“Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )” Pengertian – Tujuan – Unsur & ( Kelebihan – Kekurangan )

Posted on

“Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )” Pengertian – Tujuan – Unsur & ( Kelebihan – Kekurangan )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition ) yang dimana dalam hal ini meliputi Tujuan, Unsur dan kelebihan maupun kekurangan, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )

Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition disingkat CIRC adalah salah satu model pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis, dimana peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk meningkatkan kemampuan pemahaman dalam membaca, menulis, memahami kosakata dan seni berbahasa.

Tujuan Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )

Belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC merupakan belajar mandiri tanpa harus selalu mengandalkan peran guru, karena mereka telah dibagi dalam kelompok-kelompok yang memiliki kemampuan yang sama “siswa dipilih berdasarkan nilai”. Dalam pemebelajaran model ini guru hanya bertugas untuk memberikan bantuan pada kelompok bila kelompok tersebut belum dapat menyelesaikan tugasnya.

Tujuan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC adalah sebagai berikut “Slavin, 2010:202-204”:

  • Membaca Lisan
    Meningkatkan kesempatan siswa untuk membaca dengan keras dan menerima umpan balik dari kegiatan membaca dengan membuat para siswa membaca untuk teman satu timnya dan dengan melatih mereka mengenai bagaimana saling merespon kegiatan membaca siswa.
  • Kemampuan Memahami Bacaan
    Penggunaan tim-tim kooperatif untuk membantu siswa mempelajari kemampuan memahami bacaan yang dapat diaplikasikan secara luas.
  • Menulis Dan Seni Berbahasa
    Pengembangan CIRC terhadap pelajaran menulis dan seni berbahasa adalah untuk merancang, mengimplementasikan dan mengevaluasi pendekatan proses menulis pada pelajaran menulis dan seni berbahasa yang akan banyak memanfaatkan kehadiran teman satu kelas.

Unsur-Unsur Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )

Unsur-unsur pada model pembelajaran CIRC antara lain dijelaskan sebagai berikut “Slavin, 2008:204-212”:

  • Kelompok Membaca
    Pembentukan kelompok membaca dalam pembelajaran CIRC yaitu siswa dibagi ke dalam kelompok yang terdiri dari dua atau tiga orang berdasarkan tingkat kemampuan membaca siswa. Siswa yang kemampuannya heterogen kemudian dibentuk menjadi kelompok.
  • Tim
    Para siswa dibagi ke dalam pasangan dalam kelompok membaca, pasangan-pasangan dalam kelompok tersebut dibagi ke dalam tim yang terdiri dari pasangan-pasangan dari dua kelompok membaca.
  • Kegiatan-Kegiatan Yang Berhubungan Dengan Cerita
    Para siswa menggunakan bahan bacaan, cerita diperkenalkan dan didiskusikan dalam kelompok membaca yang diarahkan guru. Diskusi mengenai cerita disusun untuk menekankan kemampuan-kemampuan tertentu seperti membuat dan mendukung prediksi dan mengidentifikasikan masalah dalam bentuk narasi.
  • Pemeriksaan Oleh Pasangan
    Siswa yang telah menyelesaikan semua kegiatan ini, pasangan mereka memberikan formulir tugas siswa yang mengidentifikasikan bahwa mereka telah menyelesaikan atau memenuhi kriteria terhadap tugas tersebut.
  • Tes
    Pada akhir pembelajaran siswa diberikan tes pemahaman terhadap cerita, dimintai untuk menuliskan kalimat-kalimat bermakna untuk tiap kosa kata dan diminta untuk membacakan daftar kata-kata dengan keras kepada guru, pada tes ini siswa tidak diperbolehkan saling membantu.
  • Pengajaran Langsung Dalam Memahami Bacaan
    Pertemuan pembelajaran setiap minggunya para siswa menerima pengajaran langsung dalam kemampuan khusus memahami bacaan. Pengajaran tersebut seperti mengidentifikasikan gagasan utama, mamahami hubungan sederhana dan membuat kesimpulan.
  • Seni Berbahasa Dan Menulis Terintegrasi
    Selama periode seni berbahasa, guru menggunakan kurikulum seni berbahasa dan menulis yang dikembangkan khusus untuk CIRC.

Kelebihan Dan Kukarangan Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )

Adapun Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition ) sebagai berikut:

Kelebihan Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )

  • CIRC “Cooperative Integrated Reading and Composition” sangat tepat untuk meningkatkan ketrampilan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita.
  • Dominasi guru dalam proses pembelajaran berkurang.
  • Pelaksanaan program sederhana sehingga mudah diterapkan.
  • Peserta didik termotivasi pada hasil secara teliti, karena belajar dalam kelompok.
  • Para peserta didik dapat memahami makna soal dan saling mengecek pekerjaannya.
  • Meningkatkan hasil belajar khususnya dalam menyelesaikan soal cerita.
  • Peserta didik yang lemah dapat terbantu dalam menyelesaikan masalahnya.

Kekurangan Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )

  • Metode ini kurang tepat jika diterapkan pada peserta didik yang kurang bisa membaca akan kesulitan.
  • Jika diterapkan terlalu sering peserta didik akan merasa bosan.
  • Peserta didik merasa jenuh dan lelah jika diminta untuk membaca terlalu banyak.

Demikianlah pembahasan mengenai “Model Pembelajaran CIRC ( Cooperative Integrated Reading And Composition )” Pengertian – Tujuan – Unsur & ( Kelebihan – Kekurangan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,,terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: