“Majas Antonomasia” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )

Posted on

“Majas Antonomasia” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )

DosenPendidikan.Com – Pada saat kecil kalian tentu pernah mengejek teman sebaya kalian dengan sebutan tertentu berdasarkan sifatnya. Sebutan-sebutan tersebut misalnya, Si Pesek, Si Hitam, Si Jenius dan lain sebagainya.

"Majas Antonomasia" Pengertian Serta ( Contoh Kalimat )
Nah tahukah kalian jika sebutan yang kalian berikan pada teman-teman kecil kalian itu ternyata ialah wujud dari penggunaan salah satu majas perumpamaan yakni majas antonomasia, Apa itu pengertian majas antonomasia..?? bagaimana contoh kalimat antonomasia yang sesungguhnya,,?? berikut simak pemabahasa selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Majasa Antonomasia

Secara bahasa kata antonomasia berasal dari bahasa Yunani antonomazein yang berarti “nama yang berbeda” adapun dirunut dari istilanya, pengertian majas antonomasia dapat diartikan sebagai suatu majas perbandingan yang digunakan dengan menyebut suatu objek bukan dengan nama aslinya melainkan menggunakan salah satu sifat dari objek tersebut.

Majas antonomasia ialah majas yang kerap digunakan dalam obrolan sehari-hari, utamanya majas ini difungsikan untuk meningkatkan citarasa dari suatu kalimat atau paragraf sehingga terdapat variasi di dalamnya. Majas antonomasia penting digunakan untuk menghindari kesan mononton pada kalimat yang disampaikan.

Contoh Majas Antonomasia

Untuk memudahkan pemahaman kalian mengenai majas antonomasia, silakan simak contoh kalimat berikut ini.

“Komeng menjadi bintang iklan Si Gesit Irit”

Untuk hal ini pada contoh kalimat diatas kata “Si Gesit Irit” yang dicetak tebal menggantikan kedudukan motor merk Yamaha. Kata Si Gesit Irit dipilih karena dianggap sesuai dengan sifat yang dimiliki oleh sepeda motor Yamaha yang memang gesit dalam bergerak dan irit dalam penggunaan bahan bakar. Selain pada kalimat diatas contoh majas antonomasia juga dapat kita temukan pada kalimat-kalimat berikut ini.

  • Aku malasa bertemu dengan si cerewet itu, ia selalu saja membuat telingaku panas.
  • Si pintar itu kini berhasil mendapatkan besiswa dari delapan universitas negeri ternama di Indonesia.
  • Kenapa lagi dengan si pembuat onar itu..? selalu saja membuat masalah di mana saja.
  • Apa kau sadar bahwa kau dijuluki sebagai si dungu? bahkan kerbau saja malu disamakan dengan dirimu.
  • Kenapa si manis dan cantik itu tak masuk sekolah hari ini?
  • Kemana perginya si pemalas itu? selalu saja menemukan tempat yang bagus untuk membolos sekolah.
  • Sungguh aku rindu dengan si mata indah itu, kapan kau bisa mempertemukanku dengannnya lagi?
  • Mengapa si gemuk temanmu itu tidak juga mau memperbaiki pola makannya? bukankah ia ingin memiliki tubuh yang ideal?
  • Aku ingin bertanya banyak hal tentang keluarga besarku pada si jangkung itu, ternyata ia ialah salah seorang kerabat jaugku.
  • Kemana perginya si rambut ikal itu? Berani-beraninya ia mencuri buku gambar milikku.
  • Kenapa si rambut keriting penjual kue basa itu belum juga muncul? padahal aku ingin memborong semua kue dagangannya.
  • Sungguh aku tak tahan menahan tawa ketika mendengar celotehan si pembual itu.
  • Bagaimana kau bisa berteman dengan si gimbal yang urakan itu? apa kau ingin mendapat pengaruh buruk darinya?

Demikianlah pembahasan mengenai “Majas Antonomasia” Pengertian Serta ( Contoh Kalimat ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: