Cara Kerja Membran Sel Beserta Penjelasannya

Posted on
Cara Kerja Membran Sel Beserta Penjelasannya
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Membran sel merupakan membran yang dimana memiliki oleh semua jenis sel yang berupa lapisan yang disebut dengan membran plasma yang memisahkan sel dengan lingkungan di luar sel. Untuk fungsinya ialah melindungi inti sel dan sistem kelangsungan hidup yang bekerja di dalam sitoplasma.

Cara Kerja Membran Sel

Fungsi Membran Sel

Dalam hal ini membran sel menjaga komponen sel agar tetap terisolasi dari lingkungan luar. Pada membran sel mengelilingi sitoplasma sel hidup, yang secara fisik memisahkan komponen intraseluler dari lingkungan ekstraseluler. Jamur, bakteri dan tumbuhan juga memiliki dinding sel yang menyediakan dukungan mekanik untuk sel dan menghalang bagian dari molekul-molekul yang besar. Pada membran sel juga berperan dalam penahan sitoskeleton yang memberikan bentuk sel dan membantu sel-sel untuk membentuk jaringan. Protein yang ada pada membran sel dapat berfungsi sebagai enzim.

Untuk hal ini membran sel juga memiliki fungsi sebagai media komunikasi yakni antara sel dengan lingkungan. Membran sel bersifat selektif permeabel dan mampu mengatur apa yang masuk dan keluar sel, yang sehingga memudahkan pengangkutan bahan-bahan yang diperlukan untuk dapat bertahan hidup. Yang gerakan zat di membran sel dapat menjadi pasif dan menjadi aktif ketika terdapat energi. Membran juga mempertahankan sel yang potensial, membran sel bekerja seperti filter yang mencegah virus masuk ke dalam sel.

Definisi Permeabilitas Membran Sel

Yang kebanyakan protein masuk ke dalam membran dalam beberapa cara. N-terminus asam amino mengarahkan protein menuju endoplasma yang menyisipkan protein ke lipid bilayer, yang setelah disisipkan, protein kemudian diangkut ke vesikula.

Permeabilitas membran merupakan tingkat yang pasif difusi molekul yang melalui membran. Molekul-molekul yang dikenal sebagai permeant molekul. Permeabilitas bergantung terutama pada muatan listrik dan plaritas molekul dan pada tingkat lebih rendah massa molar molekul. Karena sifat hidrofobik membran sel, molekul kecil bermuatan netral. Yang ketidakmampuan molekul yang dibebankan untuk melewati membran sel hasil pH partisi zat seluruh kompartemen cairan tubuh.

Permeabilitas Secara Selektif

Membran plasma merupakan asimetris, interior membran tidak identik dengan bagian luar membran. Bahkan ada perbedaan yang cukup besar antara berbagai fosfolipid dan protein antara dua selebaran yang membentuk membran. Yang pada bagian dalam membran, beberapa protein berfungsi untuk jangkar membran serat sitoskeleton. Ada protein perifer pada bagian luar membran yang mengikat unsur-unsur dari matriks ekstraseluler.

Karbohidrat, melekat pada lipid atau protein juga ditemukan pada permukaan luar membran plasma. Kompleks karbohidrat ini membantu zat mengikat sel yang membutuhkan sel dalam cairan ekstraselular. Ini menambah signifikan pada sifat seletif membran plasma. Ingatlah bahwa pada membran plasma amfifilik yang dalam arti mereka memiliki daerah hidrofilik dan hidrofobik dan hidrofobik.

Untuk karakteristik ini membantu pergerakan beberapa bahan melalui membran dan menghalangi gerakan yang lain. Bahan lipid-dapat larut dengan berat molekul rendah dapat dengan mudah lolos dari inti lipid hidrofobik membran. Zat-zat seperti vitamin A yang larut dalam lemak, D, E dan K mudah melewati membran plasma dalam saluran pencernaan dan jaringan lain.

Obat yang larut dalam lemak dan hormon juga mendapatkan kemudahan jalan ke dalam sel dan dapat segera diangkut ke jaringan tubuh dan organ. Molekul oksigen dan karbon di oksida tidak memiliki muatan dan sebagainya melewati membran melalui difusi sederhana.

Yang dalam hal ini senyawa polar menjadi masalah bagi membran, sementara beberapa molekul polar terhubung dengan mudah dengan luar sel, mereka tidak dapat dengan mudah melewati inti lipid dari membran plasma. Selain itu, sementara ion kecil dapat dengan mudah menyelinap melalui ruang-ruang di mosaik membran, muatan mereka mencegah mereka dari melakukan hal itu. Ion seperti natrium, kalium, kalsium dan klorida harus memiliki cara yang khusus menembus membran plasma. Gula sederhana dan asam amino juga perlu bantuan dengan transportasi melintasi membran plasma, dicapai dengan berbagai protein transmembran “saluran”.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Kerja Membran Sel Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...