“Organizational Citizenship Behavior ( OCB )” Pengertian & ( Dimensi – Motif – Manfaat )

Posted on

“Organizational Citizenship Behavior ( OCB )” Pengertian & ( Dimensi – Motif – Manfaat )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Organizational Citizenship Behavior “OCB” yang dimana dalam hal ini meliputi Dimensi, motif dan Manfaat, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Organizational Citizenship Behavior ( OCB )

Organizational Citizenship Behavior disingkat OCB ialah perilaku karyawan atau anggota organisasi yang bersifat sukarela diluar job dekripsi dan tidak diatur dalam peraturan perusahaan, namun sangat menguntungkan perusahaan karena dapat meningkatkan afektivitas dan efisiensi organisasi dan tidak terkait dengan sistem penghargaan formal.

Dimensi Organizational Citizenship Behavior ( OCB )

Menurut Podsakoffet.al. (2000), terdapat tujuh dimensi Organizational Citizenship Behavior ( OCB ) yaitu:

  • Sportmanship, merupakan kemauan atau keinginan untuk bertoleransi terhadap ketidaknyamanan yang muncul penentuan kerja tanpa komplain.
  • Civic Virtue, merupakan komitmen karyawan terhadap perusahaan secara keseluruhan seperti menghadiri rapat, menyampaikan pendapat, atau berpartisipasi aktif dalam kegiatan perusahaan.
  • Helping Behavior, merupakan perilaku sukarela karyawan untuk menolong rekan kerja atau mencegah terjadinya permasalahan terkait dengan pekerjaan.
  • Organizational Loyalty, merupakan bentuk perilaku kesetiaan karyawan terhadap perusahaan seperti menampilkan image positif mengenai perusahaan membela perusahaan dari ancaman eksternal dan mendukung serta membela tujuan organisasi.
  • Organizational Compliance, merupakan perilaku individu yang mematuhi segala peraturan, prosedur dan regulasi organisasi meskipun tidak ada pihak yang mengawasi.
  • Individual Initiative, merupakan bentuk dorongan dari dalam diri individu untuk melaksanakan tugas secara lebih baik atau melampui standar yang telah ditetapkan.
  • Self Development, merupakan perilaku individu secara sukarela untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan sendiri seperti mengikuti kursus, pelatihan, seminar atau mengikuti perkembangan terbaru dari bidang yang dikuasai.

Motif Organizational Citizenship Behavior ( OCB )

Menurut McClelland “Hardaningtyas, 2005:14”, Organizational Citizenship Behavior ( OCB ) seperti perilaku organisasi lain memiliki tiga motif yaitu:

Motif Berprestasi

Motif mendorong orang untuk menunjukkan suatu standart istimewa “excellence”, mencari prestasi dari tugas, kesempatan atau kompetisi. Perilaku seperti menolong orang lain, membicarakan perubahan dapat mempengaruhi orang lain, berusaha untuk tidak mengeluh dan berpartisipasi dalam rapat unit dan hal-hal kecil yang membentuk OCB benar-benar dianggap sebagai kunci untuk kesuksesan.

Motif Afiliasi

Motif ini mendorong orang untuk mewujudkan, memelihara dan memperbaiki hubungan dengan orang lain. Afliasi merupakan perilaku extra-role yang melibatkan OCB dan perilaku prososial untuk membentuk dan memelihara hubungan dengan orang lain atau organisasi. Msyarakat yang berorientasi pada afiliasi menunjukkan OCB karena mereka menempatkan nilai orang lain dan hubungan kerja sama.

Motif Kekuasaan

Motif ini mendorong orang untuk mencari status dan situasi dimana mereka dapat mengontrol pekerjaan atau tindakan orang lain. Individu yang berorientasi pada kekuasaan menganggap OCB merupakan alat yang mendapatkan kekuasaan dan status dengan figur otoritas dalam organisasi. Individu yang berorientasi pada kekuasaan mengkalkulasi kesempatan perilaku mereka, kemudian berjuang untuk organisasi selama organisasi tersebut membantu mereka mencapai agenda pribadi mereka.

Manfaat Organizational Citizenship Behavior ( OCB )

Menurut Organ et.al “2006”, manfaat Organizational Citizenship Behavior ( OCB ) bagi sebuah organisasi ialah sebagai berikut:

  • Meningkatkan produktivitas manager dan rekan kerja.
  • Menghemat sumber daya yang dimiliki manajemen dan organisasi secara keseluruhan.
  • Menjadi sarana yang efektif untuk mengkoordinasi kegiatan tim kerja secara efektif.
  • Meningkatkan kemampuan organisasi untuk merekrut dan mempertahankan karyawan dengan kualitas performa yang baik.
  • Mempertahankan stabilitas kinerja organisasi.
  • Membantu kemampuan organisasi untuk bertahan dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
  • Meningkatkan kemampuan untuk beradaptasi pada perubahan lingkungan.
  • Menciptakan organisasi menjadi lebih efektif dengan membuat modal sosial.

Demikianlah pembahasan mengenai “Organizational Citizenship Behavior ( OCB )” Pengertian & ( Dimensi – Motif – Manfaat ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

“Organizational Citizenship Behavior ( OCB )” Pengertian & ( Dimensi – Motif – Manfaat )
Rate this post