Definisi Dan Klasifikasi Kingdom Plantea

Pengertian, Ciri Dan Sistem Organ Kingdom Plantae Lengkap Dengan Klasifikasinya

Posted on

DosenPendidikan.Com – Kingdom Plantae (Tumbuhan hijau) adalah organisme eukariota multiseluler dengan dinding sel dari petunjuk selulosa dan polisakarida sebagainya. Tumbuhan hijau memperoleh makanan secara autotrof dan segenap besar melalui fotosintesis. Cara fotosintesis memerlukan kloroplas yang mengandung pigmen klorofil a dan b, xantofil, kemudian karoten.

Definisi Dan Klasifikasi Kingdom Plantea

Karbohidrat disimpan pada bentuk butir-butir zat tepung. Siklus hidupnya melibatkan 2 generasi yang saling berganti-ganti. Pertama, terdapat generasi diploid, dikenal sebagai saprofit yang membentuk spora. Selanjutnya, ditonton generasi haploid yang kerap sebagai gametofit penghasil gamet (sel kelamin).

Klasifikasi Kingdom Plantae

Kingdom Plantae terbagi menjadi beberapa filum sebagai berikut :

Filum Bryophyta (Tumbuhan Lumut)

Tumbuhan hijau dengan generasi gametofit yang lebih dominan dan menonjol. Tumbuhan ini tidak punya pembuluh xilem (menyalurkan air dari tanah) dan floem (menyalurkan makanan).

Sebagian lebih besar Bryophyta tumbuh di tanah dan tempat yang lembap. Tumbuhan ini tidak punya akar yang sebenarnya, meskipun mempunyai rizoid untuk menambatkan diri di habitatnya.

Filum Bryophyta, yaitu kelas Hepaticae (lumut hati), lumut tanduk, dan kelas Musci (lumut daun). Contoh spesies yang kelas Hepaticeae ialah Pellia sp. Contoh spesies yang kelas Musci adalah Funaria sp.

Filum Pteridophyta (Tumbuhan Paku)

Tumbuhan hijau dengan generasi sporofit yang ekstra dominan dan menonjol. Ciri khas dari anggota filum ini adalah daun anak remaja yang akan tumbuh kemudian berkembang membentuk gulungan.

Sporangia terletak di permukaan bawah daun dalam bentuk kumpulan yang disebut pori. Tumbuhan paku dibagi menjadi empat kelas, yaitu paku purba (Psilophytinae), paku kawat (Lycopadiinae), paku ekor kuda (Equisetinae), dan paku sejati (Filicinae).

Tumbuhan Berbiji Terbuka

Tumbuhan berbiji terbuka disebut jua Gymnospermae atau tumbuhan berbiji telanjang karena bakal bijinya tidak dibungkus oleh daun buah.

Bunga jantan serta betina terpisah pada ujung dahan yang berbeda di satu pohon. Biasanya daunnya dilapisi oleh lilin. Dalam dasarnya, tumbuhan ini telah memiliki akar, batang, serta daun sejati. Contoh: pakis haji, pinus, belinjo, serta Ginkgo biloba.

Tumbuhan Berbiji Tertutup

Tumbuhan ini memiliki bakal biji yang tertutup oleh daun buah. Kelompok ini adalah tumbuhan darat yang amat dominan.

Ciri khas kelompok ini adalah adanya bunga. Perkembangan bunga telah mendapatkan mekanisme evolusi penyebaran biji dan serbuk sari kadang-kadang melibatkan peran serangga, burung, dan mamalia, serta bantuan angin dan air.

Tumbuhan berbiji tertutup dibedakan jadi tumbuhan dikotil dan monokotil

1. Tumbuhan Monokotil

Sebagian lebih besar tumbuhan monokotil mempunyai pembuluh paralel (berurat daun sejajar) pada daunnya.

Embrio tumbuhan ini di dalam bijinya mempunyai kotiledon tunggal (daun biji/keping biji). Secara publik, tumbuhan monokotil memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Berakar serabut.
  • Batang tidak bercabang serta tidak berkambium sehingga batang tidak dapat tumbuh membesar, hanya mampu memanjang.
  • Kelopak dan mahkota bunga bertotal tiga atau kelipatan 3.

Beberapa suku anggota kelas monokotil, antara lain :

  • Suku padi-padian (Gramineae), contoh padi, jagung, dan gandum.
  • Suku lilia (Liliaceae), contoh lidah buaya, bawang merah, kemudian bawang putih.
  • Suku anggrek-anggrekan (Orchidaceae), contoh anggrek bulan dan vanili.

2. Tumbuhan Dikotil

Tumbuhan dikotil mempunyai daun dengan urat daun yang membentuk jaring-jaring. Embrio tumbuhan di dalam biji. Tumbuhan dikotil mempunyai dua kotiledon (daun biji/keping biji).

Ciri-ciri umum tumbuhan dikotil, yaitu berakar tunggang, batang bercabang, susunan daun tersebar, berkambium, batang tumbuh membesar, serta memiliki bagian bunga bertotal kelipatan 2, 4, ataupun 5.

Beberapa suku yang termasuk tumbuhan dikotil, yaiut suku kacang-kacangan (Papilionaceae), suku jarak-jarakan (Euphorbiaceae), suku terung-terungan (Solanaceae), suku kapaskapasan (Malvaceae), suku jambu-jambuan (Myrtaceae), lalu suku jeruk-jerukan (Rutaceae).

Sistem Organ Kingdom Plantae

Tumbuhan sama seperti makhluk hidup lainnya. Agar meraih berkembang dan tumbuh dengan baik, mereka membutuhkan cara organ yang baik. Cara organ pada tumbuhan terdiri atas beberapa organ ialah akar, batang, daun lalu bunga.

Akar

Akar di tumbuhan berfungsi untuk menyerap zat hara dan air di dalam tanah. Dasar berkembang dari meristem apical ujung akar yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra). Tudung akar berfungsi bagi melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah.

Akar berfungsi sebagai alat untuk memperkokoh tanaman sehingga bukan mudah roboh ketika badai datang. Justru, pada beberapa jenis tanaman akar digunakan sebagai alat untuk pernapasan dan tempat mengsave cadangan makanan.

Struktur dasar terdiri atas epidermis ataupun kulit luar, korteks, endodermis, dan stele yang memiliki xylem dan floem sebagai alat angkut. Akar terdiri atas dua yaitu dasar serabut pada monokotil kemudian akar tunggang pada dikotil.

Batang

Batang merupakan body berpembuluh yang memiliki guna sebagai alat pengangkut. Dalam batang juga memiliki xylem dan floem yang fungsinya telah kita ketahui sebagai alat angkut. Fungsi untuk batang yaitu sebagai alat angkut zat makanan yang akar ke daun kemudian dari daun ke semua tubuh tumbuhan.

Selain tersebut batang juga berfungsi mengarahkan tumbuhan untuk mendapatkan sinar matahari lumayan yang fungsinya untuk kelangsungan proses fotosintesis. Batang juga memiliki guna yang lain yaitu sebagai alat perkembangbiakan vegetative, area penyimpanan makanan dan sebagai tempat perlekatan cabang, daun dan buah.

Batang terdiri dari beberapa tipe diantaranya tipe berkayu, tipe lembut dan lunak (herbaseus) serta tipe rumput (kalmus). Sistem batang terdiri atas Dermis, korteks, endodermis dan grabsäule.

Daun

Daun pada tumbuhan memiliki fungsi sebagai alat penguapan dan tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Bahkan daun juga berperan sebagai alat pernapasan dan penyerap matahari. Daun terdiri atas Helai daun, Tangkai daun serta pelepah daun. Struktur daun terdiri atas epidermis yang memiliki kutikula untuk mencegah penguapan yang terlalu tidak kecil, Mesofil yang memiliki kloroplas yang banyak dan Hipodermis yang stomata.

Bunga

Biasanya orang melihat bunga sebagai objek yang memperindah tumbuhan karena memiliki bentuk lalu warna yang bervariasi. Sebenarnya fungsinya lebih dri itu sobat. Salah 1 fungsi penting dari bungan yaitu sebagai sistem reproduksi pada tumbuhan. Reproduksi indonesia membantu menjaga spesies tumbuhan tersebut tetap eksis.

OK…. Itulah Pembahasan mengenai Kingdom Plantea 😀

Masih adakah yang mengganjal ??? 😀 Jika Ia Silahkan Gali Ilmu sebanyak mungkin di sekolah maupun di luar sekolah 😀

Pengertian, Ciri Dan Sistem Organ Kingdom Plantae Lengkap Dengan Klasifikasinya