“Paragraf Sebab Akibat” Pengertian & ( Ciri – Jenis – Contoh )

Posted on

“Paragraf Sebab Akibat” Pengertian & ( Ciri – Jenis – Contoh )

DosenPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai paragraf sebab akibat yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, ciri, jenis dan contoh, nah agar lebih memahami dan dimengerti simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Paragraf Sebab Akibat

Paragraf sebab akibat ialah salah satu paragraf yang merupakan pengembangan dari pola pikir paragraf induktif dimana kalimat utama diletakkan di akhir paragraf dan sering disebut juga dengan kesimpulan. Berdasarkan pola pemikiran tersebut, paragraf sebab akibat atau yang disebut dengan paragraf kausatif merupakan paragraf yang dimulai dengan fakta-fakta khusus sebagai sebab kemudian disimpulkan menjadi fakta umum pada bagian akhir kalimat yang disebut dengan akibat.

Ciri-Ciri Paragraf Sebab Akibat

Adapun ciri-ciri paragraf sebab akibat sebagai berikut:

  • Karena mengikuti pola pikir paragraf induktif, kalimat pertama pada paragraf sebab akibat berupa kalimat-kalimat khusus.
  • Paragraf ini memaparkan banyak contoh masalah atau peristiwa khusus yang disebut dengan sebab lalu disimpulkan menjadi satu contoh, masalah atau peristiwa umum yang timbul akibat sebab-sebab tersebut yang disebut juga dengan kalimat akibat.
  • Gagasan utamanya terletak pada bagian akhir kalimat atau kalimat yang menjadi akibat di dalam suatu paragraf.
  • Adanya keterkaitan yang logis antara kalimat yang menjadi sebab dan kalimat akibat.

Contoh Paragraf Sebab Akibat

Untuk saat ini marak terjadi penebangan pohon secara liar, hal ini dilakukan oleh cukong-cukong yang teka bertanggung jawab dengan seenaknya saja membabat hutan tanpa menanaminya kembali. Tak hanya maraknya penebangan pohon, tanah-tanah telah kehilangan fungsinya sebagai sumber resapan air dikarenakan pembangunan yang terjadi secara luas dan massif tanpa mengindahkan lingkungan.

Ditambah lagi dengan kebiasaan buruk para manusia yang tinggal di sekitar sungai. Mereka dengan sengaja membuang sampah mereka di sungai sehingga membuat sungai menjadi dangkal karena sampah yang menumpuk di permukaan sungai.

Bahkan mereka juga membangun rumah-rumah di pinggiran sungai yang menambah ke semerautan wilayah sungai. Oleh karena itu tidaklah heran mengapa bencana banjir sering terjadi pada musim penghujan ini. Paragraf diatas menyajikan sebuah bahasan tentang akibat terjadinya banjir pada musim kemarau.

Berikut inilah pola dari paragraf sebab akibat diatas:

  • Penebangan hutan “sebab khusus”
  • Hilangnya fuingsi tanah serapan “sebab khusus”
  • Pendangkalan sungai “sebab khusus”
  • Pembangunan rumah disekitar sungai “sebab khusus”
  • Banjir selalu datang pada musim kemarau “akibat umum”

Jenis-Jenis Paragraf Sebab Akibat

Paragraf ini bisa dikembangkan menjadi beberapa jenis yakni sebab-akibat, akibat-sebab, sebab-akibat 1 akibat 2. Berikut ini ialah penjelasan dan contoh-contoh jenis paragraf sebab akibat.

Sebab Akibat

Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat khusus yang merupakan sebab lalu pada bagian akhir paragraf disimpulkan ke dalam kalimat umum yang merupakan akibat.

Contoh

Andi suka membantu sesama tanpa pamrih, dia juga selalu baik terhadap semua orang, sikapnya yang sopan membuat dia mudah diterima di lingkungan mana saja, tidak hanya itu dia juga memiliki tutur kata yang lembut.

Dia tidak pernaj berbicara menyakiti perasaan orang lain, meskipun dia selalu jujur dia memiliki cara-cara yang tepat untuk menasehati teman-temannya tanpa menyinggung perasaan. Ditambah lahi dia juga merupakan orang yang pintar di kelasnya, meskipun begitu dia tidak pernah pelit ilmu, andi selalu mengajarkan teman-temannya yang bertanya kepadanya. Oleh karena itu wajar saja andi menjadi teman kesayangan dan murid favorit guru-guru di sekolah.

Akibat Sebab

Paragraf ini diawali dengan menyajikan kalimat-kalimat khusus yang berupa akibat-akibat dari sesuatu dan disimpulkan menjadi kalimat umum yang menjadi sebab masalah-masalah tersebut muncul.

Contoh

Hasil panen para petani di Desa Cisandana tahun ini tidak memuaskan, ribuan hektar sawah hanya bisa dipanen setengahnya, banyak tanaman padi yang mati sebelum dipanen karena serangan hama seperti tikus, walang sangit dan lain-lain.

Keadaan ini membuat petani cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Mereka harus memutar otak untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan ini. Tidak hanya berimbas pada petani, gagal panen tahun ini juga berimbas pada kelangkaan beras di pasar sehingga membuat herganya menjadi naik hampir 2 kali lipat dari harga awalnya.

Permasalahan lain yang muncul ialah keringnya sumber-sumber mata air sehingga membuat setipa orang kerepotan unntuk mendapatkan air yang bersih. Ditambah lagi dengan cuaca yang sangat panas hingga menusuk tulang. Semua permasalahan-permasalahan diatas timbul karena disebabkan oleh kemarau yang terjadi tahun ini cukup panjang.

Sebab Akibat 1 Akibat 2

Paragraf ini memiliki 2 kalimat yang menjadi akibat dari sebab-sebab yang telah dikemukakan pada kalimat sebelumnya, namun akibat1 akan menjadi sebuah sebab yang bisa menimbulkan serangkaian akibat lain “akibat 2”.

Contoh

Kerusuhan yang terjadi pada beberapa puluh tahun yang lalu membuat uang sangat sulit didapat. Banykan uang yang hilang terbakar maupun rusak. Oleh karena itu, pemerintah kembali mencetak uang sebanyak-banyaknya untuk mengganti uang-uang yang hilang tersebut.

Akan tetapi apa yang dilakukan oleh pemerintah saat itu membuat uang yang beredar di masyarakat cukup banyak dan terjadilah hyper inflasi. Akibatnya uang menjadi tidak berharga dikarenakan peredarannya yang sangat banyak dan juga terjadi krisis moneter.

Demikianlah pembahasan mengenai “Paragraf Sebab Akibat” Pengertian & ( Ciri – Jenis – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: