“Disiplin” 9 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Macam – Manfaat – Tujuan )

“Disiplin” 9 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Macam – Manfaat – Tujuan )
4 (80%) 1 vote

“Disiplin” 9 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Macam – Manfaat – Tujuan )

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini kata disiplin itu sendiri berasal dari Bahasa Latin “discipline” yang berarti “latihan atau pendidikan kesopanan dan kerokhanian serta pengembangan tabiat”. Disiplin muncul sebagai usaha untuk memperbaiki perilaku individu sehingga taat azas dan selalu patuh pada aturan atau norma yang berlaku.

"Disiplin" 9 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Macam - Manfaat - Tujuan )

Pengertian Menurut Para Ahli

Adapun pengertian disiplin beberapa para ahli memberikan definisi yang diantaranya yaitu:

Menurut Siswanto “2001”

Memandang bahwa disiplin ialah suatu sikap menghormati, menghargai, patuh, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku, baik yang tertulis maupun tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengelak untuk menerima sanksi-sanksinya apabila ia melanggar tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya.

Menurut Flippo “Dalam Atmodiwirjo, 2000”

Mengemukakan bahwa disiplin ialah setiap usaha mengkoordinasikan perilaku seseorang pada masa yang akan datang dengan mempergunakan hukum dan ganjaran.

Definisi diatas memfokuskan pengertian disiplin sebagai usaha untuk menata perilaku seseorang agar terbiasa melaksanakan sesuatu sebagaimana mestinya yang dirangsang dengan hukuman dan ganjaran.

Menurut Atmosudirjo “Dalam Atmodiwirjo, 2000”

Mendefinisikan disiplin sebagai bentuk ketaatan dan pengendalian diri erat hubungannya rasionalisme, sadar, tidak emosional. Pendapat ini mengilustrasikan bahwa disiplin sebagai suatu bentuk kepatuhan terhadap aturan melalui pengendalian diri yang dilakukan melalui pertimbangan yang rasional.

Menurut Depdiknas “2001”

Mendifinisikan disiplin atau tertib ialah suatu sikap konsisten dalam melakukan sesuatu, menurut pandangan ini disiplin sebagai suatu sikap konsisten dalam melakukan sesuatu. Menurut pandangan ini disiplin sebagai sikap yang taat terhadap sesuatu aturan yang menjadi kesepakatan atau telah menjadi ketentuan.

Menurut Fathoni “2006”

Kedisiplinan dapat diartikan bila mana pegawai selalu datang dan pulang pada tepat waktu yang ditentukan oleh kepala menajer, pimpinan dari masing-masing instansi.

Menurut Hasibuan “2002”

Disiplin ialah suatu sikap menghormati dan menghargai suatu peraturan yang berlaku, baik secara tertulis maupun tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak menolak untuk menerima sanksi-sanksi apabila dia melanggar tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya.

Menurut James Drever “Dari sisi psikologis”

Disiplin ialah kemampuan mengendalikan perilaku yang berasal dari dalam diri seseorang sesuai dengan hal-hal yang telah diatur dari luar atau norma yang sudah ada. Dengan kata lain, disiplin dari segi psikologis merupakan perilaku seseorang yang muncul dan mampu menyesuaikan diri dengan aturan yang telah ditetapkan.

Menurut Pratt Fairshilf “Dari sisi sosiologi”

Disiplin terdiri dari dua bagian, yaitu disiplin dari dalam diri dan juga disiplin sosial. Keduanya saling berhubungan satu sama lain, sehingga seseorang yang mempunyai sikap disiplin merupakan orang-orang yang dapat mengarahkan perilaku dan perbuatannya berdasarkan patokan atau batasan tingkah laku tertentu yang diterima dalam kelompok atau lingkup sosial masing-masing. Pengaturan tingkah laku tersebut bisa diperoleh melalui jalur pendidikan dan pembelajaran.

Menurut John Macquarrie “Dari segi etika”

Disiplin ialah suatu kemauan dan perbuatan seseorang dalam mematuhi seluruh peraturan yang telah terangkai dengan tujuan tertentu.

Macam-Macam Disiplin

Adapun macam-macam disiplin yang diantaranya yaitu:

Disiplin Waktu

Disipilin waktu menjadi sorotan yang utama bagi seorang guru maupun peserta didik, waktu masuk sekolah biasanya menjadi parameter utama kedisiplinan guru maupun peserta didik. Kalau dia masuk sebelum bel berbunyi berarti orang tersebut disiplin, kalau dia masuk pas bel berbunyi berarti orang tersebut dikatakan kurang disiplin dan kalau dia masuk setelah bel berbunyi, maka orang tersebut tidak disiplin dan menyalahi aturan sekolah yang telah ditentukan, karena itu jangan menyepelekan disiplin waktu.

Disiplin Menegakkan Dan Mentaati Peraturan

Disiplin menegakkan dan mentaati aturan sangat berpengaruh terhadap kewibawaan, model pemberian sanksi diskriminatif harus ditinggalkan. Murid sekarang cerdas dan kritis, sehingga kalau diperlakukan semena-mena dan pilih kasih, mereka akan memakai cara mereka sendiri untuk menjatuhkan harga diri guru. Selain itu pilih kasih dalam memberikan sanksi sangat dibenci oleh agama. Keadilan harus ditegakkan dalam keadaan apapun.

Disiplin Dalam Bersikap

Disiplin dalam mengontrol perbuatan diri sendiri menjadi starting point untuk menata perilaku orang lain. Misalnya disiplin untuk tidak marah, tergesa-gesa dan tidak gegabah dalam bertindak. Disiplin dalam sikap ini membutuhkan latihan dan perjuangan. Karena setiap saat banyak hal yang menggoda kita untuk melanggarnya, kalau kita disiplin memegang prinsip dan perilaku dalam kehidupan ini niscaya kesuksesan akan menghampiri kita.

Disiplin Dalam Beribadah

Menjalankan ajaran agama menjadi parameter utama kehidupan ini, pendidikan agama, pendidikan sekolah sebaiknya ditekankan pada pembiasaan beribadah kepada peserta didik yaitu kebiasaan-kebiasaan untuk melaksanakan atau mengamalkan ajaran agama, misalnya diabiasakan shalat di masjid pada awal waktu, melaksanakan puasa dan sebagainya.

Manfaat Disiplin

Adapun manfaat disiplin yang diantaranya yaitu:

  • Menumbuhkan kepekaan.
  • Menumbuhkan kepedulian.
  • Mengajarkan keteraturan.
  • Menumbuhkan ketenangan.
  • Menumbuhkan percaya diri.
  • Menumbuhkan kemandirian.
  • Menumbuhkan keakraban.
  • Membantu perkembangan otak.
  • Membantu anak yang “sulit”.
  • Menumbuhkan kepatuhan.

Tujuan Kedisiplinan

Setiap manusia memiliki tujuan tertentu dalam melaksanakan sikap dan perbuatannya, sedangkan tujuan dari disiplin menurut Ellen G White ialah:

  • Pemerintah atas diri.
  • Menaklukan kuasa kemauan.
  • Perbaiki kebiasaan-kebiasaan.
  • Hancurkan benteng syetan.
  • Menghormati kedua orang tua dan ilahi.
  • Dan penurutan atas dasar prinsip, buka paksaan.

Demikianlah pembahasan mengenai “Disiplin” 9 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Macam – Manfaat – Tujuan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: