“Majas Personifikasi” Pengertian & ( Ciri – Fungsi – Contoh )

Posted on
“Majas Personifikasi” Pengertian & ( Ciri – Fungsi – Contoh )
5 (100%) 1 vote

“Majas Personifikasi” Pengertian & ( Ciri – Fungsi – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai majas personifikasi yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, ciri, fungsi dan contoh, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasannya dibawah ini.

Majas atau gaya bahasa merupakan pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra semakin hidup, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis. Majas digunakan dalam penulisan karya sastra, termasuk di dalamnya puisi dan prosa. Umumnya puisi dapat mempergunakan lebih banyak majas dibandingkan dang prosa.

Pengertian Majas Personifikasi

Majas personifikasi ialah majas personifikasi ialah majas yang melekatkan sifat-sifat insani “manusiawi” pada suatu benda mati sehingga seolah-olah memiliki sifat seperti benda hidup.

Ciri Majas Personifikasi

Ciri majas ini ialah terdapatnya pilihan kata yang mengenakan sifat manusia pada benda mati tersebut. Majas personifikasi memiliki gaya bahasa perbandingan yaitu membandingkan benda mati atau tidak dapat bergerak sehingga sepertinya tampak bernyawa dan dapat berperilaku seperti manusia. Oleh sebab itu majas ini dikategorikan juga sebagai majas perbandingan.

Fungsi Majas Personifikasi

Majs personifikasi berfungsi untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai situasi yang dilukiskan dan memberikan bayangan angan “citraan” yang konkret. Penggunaan majas personifikasi banyak ditemukan dalam banyak jenis karya sastra, misalnya cerpen, puisi, lagu dan lain-lain.

Contoh Majas Personifikasi

Untuk melengkapi pemahaman kita tentang maja personifikasi, perhatikan contoh kalimat berikut ini.

  • Padi menunduk mengucapkan selamat pagi
    Pada contoh ini, padi diperlukan seperti manusia karena bisa menunduk dan menyapa.
  • Di peluk dingin kemarau yang bermulut sepi
    Kalimat di atas juga merupakan majas personifikasi karena dingin kemarau diibaratkan seperti manusia yang dapat memeluk.
  • Dia malam itu, Bulan mengintip dibalik awan Dan ranting-ranting ikut menari mengikuti alunan gendang.
    Kata mengintip dan menari-nari adalah sesuatu yang dilakukan oleh manusia, jadi dua kalimat diatas juga termasuk majas personifikasi.

Demikianlah pembahasan mengenai “Majas Personifikasi” Pengertian & ( Ciri – Fungsi – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...