Negara Maju Dan Negara Berkembang
Negara Maju Dan Negara Berkembang : Image source by youtube

Pengertian, 23 Ciri-ciri Negara Maju Dan Berkembang

Posted on

DosenPendidikan.Com – Negara Berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan sebuah negara dengan tingkat rendah kemakmuran material. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan dapat bervariasi di negara-negara berkembang. Sejumlah negara berkembang memiliki standar rata-rata hidup yang tinggi.

Negara Maju Dan Negara Berkembang
Negara Maju Dan Negara Berkembang : Image source by youtube

Negara-negara yang memiliki ekonomi lebih maju dari negara-negara berkembang lainnya, tetapi tidak benar-benar menunjukkan tanda-tanda negara maju yang tergabung dalam negara industri baru jangka.

Klasifikasi Negara Maju Dan Berkembang 

Kofi Annan, mantan Sekretaris Jenderal PBB, menetapkan negara-negara berkembang sebagai “negara yang memungkinkan semua warga negara untuk menikmati kehidupan yang bebas dan sehat dalam lingkungan yang aman.” Namun, menurut Divisi Statistik PBB:

Tidak ada konvensi resmi untuk penentuan negara atau wilayah “mengembangkan” dan “mengembangkan” dalam sistem PBB.

Selain itu mereka berpendapat:

Penentuan “maju” dan “berkembang” hanya ditujukan untuk kenyamanan statistik dan tidak mengekspresikan penilaian tahap yang telah mencapai negara bagian atau wilayah dalam proses pembangunan.

Pada abad ke-21, daerah asli Empat Macan Asia (Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, dan Taiwan), bersama-sama dengan Siprus, Malta, dan Slovenia, dianggap “negara-negara maju”.

Di lain sisi, menurut klasifikasi IMF sebelum April 2004, seluruh negara-negara Eropa Timur (kecuali negara-negara Eropa Tengah yang masih tergabung dalam “Eropa Timur Grup” di PBB) juga bekas Uni Soviet (USSR) di Asia Tengah (Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Tajikistan dan Turkmenistan) dan Mongolia tidak termasuk dalam wilayah dikembangkan atau berkembang, tetapi disebut sebagai “negara transisi”, mereka sekarang lebih dikenal dalam laporan internasional sebagai “negara berkembang”.

IMF menggunakan sistem klasifikasi fleksibel yang memperhitungkan

  • Tingkat pendapatan per kapita,
  • Diversifikasi ekspor sehingga eksportir minyak yang memiliki PDB per kapita tinggi tidak akan masuk dalam klasifikasi maju karena 70% barang ekspornya berupa minyak, dan,
  • Tingkat integrasinya ke dalam sistem keuangan global.

Bank Dunia mengklasifikasikan negara di dunia ke dalam empat kelompok pendapatan. Kelompok ini diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 1 Juli Ekonomi dibagi menurut pendapatan nasional per kapita pada tahun 2008 dengan menggunakan tingkat pendapatan berikut:

  • Negara-negara berpenghasilan rendah PN memiliki per kapita US $ 975 atau kurang.
  • Negara-negara berpenghasilan menengah bawah memiliki kapita per PN antara US $ 976 dan US $ 3.855.
  • Negara-negara berpenghasilan menengah ke atas memiliki kapita per PN antara US $ 3.856 dan US $ 11.905.
  • Negara-negara berpenghasilan tinggi PN memiliki per kapita lebih dari US $ 11.906.

Bank Dunia mengklasifikasikan semua negara berpenghasilan rendah dan menengah sebagai negara berkembang, menyatakan :

“Penggunaan sebutan ini tujuannya adalah memudahkan; tidak ditujukan untuk menyatakan bahwa semua ekonomi dalam kelompok ini mengalami pembangunan yang sama atau ekonomi lain telah mencapai tahap akhir pembangunan yang dituju. Pengelompokkan menurut pendapatan nasional secara langsung tidak mencerminkan status pembangunan suatu negara.”

Negara Maju

Negara Maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar yang relatif tinggi hidup melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Sebagian besar negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara berkembang. Namun, beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti Nauru dengan mengambil fosfor dan Brunei Darussalam melalui pengambilan minyak bumi) tanpa mengembangkan industri yang beragam, dan layanan berbasis ekonomi tidak dianggap memiliki status ‘negara berkembang’.

Ciri-ciri Negara Berkembang

  • Produksi barang primer masih dominan, seperti pertanian.
  • Masalah tekanan penduduk, yang meliputi:
    • Tingginya tingkat pengangguran.
    • Jumlah ledakan populasi tinggi.
    • Produktivitas Rendah / survival rate yang rendah.
    • The kemelaratan kemiskinan yang tinggi.
    • Beban tanggungan tinggi.
    • Ketergantungan pada negara-negara lain yang tinggi dan rentan.
  • Sumber daya alam belum diproses.
  • Kurangnya modal.
  • Ketergantungan pada produk industri impor, dan ekspor produk bahan baku (industri dan pertanian).
  • Warga berpenghasilan rendah, dengan GNP <US $ 1.000.
  • Penguasaan rendah ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Tingkat pendidikan yang rendah.

Ciri-ciri Negara Maju

  • Pendapatan rata-rata tinggi.
  • Harapan hidup yang tinggi.
  • Pertumbuhan penduduk yang rendah.
  • Kualitas tinggi sumber daya manusia dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Pendudukmiskin langka.
  • Industri dan jasa ekonomi aktivitas berbasis.
  • Sebagian besar penduduk tinggal di daerah perkotaan.
  • Tingkat pendidikan rata-rata tinggi.
  • Angka kematian bayi kecil.

 Dikutip dari sumber : cpuik.com  dan id.wikipedia.org

Demikian Pembahasan Tentang Pengertian, 23 Ciri-ciri Negara Maju Dan Berkembang Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca DosenPendidikan.Com Aminnn … 😀