“Kecelakaan Kerja” Pengertian & ( Jenis – Penyebab – Pencegahan )

Posted on

“Kecelakaan Kerja” Pengertian & ( Jenis – Penyebab – Pencegahan )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Kecelakaan Kerja yang dimana dalam hal ini meliputi jenis, penyebab dan pencegahan, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Kecelakaan Kerja

Kecelakaan kerja ialah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga semula yang dapat menimbulkan korban manusia dan atau harta benda “Permenaker No. 03/MEN/1998”.

Pengertian lain kecelakaan kerja adalah semua kejadian yang tidak direncanakan yang menyebabkan atau berpotensial menyebabkan cidera, kesakitan, kerusakaan atau kerugian lainnya “Standar AS/NZS 4801:2001”.

Sedangkan definisi kecelakaan kerja menurut OHSAS 18001:2007 adalah kejadian yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat menyebabkan cidera atau kesakitan “tergantung dari keparahannya” kejadian kematian atau kejadian yang dapat menyebabkan kematian.

Jenis-Jenis Kecelakaan Kerja

Menurut Bird dan Germain “1990” terdapat tiga jenis kecelakaan kerja yaitu:

  • Accident yaitu kejadian yang tidak diinginkan yang menimbulkan kerugian baik bagi manusia maupun terhadap harta benda.
  • Incident yaitu kejadian yang tidak diinginkan yang belum menimbulkan kerugian.
  • Near miss yaitu kejadian hampir celaka dengan kata lain kejadian ini hampir menimbulkan kejadian incident ataupun accident.

Berdasarkan tingkatan akibat yang ditimbulkan, kecelakaan kerja dibagi menjadi tiga jenis yaitu “Suma’mur, 1981”:

  • Kecelakaan Kerja Ringan
    Yaitu kecalakan kerja yang perlu pengobatan pada hari itu dan bisa melakukan pekerjaannya kembali atau istirahat<2 hari. Contoh terpeleset, tergores, terkena pecahan beling, terjatuh dan terkilir.
  • Kecelakaan Kerja Sedang
    Yaitu kecelakaan kerja yang memerlukan pengobatan dan perlu istirahat selama >2 hari. Contoh: terjepit, luka sampai robek, luka bakar.
  • Kecelakaan Kerja Berat
    Yaitu kecelakaan kerja yang mengalami amputasi dan kegagalan fungsi tubuh. Contoh: patah tulang.

Penyebab Kecelakaan Kerja

Sedangkan menurut Ridley “2008”, penyebab terjadinya kecelakaan kerja adalah sebagai berikut:

Situasi Kerja

  • Pengendalian manajemen yang kurang.
  • Standar kerja yang minim.
  • Tidak memenuhi standar.
  • Perlengakap yang gagal atau tempat kerja yang tidak mencukupi.

Kesalahan Orang

  • Keterampilan dan pengetahuan yang minim.
  • Masalah fisik atau mental.
  • Motivasi yang minim atau salah penempatan.
  • Perhatian yang kurang.

Tindakan Tidak Aman

  • Tidak mengikuti metode kerja yang telah disetujui.
  • Mengambil jalan pintas.
  • Menyingkirkan atau tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja.

Kecelakaan

  • Kejadian yang tidak terduga.
  • Akibat kontak dengan mesin atau listrik yang berbahaya.
  • Terjatuh.
  • Terhantam mesin atau material yang jatuh dan sebagainya.

Pencegahan Kecelakaan Kerja

Kecelakaan kerja dapat dicegah dengan memperhatikan beberapa faktor, antara lain sebagai berikut “Suma”mur, 2009”:

Faktor Lingkungan

Lingkungan kerja yang memenuhi persyaratan pencegahan kecelakaan kerja yaitu:

  • Memenuhi syarat aman, meliputi higiene umum, sanitasi, ventilasi udara, pencahayaan dan penerangan ditempat kerja dan pengaturan suhu udara dari ruang kerja.
  • Memenuhi syarat keselamatan, meliputi kondisi gedung dan tempat kerja yang dapat menjamin keselamatan.
  • Memenuhi penyelenggaraan ketata rumah tanggaan meliputi pengaturan penyimpanan barang, penempatan dan pemasangan mesin, penggunaan tempat dan ruangan.

Faktor Mesin Dan Peralatan Kerja

Mesin dan peralatan kerja harus didasarkan pada perencanaan yang baik dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Perencanaan yang baik terlihat dari baiknya pagar atau tutup pengaman pada bagian-bagian mesin atau perkakas yang bergerak antara lain bagian yang berputar.

Bila pagar atau tutup pengaman telah terpasang, harus diketahui dengan pasti efektif tidaknya pagar atau tutup pengaman tersebut yang dilihat dari bentuk dan ukurannya yang sesuai terhadap mesin atau alat serta perkakas yang terhadapnya keselamatan pekerja dilindungi.

Faktor Perlengkapan Kerja

Alat pelindung diri merupakan perlengkapan kerja yang harus terpenuhi bagi pekerja. Alat pelindung diri berupa pakaian kerja, kacamata, sarung tangan, yang kesemuanya harus cocok ukurannya sehingga menimbulkan kenyamanan dalam penggunaannya.

Faktor Manusia

Pencegahan kecelakaan terhadap faktor manusia meliputi peraturan kerja, mempertimbangkan batas kemampuan dan ketrampilan pekerja, meniadakan hal-hal yang mengurangi konsentrasi kerja, menegakkan disiplin kerja, menghindari perbuatan yang mendatangkan kecelakaan serta menghilangkan adanya ketidakcocokan fisik dan mental.

Demikianlah pembahasan mengenai “Kecelakaan Kerja” Pengertian & ( Jenis – Penyebab – Pencegahan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,,terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: