“Kearifan Lokal” Pengertian & ( Ciri – Contoh )

Posted on
“Kearifan Lokal” Pengertian & ( Ciri – Contoh )
5 (100%) 1 vote

“Kearifan Lokal” Pengertian & ( Ciri – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai kearifan lokal yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, ciri dan contoh, nah agar lebih memahami dan dimengerti simak ulasannya dibawah ini.

"Kearifan Lokal" Pengertian & ( Ciri - Contoh )

Pengertian Kearifan Lokal

Apa sih kearifan lokal itu..?? pasti itu pertanyaan yang pertama muncul dipikiran kalian. Kearifan lokal terdiri dari dua kata yakni kearifan “wisdom” yang artinya kebijaksanaan dan lokal “local” yang berarti daerah setempat.

Jadi secara umum pengertian dari kearifan lokal ialah gagasan-gagasan, nilai-nilai atau pandangan dari suatu tempat yang memiliki sifat bijaksana.

Dan bernilai baik yang diikuti dan dipercayai oleh masyarakat di suatu tempat tersebut dan sudah diikuti secara turun temurun.

Ciri-Ciri Kearifan Lokal

Kearifan lokal memiliki beberapa ciri-ciri yaitu:

  • Mempunyai kemampuan memgendalikan.
  • Merupakan benteng untuk bertahan dari pengaruh budaya luar.
  • Mempunyai kemampuan mengakomodasi budaya luar.
  • Mempunyai kemampuan memberi arah perkembangan budaya.
  • Mempunyai kemampuan mengintegrasi atau menyatukan budaya luar dan budaya asli.

Kearifan lokal merupakan pengetahuan eksplisit yang muncul dari periode yang panjang dan berevolusi bersama dengan masyarakat dan lingkungan di daerahnya berdasarkan apa yang sudah dialami. Jadi dapat dikatakan kearifan lokan disetiap daerah berbeda-beda tergantung lingkungan dan kebutuhan hidup.

Contoh Kearifan Lokal

Adapun contoh kearifan lokal yang diantaranya yaitu:

  • Hutan larangan adat “desa rumbio kec. kampar prov. Riau”
    Kearifan lokal ini dibuat dengan tujuan untuk agar masyarkat sekitar bersama-sama melestarikan hutan disana, dimana ada peraturan untuk tidak boleh menebang pohon dihutan tersebut dan akan dikenakan denda seperti beras 100 kg atau berupa uang sebesar Rp 6.000.000,- jika melanggar.
  • Awig-Awig (Lombok Barat dan Bali) merupakan aturan adat yang menjadi pedoman untuk bertindak dan bersikap terutama dalam hal berinteraksi dan mengolah sumber daya alam dan lingkungan didaerah Lombok Barat dan Bali.
  • Cingcowong (Sunda/Jawa Barat) merupakan upacara untuk meminta hujan tradisi Cingcowong ini dilakukan turun temurun oleh masyarakat Luragung guna untuk melestarikan budaya serta menunjukan bagaimana suatu permintaan kepada yang Maha Kuasa apabila tanpa adanya patuh terhadap perintahnya.
  • Bebie (Muara Enim-Sumatera Selatan) merupakan tradisi menanam dan memanen padi secara bersama-sama dengan tujuan agar pemanenan padi cepat selesai dan setelah panen selesai akan diadakan perayaan sebagai bentuk rasa syukur atas panen yang sukses.

Demikianlah pembahasan mengenai “Kearifan Lokal” Pengertian & ( Ciri – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...