“Kalimat Majemuk Bertingkat” Pengertian & ( Fungsi – Macam – Contoh )

Posted on
“Kalimat Majemuk Bertingkat” Pengertian & ( Fungsi – Macam – Contoh )
3.5 (70%) 2 votes

“Kalimat Majemuk Bertingkat” Pengertian & ( Fungsi – Macam – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai kalimat majemuk bertingkat yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, fungsi, macam dan contoh, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasannya selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat ialah kalimat yang memiliki 2 klausa yang kedudukannya tidak setara atau sederajat dimana salah satu klausa sebagai induk kalimat dan klausa yang lain merupakan anak kalimat. Klausa pada kalimat majemuk bertingkat tidak bisa berdiri sendiri “anak kalimat” klausa ini membutuhkan klausa lain “induk kalimat” dan apabila dipisah salah satu klausa yaitu anak kalimat akan tidak memiliki arti.

Contoh

Gempa yang sangat kuta terjadi di Aceh sehingga memporak porandakan tempat itu.

  • Induk kalimat = Gempa yang sangat kuat terjadi di Aceh “bisa berdiri sendiri”.
  • Anak kalimat = sehingga memporak porandakan tempat itu “tidak bisa berdiri sendiri”.

Kedudukan anak kalimat tidak selalu berada sesudah induk kalimat tetapi ia bisa juga berada di depan kalimat. Contoh: Aku sakit ketika teman-temanku mengajakku bermain di luar.

Kalimat majemuk bertingkat juga terkadang memiliki 3 klausa salah satunya ialah cucu kalimat. Klausa ini mempunyai kedudukan yang lebih rendah dari pada anak kalimat.

Contoh

Ayah membelikan ku sebuah buku baru yang sangat bagus waktu dia pulang.

Berdasarkan Fungsinya Anaka Kalimat Dikelompokan Ke Dalam Dua Jenis

Adapun berdasarkan fungsinya anak kalimat dikelompokan ke dalam dua jenis diantaranya yaitu:

Anak Kalimat Sebagai Inti

Anak kalimat ini menduduki fungsi sebagai Subjek atau predikat di dalam suatu kalimat.

Contoh

Yang akan membantu pekerjaannya telah pergi untuk waktu yang sangat lama.

  • Induk kalimat = Dia telah pergi untuk waktu yang sangat lama.
  • Anak kalimat = yang akan membantu pekerjaannya.

Anak Kalimat Sebagai Tambahan

Anak kalimat ini menduduki fungsi sebagai tambahan di dalam kalimat baik berupa Pelengkap maupun berupa keterangan.

  • Anak Kalimat Sebagai Pelengkap
    Contoh: Dia telah memberikan hartanya kepada yang membutuhkan.
  • Anak Kalimat Sebagai keterangan
    Contoh: Ayahku sudah bekerja di Bank itu semenjak aku masih kecil.

Kalimat Mejemuk Bertingkat Di Kelompokan Menjadi 10 Macam Jenis

Adapun kalimat majemuk bertingkat dikelompokan menjadi 10 macam jenis diantaranya yaitu:

Kalimat Majemuk Urutan Waktu

Kalimat ini dicirikan dengann konektor yang berupa “ketika, saat, waktu itu, kala itu, sebelum, sesudah dan lain-lain”.

Contoh

  • Saya sudah pandai bernyanyi sejak kecil.
  • Ayahku pulang dari Jakarta saat malam hari tiba.
  • Ibuku memintaku untuk cepat pulang sebelum hujan turun.

Kalimat Majemuk Atributif

Kalimat majemuk ini dihubungkan dengan konektor “Yang”

Contoh

  • Gadis yang berambut panjang itu ialah teman baik ku dikelas.

Kalimat Majemuk Bertingkat Penjelas

Kalimat ini dicirikan dengan kata hubung “bahwa”.

Contoh

  • Hasil ujiannya yang bagus menunjukan bahwa dia anak rajin.

Kalimat Majemuk Sebab Akibat

Kalimat ini mempunyai konektor berupa “oleh karena itu” sehingga, makanya”

Contoh

  • Ani selalu menolong orang lain oleh karena itu dia sangat disayangi.

Kalimat Manjemuk Pengandaian

Kalimat ini ditandai dengan konektor “seolah-olah, seperti, seakan-akan, dll”.

Contoh

  • Dia bertindak seolah-olah pemilik restoran itu.

Kalimat Majemuk Bertentangan Dengan Kenyataan

Kalimat ini dihubungkan dengan konjungsi berupa “padahal, kenyataan dll”.

Contoh

  • Dia sangat kurus padahal makannya banyak.

Kalimat Majemuk Hubungan Cara

Konjungsi seperti “dengan, menggunakan dll” menggabungkan 2 klausa pada kalimat majemuk.

Contoh

  • Dia belajar bahasa Indonesia dnegan sangat serius.

Kalimat Majemuk Perbandingan

Klausa-klausa pada kalimat ini digabungkan oleh konjungsi berupa “ibarat” dari pada dll”.

Contoh

  • Dia bernyanyi sangat indah ibarat penyanyi aslinya.

Kalimat Majemuk Hubungan Tujuan

Kalimat di digabungkan dengan konjungsi berupa “agar, supaya, dll”.

Contoh

Andi mengunci pintu rumahnya dengan sangat rapat agar tidak terjadi kemalingan.

Kalimat Majemuk Bersyarat

Kalimat ini memiliki klausa “seandainya, jika, dll”.

Contoh

Aku akan pergi ke bali seandainya aku kaya.

Demikianlah pembahasan mengenai “Kalimat Majemuk Bertingkat” Pengertian & ( Fungsi – Macam – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...