Kronologis Proklamasi Kemerdekaan Beserta Penjelasannya

Posted on
Kronologis Proklamasi Kemerdekaan Beserta Penjelasannya
2 (40%) 1 vote

DosenPendidikan.Com – Kronologis proklamasi kemerdekaan Indonesia diawali dengan perumusan teks proklamasi, pembacaan teks proklamasi dan penyebarluasan proklamasi kemerdekaan diseluruh nusantara yang melalui kantor berita antara.

Pembacaan Teks Proklamasi

Perumusan Teks Proklamasi Kemerdekaan Dirumah Laksamana Muda Tadashi Maeda

Rombongan Sukarno-Hatta tiba di Jakarta pada tanggal 16 Agustus 1945 pada pukul 23.00 WIB. Setelah itu Hatta meminta Ahmad Subarjo untuk menelpon Hotel Des Indes untuk tempat diadakan rapat tetapi ditolah karena sudah pukul 24.00 WIB. Berdasarkan izin dari Jepang kegiatan bisa dilaksanakan seblum pukul 22.00 WIB. Melalui Ahmad Subarjo, Tadashi Maeda menawarkan rumahnya di Miyokodori ( sekarang Jl. Imam Bonjol No. 1 Jakarta ) sebagai tempat yang aman untuk dapat menyusun naskah Proklamasi Kemerdekaan.

Teks Proklamasi

Dalam pertemua tersebut dihadiri oleh Sukarno, Hatta, Ahmad Subarjo, para anggota PPKI dan para tokoh pemuda ( Sukarmi, Sayuti Melik, BM Diah dan Mbah Diro ) dan mereka yang merumuskan Teks Proklamasi berada di ruang makan ialah :

  • Sukarno yang memegang pena dan kertas klad yang kemudian menulis naskahnya.
  • Mohammad Hatta dan Ahmad Subarjo yang mengemukakan ide-idenya secara lisan. Ahmad Subarjo menyampaikan kalimat pertama yang berbunyi “ kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia ”. Moh. Hatta menyampaikan kalimat yang kedua yang berbunyi “ hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya ”.
  • Kemudian dibacakan di ruang depan dan Sukarmi mengusulkan supaya yang menandatangani naskah tersebut ialah Sukarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia. Usulan tersebut disetujui oleh seluruh yang hadir.
  • Konsep naskah proklamasi kemerdekaan diserahkan kepada Sayuti Melik untuk diketik. Sayuti Melik mengadakan sedikit perubahan.
    – Tulisan ( tempoh ) diganti menjadi ( tempo ).
    – Tulisan ( wakil-wakil bangsa Indonesia ) diganti menjadi ( atas nama bangsa Indonesia ).
    – Tulisan ( Djakarta, 17-08-45 ) diganti menjadi ( Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 45 ).
  • Setelah selesai diketik kemudian naskah teks proklamasi itu ditandatangani oleh Sukarno-Hatta.
  • Perumusan teks Proklamasi sampai dengan penandatanganan selesai pada pukul 04.00 WIB pada tanggal 17 Agustus 1945 dan diputuskan pula pembacaan pada pukul 10.00 WIB.

Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan

Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan menurut rencana Sukarno dilaksanakan di Lapangan Ikada tetapi dialihkan di tempat kediaman Sukarno Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, Pengalihan tempat ini disebabkan di Lapangan Ikada sudah berkumpul pasukan Jepang yang bersenjata lengkap.

Upacara proklamasi dihadiri oleh sejumlah tokoh bangsa Indonesia dengan pengawalan para pemuda. Upacara dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan tata urutan sebagai berikut.

  • Pemberian sambutan oleh dua anggota panitia.
  • Pemberian sambutan oleh Mohammad Hatta.
  • Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan oleh Sukarno.
  • Pengibaran bendera Merah Putih oleh Latief Hendraningrat dan Suhud yang secara spontan hadirin menyanyikan lagu “ Indonesia Raya ”.

Upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia hanya berlangsung 1 jam. Walaupun singkat dan sederhana peristiwa tersebut menandai terbentuknya bangsa dan Negara Indonesia yang merdeka.

Seputar pengumuman proklamasi kemerdekaan Indonesia, tiang bendera terbuat dari bambu yang diberi tali dan ditanam di teras rumah Sukarno. Bendera tersebut dijahit oleh Fatmawati Sukarno dengan bentuk dan ukuran yang tidak standar. Mikrofon dan pengeras suara dipinjam dari suatu toko elektronik.

Penyebarluasan Berita Kemerdekaan Indonesia

Teks Proklamasi yang telah diumumkan pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Sukarno, beberapa saat kemudian berhasil diselundupkan ke Kantor Pusat Pemberitaan Pemerintah Jepang yang bernama Domei ( Kantor Berita Antara, sekarang ) oleh Adam Malik, Rinto Alwi, Asa Bafaqih dan P. Lubis.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 sekitar pukul 18.30 WIB wartawan Kantor Berita Domei Syahruddin berhasil masuk ke gedung siaran Radio Hoso Kanzi ( RRI sekarang ) untuk menyerahkan kepada markonis ( petugas telekomunikasi ) F. Wuz untuk menyiarkan berita proklamasi secara berulang-ulang.

Penyebaran Berita Proklamasi

Penyebaran berita proklamasi juga dilakukan melalui media surat kabar, seperti Harian Suara Asia di Surabaya ( Koran pertama yang menyiarkan proklamasi ) dan Harian Cahaya Bandung . para pemuda yang berjuang lewat surat kabar antara lain : BM Diah, Sukarjo Wiryopranoto, Iwa Kusumasumatri, Ki Hajar Dewantara, Otto Iskandar Dinata, G.S.S.J Ratulangi, Adam Malik, Sayuti Melik, Sutan Syahrir, Madikin Wonohito, Sumanang S.H, Manai Sophian, Ali Hasyim dan sebagainya.

Dalam penyebaran berita proklamasi juga menggunakan pengerahan massa, penyampaian dari mulut ke mulut, penyebaran pamphlet dan corat-coret ditembok atau tempat lain.

Demikianlah pembahasan mengenai Kronologis Proklamasi Kemerdekaan Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂