“Hipotesis” Pengertian & ( Fungsi – Jenis )

Posted on

“Hipotesis” Pengertian & ( Fungsi – Jenis )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Hipotesis yang dimana dalam hal ini meliputi Fungsi dan Jenis, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Hipotesis

Hipotesis “Hypo = Sebelum: thesis = pernyataan/pendapat” ialah suatu pernyataan yang pada waktu diungkapkan belum diketahui kebenarannya, tetapi memungkinkan untuk diuji dalam kenyataan empiris “Gulo, 2000:57”. Hipotesis memungkinkan kita menghubungkan teori dengan pengamatan atau pengamatan dengan teori.

Fungsi Hipotesis

Hipotesis berfungsi untuk memberikan batasan serta memperkecil ruang lingkup penelitian, untuk mempermudah pengumpulan dan pengolahan data, untuk mengetahui macam, jumlah dan hubungan variabel penelitian, untuk mengetahui variabel tak bebas yang harus dikontrol “Umi Narimawati, 2007:59”.

Menurut Ary Donald, hipotesis memiliki fungsi dalam penelitian yaitu “Gulo, 2000:57”

  • Memberi penjelasan tentang gejala-gejala serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam suatu bidang.
  • Mengemukakan pernyataan tentang hubungan dua konsep yang secara langsung dapat diuji dalam penelitian.
  • Memberi arah penelitian.
  • Memberi kerangka pada penyusunan kesimpulan penelitian.

Fungsi hipotesis menurut Prof. Dr. S. Nasution “2000” ialah:

  • Untuk menguji kebenaran teori.
  • Memberikan gagasan baru untuk mengembangkan suatub teori.
  • Memperluas pengetahuan penelitian mengenai suatu gejala yang sedang dipelajari.

Jenis-Jenis Hipotesis

Menurut Thomas dalam penelitian dikenal dua jenis hipotesis yaitu “Swarjana, 2012:39”:

  • Hipotesis Alternatif “Ha”
    Hipotesis alternatif disebut juga hipotesis kerja, Hipotesis ini menyatakan adanya perbedaan satu variable dengan variable yang lainnya atau menyatakan adanya hubungan diantara satu variabel dengan variabel yang lainnya atau bisa juga menyatakan adanya pengaruh satu variabel dengan treatment terhadap variabel yang lainnya.
  • Hipotesis Nol “H0”
    Hipotesis nol ialah hipotesis yang menyatakan tidak adanya hubungan diantara variabel penelitian atau menyatakan tidak adanya perbedaan diantara variabel penelitian atau bisa juga menyatakan pengaruh satu variabel atau treatment terhadap variabel lainnya.

Hipotesis dibagi menjadi 2 (dua) kategori “Juliandi, 2014:45-48” yaitu:

  • Hipotesis Statistik
    Hipotesis statistik ialah sebuah pernyataan matematis tentang keadaan populasi yang ditinjau/diteliti. Suatu pernyataan akan dinyatakan sebagai pernyataan matematis jika dan hanya jika pernyataan tersebut disajikan dengan memakai simbol-simbol matematika. Hipotesis statistik dibagi menjadi dua yaitu Hipotesis Nol “H0” dan hipotesis Alternatif “Ha”, Hipotesis statistik juga dapat dibedakan menjadi hipotesis dua arah dan hipotesis satu arah.
  • Hipotesis Penelitian
    Hipotesis penelitian disebut juga dengan hipotesis substansi “substantive hypotesis” ialah hipotesis yang mengandung pernyataan mengenai relasi antara dua variabel atau lebih sesuai teori. Hipotesis substansional tidak dapat diuji, agar dapat diuji harus terlebih dahulu diterjemahkan menjadi hipotesis statistik. Hipotesis penelitian tidak ditulis menggunakan simbil H0 atau Ha, akan tetapi hanya merupakan sebuah kalimat atau pernyataan tentang apa yang diduga berlaku untuk populasi yang ditinjau yang harus didukung oleh teori substansi yang relevan.

Demikianlah pembahasan mengenai “Hipotesis” Pengertian & ( Fungsi – Jenis ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: