“Imperialisme” Pengertian & ( Tujuan – Akibat )

Rate this post

“Imperialisme” Pengertian & ( Tujuan – Akibat )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Imperialisme yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, tujuan dan akibat. Nah agar lebih memahami dan dimengerti kalau bergitu simak uraian berikut ini.

"Imperialisme" Pengertian & ( Tujuan - Akibat )

Pada zaman dahulu, kebesaran seorang raja diukur menurut luas daerahnya, maka acap terjadi raja suatu negara ingin memperluas kerajaannya dengan merebut negara-negara lain. Kata Imperialisme pertama kali diperkenalkan Inggris pada akhir abad XIX oleh Disraeli, Perdana Menteri Inggris pada masa itu, yang mengembangkan politik untuk memperluas kerajaan Inggris hingga menjadi suatu empire yang meliputi seluruh dunia. Politik Disraeli ini mendapat penolakan yang kuat, golongan oposisi khawatir jika politik Disraeli akan menimbulkan krisis Internasional. Timbulnya perkataan imperialis atau imperialisme semula hanya untuk membedakan antara golongan Diseraeli yang disebut golongan Empire atau golongan Imperialisme namun kemudian mendapat isi lain hingga mengandung arti seperti yang kita kenal sekarang.

Pengertian Imperialisme

Imperialisme berasal dari kata imperium “bahasa latin” yang artinya memerintah. Imperialisme merupakan suatu sistem penjajahan yang dilakukan dengan jalan membentuk pemerintah jajahan dengan menanamkan pengaruh segala bidang kehidupan dan mengendalikan daerah yang dijajahnya.

Tujuan Imperialisme

Imperialisme berdasarkan tujuannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu:

Imperialisme Kuno

Muncul pada kurang lebih 1500 M, berlangsung pada zaman kuno sampai zaman pertengahan. Imperialisme ini lebih menekankan pada perluasan wilayah yang diolakukan suatu negara terhadap negara atau daerah lain. Imperialisme kuno mempunyai semboyan gold “memupuk kekayaan”, gospel “menyebarkan agama” dan glory “mencapai kekayaan”. Sebagai contoh, Spanyol dan Portugis yang melakukan penjelajahan samudra serta menguasai daerah baru, mengumpulkan kekayaan dan menyebarkan agama oleh para misionaris yang turut dalam pelayaran tersebut.

Imperialisme Modern

Berlangsung pada awal terjadinya Revolusi Industri (1500 M) sampai akhir perang dunia 2 (1942), tujuan imperialisme modern didasari oleh keinginan negara penjajah untuk mengembangkan perekonomiannya. Mereka membangun industri secara besar-besaran yang memerlukan bahan mentah serta daerah untuk memasarkan hasil industrinya. Hal ini menyebabkan adanya usaha untuk mencari daerah jajahan. Negara yang menjadi pelopor imperialisme modern ialah inggris (sebagai pelaksana Revolusi industri).

Imperialisme Ultramodern (Neokolonialisme)

Tujuan imperialisme ini lebih menekankan pada penguasaan mental, ideologi dan psikologi. Imperialisme ini berlangsung setelah perang dunia 2 sampai dengan sekarang.

Akibat Imperialisme

Sedangkan akibat yang ditimbulkan dari Imperialisme yaitu:

Akibat Politik

  • Terciptanya tanah-tanah jajahan.
  • Terjadi politik pemerasan.
  • Berkonbarnya perang kolonial.
  • Timbulnya politik dunia.
  • Timbulnya nasionalisme.

Akibat Ekonomis

  • Negara imperialis menjadi pusat kekayaan, sementara negara jajahan menjadi miskin.
  • Melenyapkan perniagaan bangsa jajahan.
  • Perdagangan dunia meluas.
  • Adanya lalu-lintas dunia.
  • Surplus modal dan penanaman modal di tanah jajahan.
  • Kekuatan ekonomi penduduk asli tanah jajahan lenyap.

Akibat Sosial

  • Negara imperialis hidup mewah, sedangkan yang dijajah serba kekurangan.
  • Rasa harga diri meningkat pada bangsa penjajah, sementara bangsa yang terjajah direndahkan harga dirinya.
  • Segala hak ada pada negara imperialis.
  • Munculnya gerakan Eropanisasi.

Demikianlah pembahasan mengenai “Imperialisme” Pengertian & ( Tujuan – Akibat ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: