Kenapa Air Hujan Dapat Menyebabkan Perkaratan Pada Logam???

Kenapa Air Hujan Dapat Menyebabkan Perkaratan Pada Logam???

Posted on

Mengetahui Kenapa Air Hujan Dapat Menyebabkan Perkaratan Pada Logam???

DosenPendidikan.Com – Karat dalam hal ini merupakan hasil dari korosi, yakni oksidasi suatu logam. Besi yang mengalami korosi maka akan membentuk karat dengan rumus Fe2o3.xH2O, korosi atau proses pengaratn merupakan proses elektro kimia. Yang pada proses pengaratan, besi “Fe” bertindak sebagai pereduksi dan oksigen “O2” yang terlarut dalam air yang bertindak sebagai pengoksidasi.

Kenapa Air Hujan Dapat Menyebabkan Perkaratan Pada Logam???

Karat yang terbentuk pada logam akan dapat mempercepat proses pengaratan berikutnya. Oleh sebab itu, karat disebut juga dengan autokatalis. Mekanisme terjadinya korosi ialah logam besi yang letaknya jauh dari permukaan kontak dengan udara akan dioksidasi oleh ion Fe2+.

Ion ini akan larut dalam tetesan air. Yang tempat dimana terjadinya reaksi oksidasi di salah satu ujung tetesan air ini disebut anode. Elektron yang terbentuk bergerak dari anode ke katode yang melalui logam.

Elektron ini selanjutnya mereduksi oksigen dari udara dan menghasilkan air, ujung tetesan air tempat terjadinya reaksi reduksi ini disebut dengan katode. Sebagian oksigen dari udara larut dalam tetesan air dan mengoksidasi Fe2+ menjadi Fe3+ yang membentuk larat besi (Fe2o3.H2o).

Air Hujan Dapat Menyebabkan Perkaratan Pada Logam

Sebagaimana dituliskan diatas apabila karat merupakan hasil korosi, dimana faktor utama yang mempercepat terjadinya korosi ialah oksigen dan air. Untuk perlu dikatahui bahwa air hujan yang jatuh dari atmosfer mengandung banyak unsur oksigen, yang dalam artian air yang jatuh dan mengenai laogam akan langsung menimbulkan terjadinya reaksi korosi.

Reaksi ini tanpa melalui proses oksidasi oleh oksigen yang kemudian menghasilkan tetesan air. Namun air yang jatuh sudah mengandung oksigen yang bersifat korosif, itulah sebabnya mengapa air hujan dapat menyebabkan perkaratan pada logam.

Namun air hujan yang ditampung selama beberapa waktu bisa menghilangkan kemampuannya dalam mempercepat terjadinya korosi, karena oksigen yang terkandung di dalamnya akan semakin menghilang dan pada akhirnya akan menjadi air biasa.

Cara Mencegah Terjadinya Perkaratan

Ada beberapa cara dalam mencegah terjadinya perkaratan yang diantaranya yaitu:

Modifikasi Lingkungan

Oksigen (O2) dan kelembaban udara merupakan faktor penting dalam proses perkaratan. Untuk itu, mengurangi kadar oksigen atau menurunkan kelembaban udara dapat memperlambat proses perkaratan. Contoh: kelembaban di dalam gudang dapat dikurangi dengan mendinginkan gudang dengan menggunakan pengondisi udara “air conditioner/AC”.

Modifikasi Besi

Pada ketika besi membentuk logam campuran “aloi” dengan unsur-unsur tertentu besi akan lebih tahan terhadap perkaratan. Baja mengandung 11%-12% kromium dan sedikit mengandung karbon, yang disebut stainless steel, baja ini tahan karat dan sering digunakan dalam industri, untuk bahan kimia dan dirumah tangga.

Proteksi Katodik

Apabila logam besi dihubungkan dengan seng, besi tersebut akan sukar mengalami korosi. Hal ini disebabkan seng lebih mudah teroksidasi dibandingkan dengan besi. Potensi reduksi seng ialah E0Zn2+Zn = – 0.76V, yang lebih negatif dari pada potensi reduksi besi, yaitu sebesar E0Fe2+|Fe = -0.44 V.

Seng akan beraksi dengan oksigen dan air dalam lingkungan yang mengandung karbon dioksida, seng karbonat yang terbentuk berfungsi melindungi seng itu sendiri dari korosi. Untuk cara perlindungan logam seperti ini disebut dengan cara proteksi katodik “katode pelindung”, selain seng “Zn”, logam magnesium “Mg” yang termasuk alkali tanah, banyak digunakan untuk keperluan ini.

Pelapisan

Apabila logam besi dilapisi tembaga atau timah, besi akan terlindung dari korosi. Sebab logam Cu (E0Cu2+|Cu = +0.34 V) dan Sn (E0Sn2+|Sn = – 0.14 V), memiliki potensi reduksi yang lebih positif dari pada besi (E0Fe2+|Fe = -0,44 V). Namun, bila lapisan ini bocor, sehingga lapisan tembaga atau timah terbuka, besi akan mengalami korosi yang lebih cepat.

Selain dengan tembaga dan timah, besi juga dapat dilapisi dengan logam lain yang sulit teroksidasi. Logam yang dapat digunakan ialah yang memiliki potensial reduksi lebih positif dibandingkan besi, seperti perak, emas, nikel, timah, tembaga dan platina. Selain senyawa logam, pelapisan dapat pula menggunakan senyawa nonlogam. Proses pelapisan logam besi ini dapat dengan cara membersihkan besi terlebih dahulu, kemudian melapis dengan suatu zat yang sukar ditembus oleh oksigen, misalnya cat, gelas, plastik atau vaseline.

Perlu diperhatikan, seluruh permukaan besi harus terlapis sempurna untuk menghindarkan kontak dengan oksigen. Proses pelapisan yang tidak sempurna dapat lebih berbahaya dibandingkan besi tanpa pelapis. Pengaaratan dapat terjadi pada bagian yang tertutup sehingga tidak terdeteksi.

Demikianlah pembahasan mengenai Kenapa Air Hujan Dapat Menyebabkan Perkaratan Pada Logam??? semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: