Jenis Bakteri Autotrof Dan Bakteri Heterotrof Beserta Penjelasannya

Posted on
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Bakteri merupakan kelompok organisme yang tidak mempunyai membrane inti sel, Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil ( mikroskopik ) serta mempunyai peran sangat besar di kehidupan di bumi. Beberapa kelompok bakteri dikenal sebagai agen penyebab infeksi dan penyakit, sedangkan kelompok yang lainnya bisa memberikan manfaat di bidang pangan, pengobatan dan industri. Untuk struktur pada sel bakteri ini terbilang relatif sederhana yakni tanpa nukleus/inti sel, kerangka sel dan organel-organel lain seperti mitokondria dan kloroplas. Hal demikianlah yang menjadi dasar perbedaan antara selprokariot dengan sel eukariot yang lebih kompleks.

Bakteri Autotrof Dan Bakteri Heterotrof

Nah setelah mengetahui apa sih yang penjelasan tentang bakteri, berikut ke pembahasan atau intinya mengenau jenis-jenis atau macam-macam bakteri autotrof dan bakteri heterotrof, supaya tetap bisa hidup dan berkembanga biak, bakteri memerlukan makanan. Berdasarkan cara untuk mendapatkannya atau memperoleh makanan bakteri dibedakan menjadi dua antara lain sebagai berikut.

Bakteri Autotrof

Bakteri autotrof merupakan bakteri yang bisa membuat makanan sendiri dari senyawa anorganik. Untuk dapat membuat makanannya, bakteri ini memerlukan menyusun makanan. Bakteri autotrof berasal dari kata auto yang berarti sendiri dan trophein yang berarti makanan. Macam-macam bakteri autotrof ialah sebagai berikut.

Bakteri Fotoautotrof

Bakteri fotoautotrof ialah bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri dengan menggunakan energi berasal dari cahaya matahari atau dengan proses fotosintetis. Bakteri fotoautotrof mempunyai pigmen-pigmen fotosintetik antara lain :

  • Pigmen hijau yang disebut dengan bakterioklorofil ( bakterioviridin ).
  • Pigmen ungu ( bakteriorhodopsin )
  • Pigmen kuning ( karoten )
  • Pigmen merah yang disebut dengan bakteriopurpurin.

Contoh bakteri fotoautotrof antara lain Rhodopseudomonas dan Rhodospirillum ( berwarna kemerahan dan tidak menghasilkan belerang ). Thiocystis dan Thiospirillum ( berwarna ungu kemerahan dan menghasilkan belerang ), Chlorobium ( berwarna hijau, berfotosintetis bila ada hydrogen sulfida dan menghasilkan belerang ).

Bakteri Kemoautotrof

Bakteri kemoautotrof ialah bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri dengan menggunakan energy kimia. Energi kimia berasal dari reaksi oksida senyawa organik seperti ammonia ( NH3 ), FeCO3, nitrit ( HNO2 ), Belerang ( S ).

Contoh bakteri kemoautotrof antara lain Cladothrix dan Leptothrix acharacea ( mengoksidasi ion besi ), Thibacillus ferrooxidans, Nitrosomonas dan Nitrosococcus ( mengoksidasi amonia ), Nitrobacter ( mengoksidasi nitrit ), Hydrogenomonas ( mengoksidasi gas hydrogen ), Methanomonas ( menghasilkan gas metana ), dan Thibacillus thiooxidans ( mengoksidasi belerang ).

Bakteri Heterotrof

Bakteri Heterotrof merupakan bakteri yang mendapatkan makanan yang berupa senyawa organik dari organisme lainnya. Bakteri heterotrof berasal dari kata heteroyang berarti yang lain dan trophein yang berarti makanan.

Bakteri Saproba ( Pengurai )

Bakteri saprobe ialah bakteri yang memperoleh makanan dengan cara menguraikan organisme yang sudah mati atau bahan organik lainnya. Bakteri saprobe yaitu organisme pengurai ( dekomposer ) bangkai, tumbuhan yang sudah mati dan sampah. Bakteri saprobe ada yang sifatnya menguntungkan dan ada juga yang merugikan manusia.
Contohnya bakteri saprobe antara lain Cellvibrio dan Cellfacicula ( pengurai selulosa di dalam tanah ), Beggiatoa alba ( bakteri yang terdapat di tanah tergenang air ), Escherichia coli ( pengurai selulosa yang ada di dalam tanah ), Alcaligenes ( saprobe di dalam usus besar vertebrata dan dapat susu ), Leucothrix ( saprobe di air laut yang mengandung sisa-sisa zat organik dari ganging ).

Bakteri Parasit

Bakteri parasit merupakan bakteri yang mendapatkan makanan dari tubuh organisme lain yang ditumpanginya. Bakteri parasit umumnya bersifat patogen ( menimbulkan penyakit ) bagi tubuh inangnya. Beberapa dari bakteri patogen ialah bersifat oportunis yang artinya bakteri yang hidup di dalam tubuh inang dan dapat menyebabkan penyakit sistem pertahanan tubuh inang melemah akibat berbagai faktor.

Contohnya bakteri parasit antara lain :

  • Francisella tularensisi ( menyebbakan penyakit tularemia pada hewan dan dapat menularkan kepada manusia ).
  • Chlamydia trachomatis ( penyebab kebutaan ).
  • Dan Corynebacterium diphtheria ( menyebabkan penyakit difteri ).

Bakteri Yang Bersimbiosis Mutualisme

Bakteri yang bersimbiosis mutualisme ialah bakteri yang makanannya terdapat pada organisme lain yang juga memberikan keuntungan bagi organisme tersebut. Contoh bakteri yang bersimbiosis mutualisme ialah bakteri Rhizobium leguminosarum yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan ( Leguminosae ) dan Bakteri Escherichia coli yang hidup di usus besar manusia yang dapat dikatakan bersimbiosis mutualisme karena bakteri memperoleh makanan dari sisa pencernaan, sedangkan dari manusia memiliki keuntungan dari fungsi bakteri yang membantu menguraikan sisa-sisa makanan dan menghasilkan vitamin K.

Demikianlah pembahasan mengenai Jenis Bakteri Autotrof Dan Bakteri Heterotrof Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂