“Kalimat Denotasi” Pengertian & ( Cara Membedakan – Contoh )

Posted on
“Kalimat Denotasi” Pengertian & ( Cara Membedakan – Contoh )
5 (100%) 1 vote

“Kalimat Denotasi” Pengertian & ( Cara Membedakan – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai kalimat denotasi yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, cara membedakan dan contohnya, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Kalimat Denotasi

Kalimat denotasi merupakan kalimat yang merujuk kepada makna yang sebenarnya. Dengan kata lain, kalimat denotasi tidak menyembunyikan makna khusus atau memiliki arti lain karena kalimat denotasi menyampaikan apa yang sebenarnya tertulis di dalam kalimat tersebut. Dalam penggunaannya, kalimat denotasi sering digunakan pada teks-teks ilmiah seperti jurnal, laporan ilmiah, laporan penelitian dan lain-lain. Hal ini dikerenakan kalimat denotasi tidak memiliki keambiguitasan atau tafsir ganda yang hanya terjadi pada kalimat konotasi.

Cara Membedakan Kalimat Denotasi Dan Kalimat Konotasi

Untuk membedakan apakah suatu kalimat merupakan kalimat konotasi atau bukan adalah dengan cara melihat ke dalam konteks kalimat tersebut, apakah memiliki makna ganda atau tidak. Jika memiliki makna ganda, maka kalimat tersebut adalah kalimat konotasi.

Contoh

  • Pria itu menyeret tetangganya ke meja hijau untuk mendapatkan pangadilan.
  • Pria itu menaruh barang bawaannya di atas meja hijau yang ada di ruangan itu.

Kalimat pertama pada contoh di atas memiliki makna ganda atau ambiguitas, apakah “meja hijau” merupakan benar-benar meja berwarna hijau ataukah hal yang lain. Sedangkan pada kalimat nomor dua, tidak ditemukan keambiguitasan, meja hijau yang dimaksudkan adalah benar-benar meja yang berwarna hijau. Oleh karena itu, kalimat nomor dua merupakan kalimat denotasi.

Contoh Kalimat Detonasi

  • Andi memiliki tangan yang panjang lebih panjang dari tangan manusia rata-rata.
  • Kumbang Banteng memiliki kepala yang keras jika dibandingkan dengan kumbang lainnya.
  • Melihat pembantunya sedang mengepel lantai, dia mengangkat kakinya ke atas meja.
  • Ular, kadal dan beberapa jenis hewan reptil lainya adalah hewan berdarah dingin.
  • Belalang memiliki darah berwarna biru yang disebut hemosianin.
  • Penyakit kulit ini awalnya menyebabkan wajah terasa gatal, tetapi setelah beberapa hari wajah akan terasa tebal.
  • Beberapa jenis spesies kutu berpindah ke inang lainnya dengan cara melompat.
  • Akibat rasa marahnya yang keluar tiba-tiba dia membanting tulang yang ada di sampingnya.
  • Tulang rusuk berfungsi untuk melindungi organ-organ penting yang ada di dalam rongga dada.
  • Duduklah dengan posisi yang benar agar tulang punggung tidak menjadi rusak karena bengkok.

Demikianlah pembahasan mengenai “Kalimat Denotasi” Pengertian & ( Cara Membedakan – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...