“Pembiasan Cahaya” Pengertian & ( Syarat – Peristiwa – Hukum – Arah )

Posted on
“Pembiasan Cahaya” Pengertian & ( Syarat – Peristiwa – Hukum – Arah )
5 (100%) 1 vote

“Pembiasan Cahaya” Pengertian & ( Syarat – Peristiwa – Hukum – Arah )

DosenPendidikan.Com – Dalam hal ini saat mempelajari ilmu fisika, kalian pastinya pernah mempelajari mengenai hal yang menyangkut pembiasan. Nah sebenarnya apa sih pembiasan itu…??? Pembiasan merupakan pembelokan arah cahaya dari satu medium yang masuk kemedium yang lain, atau dari satu kerapatan optik ke kerapatan optik yang lain.

"Pembiasan Cahaya" Pengertian & ( Syarat - Peristiwa - Hukum - Arah )

Dalam membahas mengenai pembiasan, pastinya tidak jauh dari cahaya, masih ingatkah kalian dengan sifat-sifat cahaya…?? yang dimana salah satu sifat cahaya ialah dapat dibiaskan. Cahaya akan dibiaskan atau dibelokkan ketika cahaya tersebut melewati dua buah medium yang kerapatan optiknya berbeda.

Pengertian Pembiasan Cahaya

Pembiasan cahaya merupakan pembelokan cahaya ketika berkas cahaya melewati bidang batas dua medium yang berbeda indeks biasnya. Indeks bias mutlak suatu bahan ialah perbandingan kecepatan cahaya di ruang hampa dengan kecepatan cahaya di bahan tersebut. Indeks bias relatif merupakan perbandingan indeks bias dua medium berbeda. Indeks bias relatif medium kedua terhadap medium pertama ialah perbandingan indeks bias antara medium kedua dengan indeks bias medium pertama. Pembiasan cahaya menyebabkan kedalaman semu dan pemantulan sempurna.

Syarat Pembiasan Cahaya

Adapun syarat terjadinya pembiasan cahaya yang diantaranya yaitu:

  • Cahaya melewati dua medium yang memiliki perbedaan kerapatan optik.
  • Sudut datang lebih kecil dari 90 derajat karena sinar datang tidak tegak lurus dengan bidang batas kedua medium.

Peristiwa Pembiasan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam hal ini peristiwa pembiasan cahaya terjadi dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

Sedotan Yang Tercelup Air Sebagian Tampak Membengkok

Sedotan yang sebagian batangnya tercelup di dalam air akan tampak bengkok jika dilihat dari luar. Hal ini disebabkan cahaya datang dari udara “kurang rapat” menuju air “lebih rapat” akan dibiaskan menjauhi garis normal. Proses pembiasan cahaya berlangsung di dalam gelas, yang sehingga jika dilihat dari luar gelas batang sedotan tampak bengkok karena tidak berada di titik sebenarnya “garis normal”, selain sedotan batang pensil, pulpen, spidol yang dimasukkan ke dalam gelas berisi air juga kan terlihat bengkok jika dilihat dari luar gelas.

Dasar Kolam Tampak Dangkal

Dasar kolam akan terlihat dangkal bila dilihat dari darat, hal ini disebabkan cahaya datang dari udara “kurang rapat” menuju air “lebih rapat” akan dibiaskan menjauhi garis normal. Proses pembiasan cahaya berlangsung di dalam kolam. Sehingga yang terlihat sebagai dasar kolam merupakan bayangan dasar kolam bukan dasar kolam yang sesungguhnya.

Berlian Dan Intan Tampak Berkilauan

Cahaya yang masuk ke dalam intan maupun berlian mengalami beberapa kali pembiasan oleh permukaan intan maupun permukaan berlian tersebut. Hal ini disebabkan indeks bias intan yang besar yakni 2.417 dan sudut kritis intan kecil hanya 24 derajat.

Hukum Pembiasan Cahaya

Seorang ilmuwan Belanda bernama Willebrord Snellius melakukan eksperimen untuk mencari tahu hubungan antara sudut datang dengan sudut bias. Hasil eksperimen ini menghasilkan hukum Snellius yang berbunyi.

  • Sinar datang, sinar bias serta garis normal, terletak pada satu bidang datar yang sama “segaris”.
  • Apabila sinar “cahaya” datang dari medium kurang rapat menuju medium yang lebih rapat dibiaskan mendekati garis normal, sementara sinar “cahaya” yang datang dari medium lebih rapat menuju medium kurang rapat dibiaskan menjauhi garis normal, hasil pembagian dari sinus sudut datang dengan sinus sudut bias merupakan bilangan tetap dan disebut indeks bias.

Arah Pembiasan Cahaya

Dalam pembiasan cahaya terdapat dua arah yang dapat dibedakan menjadi dua macam yakni:

Mendekati Garis Normal

Cahaya dibiaskan mendekati garis normal jika cahaya merambat dari medium optik kurang rapat ke medium optik lebih rapat, contohnya cahaya merambat dari udara ke dalam air.

Menjauhi Garis Normal

Cahaya dibiaskan menjauhi garis normal bila cahaya merambat dari medium optik lebih rapat ke medium optik kurang rapat, contohnya cahaya merambat dari dalam air ke udara.

Demikianlah pembahasan mengenai “Pembiasan Cahaya” Pengertian & ( Syarat – Peristiwa – Hukum – Arah ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...