“Mikrofilamen Sel” Pengertian & ( Fungsi – Ciri )

Posted on
“Mikrofilamen Sel” Pengertian & ( Fungsi – Ciri )
5 (100%) 1 vote

“Mikrofilamen Sel” Pengertian & ( Fungsi – Ciri )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Mikrofilamen yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, fungsi dan ciri, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Mikrofilamen

Mikrofilamen atau filamen aktin ialah bagian dari kerangka sel “sitoskeleton” yang berupa batang padat padat berdiameter sekitar 7 nm dan tersusun atas protein aktin yaitu suatu protein globular. Mikrofilamen ada pada sel eukariot. Berlawanan dengan peran penahan-tekanan “gaya tekan” mikrotubula, peran struktural mikrofilamen dalam sitoskeleton ialah untuk menahan tegangan “gaya tarik”.

Dengan bergabung dengan protein lain, mikrofilamen sering membentuk jalinan tiga dimensi persis di dalam membran plasma yang membantu mendukung bentuk sel. Jalinan ini membentuk korteks “lapisan sitoplasma luar” sel tersebut mempunyai kekentalan semi padat seperti gel yang berlawanan dengan keadaan sitoplasma dalamnya yang lebih cair.

Fungsi Mikrofilamen

Adapun Mikrofilamen mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:

  • Menahan tegangan “gaya tarik”.
  • Mempertahankan bentuk sel.
  • Berperan dalam perubahan bentuk sel kontraksi otot.
  • Mikrofilamen biasanya membentuk jaringan sub membran plasma untuk mendukung bentuk sel.
  • Kontraksi otot “filamen aktin bergantian dengan serat yang lebih tebal dari myosin, membentuk protein motor, dalam jaringan otot”.
  • Siklosis “pergerakan komponen sitoplasma di dalam sel”.
  • Pergerakan “amuboid” dan fagositosis”.
  • Bertanggung jawab untuk pemutusan galur pada sitokinesis He.

Ciri-Ciri Mikrofilamen

Dalam sel mikrofilamen biasanya ditemukan berkumpul di sekitar pinggiran, tepat di bawah permukaan luar. Disini merka dapat mengatur bentuk sel, menanggapi perubahan dilingkungan sekitarnya. Filamen tipis berperan dalam membentuk proyeksi kecil dari permukaan sel, yang dikenal sebagai mikrovili.

Mereka juga dapat membentuk tonjolan yang lebih besar, memungkinkan sel untuk bergerak dengan cara seperti amoeba melintasi permukaan. Mikrofilamen juga terlibat dalam perluasan permukaan beberapa sel kekebalan untuk menelan zat yang tidak diinginkan.

Di dalam otot filamen aktin bergabung dengan filamen miosin sedemikian rupa sehingga memberikan otot kekuatan dan kemampuan untuk kontraksi mereka. Filamen miosin dibundel bersama untuk membentuk apa yang disebut filamen tebal, dengan diameter sekitar 15 nanometer.

Tumpukan filamen tebal dan tumpukan filamen tipis diatur secara bergantian sepanjang serta otot, dengan tujuan mereka sedikit tumpang tindih satu sama lain. Selama kontraksi otot, hubungan antara filamen tipis dan tebal yang dibuat dan putus-putus, menyebabkan filamen untuk meluncur melewati satu sama lain dalam gerakan seperti roda gigi.

Demikianlah pembahasan mengenai “Mikrofilamen Sel” Pengertian & ( Fungsi – Ciri ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...