“Ekonomi Syariah” Pengertian & ( Tujuan – Prinsip – Manfaat )

Posted on

“Ekonomi Syariah” Pengertian & ( Tujuan – Prinsip – Manfaat )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini akan mengulas mengenai Ekonomi Syariah yang dimana dalam hal ini meliputi Tujuan, Prinsip dan Manfaat, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Ekonomi Syariah

Ekonomi Syariah ialah suatu cabang ilmu pengetahuan yang berupaya untuk memandang, menganalisis, dan akhirnya menyelesaikan permasalah-permasalahan ekonomi dengan cara-cara Islam yaitu berdasarkan atas ajaran agama Islam yaitu Al Qur’an dan Sunnah Nabi “P3EI, 2012:17”.

Ekonomi Syariah memiliki dua hal pokok yang menjadi landasan hukum sistem ekonomi syariah yaitu Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah, hukum-hukum yang diambil dari kedua landasan pokok tersebut secara konsep dan prinsip adalah tetap “tidak dapat berubah kapanpun dan dimana saja”.

Tujuan Ekonomi Syariah

Tujuan Ekonomi Syariah selaras dengan tujuan dari syariat Islam itu sendiri “maqashid asy syari’ah” yaitu mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat “falah” melalui suatu tata kehidupan yang baik dan terhormat “hayyah thayyibah”. Tujuan falah yang ingin dicapai Ekonomi Syariah meliputi aspek mikro ataupun makro, mancakup horizon waktu dunia atau pun akhirat “P3EI, 2012:54”.

Seorang fuqaha asal Mesir bernama Prof. Muhammad Abu Zahrah mengatakan ada tiga sasaran hukum Islam yang menunjukkan bahwa Islam diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia yaitu “Rahman, 1995:84”:

  • Penyucian jiwa agar setiap muslim bisa menjadi sumber kebaikan bai masyarakat dan lingkungannya.
  • Tegaknya keadilan dalam masyarakat, keadilan yang dimaksud mencakup aspek kehidupan di bidang hukum dan muamalah.
  • Tercapainya maslahah “merupakan puncaknya”, para ulama menyepakati bahwa masalah yang menjadi puncak sasaran di atas mencakup lima jaminan dasar yaitu: keselamatan keyakinan agama “al din”, keselamatan jiwa “al nafs”, keselamatan akal “al aql”, keselamatan keluarga dan keturunan “al nasl” dan keselamatan harta benda ” al mal”.

Prinsip-Prinsip Ekonomi Syariah

Pelaksanaan ekonomi syariah harus menjalankan prinsip-prinsip sebagai berikut “Sudarsono, 2002:105”:

  • Berbagai sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titip dari Allah Swt kepada manusia.
  • Islam mengakui pemilik pribadi dalam batas-batas tertentu.
  • Kekuatan penggerak utama Ekonomi Syariah adalah kerja sama.
  • Ekonomi Syariah menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh segelintir orang saja.
  • Ekonomi Syariah menjamin pemilik masyarakat dan penggunaannya direncanakan untuk kepentingan banyak orang.
  • Seorang muslim harus takut kepada Allah Swt dan hari penentuan di akhirat nanti.
  • Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas “nisab”.
  • Islam melarang riba dalam segala bentuk.

Manfaat Ekonomi Syariah

Apabila mengamalkan ekonomi syariah akan mendatangkan manfaat yang besar bagi umat muslim dengan sendirinya yaitu:

  • Mewujudkan integritas seorang muslim yang kaffah, sehingga islam-nya tidak lagi setengah-setengah. Apabila ditemukan ada umat muslim yang masih bergelut dan mengamalkan ekonomi konvesional, menunjukkan bahwa keislamannya belum kaffah.
  • Menerapkan dan mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga keuangan islam, baik berupa bank, asuransi, pegadaian maupun BMT “Baitul Maal wat Tamwil” akan mendapatkan keuntungan dunia dan akhirat. Keuntungan di dunia diperoleh melalui bagi hasil yang diperoleh, sedangkan keuntungan di akhirat adalah terbebas dari unsur riba yang diharamkan oleh Allah Swt.
  • Praktik ekonomi berdasarkan syariat islam mengandung nilai ibadah, karena telah mengamalkan syariat Allah Swt.
  • Mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga keuangan syariah, berarti mendukung kemajuan lembaga ekonomi umat Islam.
  • Mengamalkan ekonimi syariah dengan membuka tabungan, deposito atau menjadi nasabah asuransi syariah berarti mendukung upaya pemberdayaan ekonomi umat. Sebab dana yang terkumpul akan dihimpun dan disalurkan melalui sektor perdagangan riil.
  • Mengamalkan ekonomi syariah berarti ikut mendukung gerakan amar ma’ruf nahi munkar, sebab dana yang terkumpul pada lembaga keuangan syariah hanya boleh disalurkan kepada usaha-usaha dan proyek yang halal.

Demikianlah pembahasan mengenai “Ekonomi Syariah” Pengertian & ( Tujuan – Prinsip – Manfaat ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: