeutik dengan arti pengobatan atau penyembuhan.
  • Fungsi Pemeliharaan Dan Pengembangan
    Fungsi pemeliharaan dan pengembangan akan mengahasilkan terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi positif peserta didik dalam rangka perkembangan dirinya secara terarah mantap dan berkelanjutan.

Jenis-Jenis Bimbingan

Adapun jenis-jenis bimbingan diantaranya yaitu:

  • Bimbingan Pendidikan (Educational Guidance)
    Dalam hal ini bantuan yang dapat diberikan kepada anak dalam bimbingan pendidikan berupa informasi pendidikan, cara belajar yang efektif, pemilihan jurusan, lanjutan sekolah, mengatasi masalah belajar, mengembangkan kemampuan dan kesanggupan secara optimal dalam pendidikan.
  • Bimbingan Pekerjaan
    Bimbingan pekerjaan merupakan kegiatan bimbingan yang pertama yang dimulai oleh Frank Parson pada tahun 1908 di Boston, Amerika Serikat. Depertemen tenaga kerja di negara ini telah memplopori bimbingan pekerjaan bagi kaum muda agar mereka memiliki bekal untuk terjun ke masyarakat.
  • Bimbingan Pribadi
    Bimbingan pribadi merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa untuk membangun hidup pribadinya, seperti motivasi, persepsi tentang diri, gaya hidup, perkembangan nilai-nilai moral/agama dan sosial dalam diri, kemampuan mengerti dan menerima diri orang lain, serta membantunya untuk memecahkan masalah pribadi yang ditemuinya.

Demikianlah pembahasan mengenai “Bimbingan” 16 Pengertian Menurut Para Ahli ( Tujuan – Fungsi – Jenis ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: