Pengertian Budaya

Pengertian Budaya Lengkap Dengan Wujud Dan Komponennya

Posted on
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Budaya Dalam bahasa Inggris disebut culture yang berasal dari kata Latin “Colere” yaitu pengolahan atau bekerja. Dapat juga di artikan sebagai pengolahan tanah atau bertani. Kata budaya juga kadang-kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia, budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta “buddhayah” yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (pikiran atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan pikiran, dan pikiran manusia.

Pengertian Budaya

Definisi Budaya Secara Umum

Budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sekelompok orang, dan diwariskan turun temurun untuk generasi ke generasi. Budaya terdiri dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, bahasa, adat istiadat, bangunan, alat, pakaian, dan karya seni.

Bahasa, serta budaya, merupakan bagian integral dari manusia yang banyak orang cenderung menganggap itu diwariskan secara genetik. Ketika seseorang mencoba untuk berkomunikasi dengan orang-orang dari budaya yang berbeda, dan menyesuaikan perbedaan, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

Budaya adalah gaya hidup holistik. budaya juga bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya bantuan menentukan perilaku komunikatif. Unsur penyebaran sosial budaya, dan mencakup banyak kegiatan sosial manusia.

Wujud Dan Komponen Budaya

Wujud Budaya

Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dapat dibagi menjadi 3 yaitu : gagasan, aktivitas, dan artefak.

1. Ide (realisasi ideal)

Bentuk ideal dari budaya adalah budaya dalam bentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma, aturan, dll, yang abstrak. tidak bisa dirasakan atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak di kepala atau di alam warga berpikir. Jika masyarakat mengungkapkan ide-ide mereka secara tertulis, maka lokasi dari kebudayaan yang ideal adalah di esai, dan buku karya penulis warga tersebut.

2. Aktivitas (action)

Kegiatan adalah bentuk budaya sebagai pola tindakan manusia dalam masyarakat itu. Bentuk ini sering juga disebut sebagai sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas manusia berinteraksi satu sama lain, melakukan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan kode etik adat. Sifat beton, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

3. Artefak (karya)

Artefak budaya fisik membentuk bentuk hasil kegiatan, tindakan dan karya semua orang di masyarakat dalam bentuk benda atau Sesuatu yang dapat disentuh, dilihat dan didokumentasikan. Dari wujud nyata paling atas tiga budaya.

Dalam realitas kehidupan sosial, termasuk bentuk satu budaya tidak terlepas dari bentuk budaya lainnya. Sebagai contoh : budaya membentuk idealis untuk mengatur, dan memberikan instruksi kepada tindakan (aktivitas) dan bekerja (artefak) pada manusia.

Komponen Budaya

Berdasarkan wujudnya kebudayaan memiliki beberapa elemen atau komponen, menurut ahli antropologi Cateora, yaitu :

Kebudayaan Material

Materi budaya mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan materi adalah temuan dari suatu penggalian arkeologi, mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan sebagainya. Bahan budaya juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.

Budaya Nonmaterial

Budaya nonmaterial adalah ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya dalam bentuk dongeng, cerita rakyat, dan lagu tradisional atau menari.

Lembaga Sosial

Lembaga sosial, dan peran bahwa pendidikan memberikan banyak dalam konteks yang berkaitan dan berkomunikasi di alam masyarakat. Terbantuk sistem sosial di suatu negara akan menjadi dasar, dan konsep ini berlaku untuk struktur sosial masyarakat.

Contoh Di Indonesia di kota, dan desa di beberapa daerah, perempuan tidak perlu sekolah tinggi apalagi bekerja pada satu instansi atau perusahaan. Tapi di kota – kota besar itu terbalik, seorang wanita memilih adil karir.

Sistem Kepercayaan

Bagaimana masyarakat mengembangkan dan membangun sistem kepercayaan atau keyakinan dalam sesuatu, itu akan mempengaruhi sistem penilaian yang ada di masyarakat. Sistem kepercayaan ini akan mempengaruhi kebiasaan, cara melihat kehidupan, dan kehidupan, cara mereka mengkonsumsi, bagaimana berkomunikasi.

Estetika

Terkait dengan seni, dan seni, musik, cerita, dongeng, cerita, drama, dan -tarian tari, yang berlaku, dan berkembang di masyarakat. Seperti di Indonesia setiap masyarakat memiliki nilai estetika tersendiri. Nilai estetika ini perlu dipahami dalam peran apapun, untuk menyampaikan pesan bahwa kita akan dapat mencapai tujuan, dan efektif.

Misalkan di beberapa daerah, dan terserang, masing-masing akan membangu bangunan saj dari jenis apa pun harus menempatkan kelapa kuning, dan buah – buah, sebagai simbol bahwa setiap derah arti yang berbeda. Tapi di kota-kota besar seperti Jakarta jarang mungkin tidak terlihat cara orang menggunakan.

Bahasa

Bahasa adalah alat pengatar dalam komunikasi, bahasa untuk setiap walayah, bagian, dan Negara memiliki perbedaan yang sangat kompleks. Dalam ilmu komunikasi bahasa merupakan komponen komunikasi yang sulit dipahami.

Bahasa memiliki belut yang unik, dan kompleks, yang hanya dapat dipahami oleh pengguna dari tersebu bahasa. Jadi keunikan dan kompleksitas bahasa ini harus dipelajari dan dipahami untuk komunikasi yang lebih baik, dan efektif untuk mendapatkan nilai empati, dan simpati dari orang lain.

Demikian Pembahasan Tentang Pengertian Budaya Lengkap Dengan Wujud Dan Komponennya Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀