Pengetahuan

Pengertian Dan 5 Jenis Pengetahuan Serta Faktor Yang Mempengaruhinya

Posted on

DosenPendidikan.Com – Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau diakui oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, namun tidak terbatas pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna.

Dalam arti lain, pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan manusia diperoleh melalui akal pengamatan. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan kecerdasan untuk mengenali obyek atau peristiwa tertentu yang tidak pernah melihat atau rasakan sebelumnya. Misalnya ketika seseorang yang akrab rasa masakan baru, ia akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma makanan.

Pengetahuan

Pengetahuan adalah informasi yang telah dikombinasikan dengan pemahaman dan potensi untuk menindaki; yang kemudian tertanam dalam benak seseorang. Secara umum, pengetahuan memiliki kemampuan prediktif terhadap sesuatu sebagai hasil dari pengakuan pola. Ketika informasi dan data dari mampu untuk menginformasikan atau bahkan menimbulkan kebingungan, pengetahuan mampu tindakan langsung. Ini adalah apa yang disebut potensi menindaki.

Jenis – Jenis Pengetahuan

Terutama di subjek Manajemen Pengetahuan, ada dua jenis utama dari pengetahuan bila dilihat dari subjek ketegasan:

Pengetahuan Implisit

Pengetahuan implisit adalah pengetahuan yang masih tertanam dalam bentuk pengalaman seseorang dan berisi faktor-faktor yang tidak nyata seperti keyakinan pribadi, perspektif, dan prinsip-prinsip. Diam pengetahuan seseorang biasanya sulit untuk ditransfer ke orang lain baik secara tertulis atau Lesan.

Kemampuan bahasa, merancang, atau mengoperasikan mesin atau alat-alat yang memerlukan pengetahuan yang rumit tidak dapat selalu tampil secara eksplisit, dan juga tidak begitu mudah untuk mentransferkannya kepada orang lain secara eksplisit.

Contoh sederhana dari pengetahuan implisit adalah kemampuan mengemudi sepeda. Pengetahuan umum tentang bagaimana naik sepeda adalah bahwa agar seimbang, jika sepeda dengan kiri, kemudian arahkan kemudi ke kanan. Berbelok ke kanan, pertama mengarahkan roda pertama ke kiri sedikit, dan kemudian ketika sepeda sudah cenderung untuk kenan, mengarahkan tajam ke kanan. Tapi mengetahui itu tidak cukup bagi seorang pemula untuk dapat mendorong sepeda.

Seseorang yang memiliki pengetahuan implisit biasanya tidak menyadari bahwa ia sebenarnya memiliki itu dan juga bagaimana pengetahuan itu bisa menguntungkan orang lain. Untuk mendapatkannya, dibutuhkan pembelajaran dan keterampilan, tetapi tidak harus dalam bentuk tertulis. Sering mengandung pengetahuan implisit dan kebiasaan budaya yang kita bahkan tidak menyadarinya.

Pengetahuan Eksplisit

Pengetahuan eksplisit adalah pengetahuan yang telah didokumentasikan atau disimpan dalam wujud nyata dalam bentuk media, atau sejenisnya. Dia telah diartikulasikan dalam bahasa formal dan dapat relatif mudah disebarkan secara luas.

Bentuk yang paling umum dari pengetahuan eksplisit adalah pengguna manual, prosedur, dan bagaimana-untuk video. Pengetahuan juga bisa termediakan audio visual. Karya seni dan desain produk juga dapat dilihat sebagai bentuk pengetahuan eksplisit yang termasuk eksternalisasi dari sebuah keterampilan, motif dan pengetahuan manusia.

Pengetahuan Empiris

Pengetahuan yang menekankan pengamatan dan rasa pengalaman dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan posteriori. Pengetahuan ini bisa didapatkan dengan melakukan pengamatan yang dilakukan secara empiris dan rasional. Pengetahuan empiris juga dapat berkembang menjadi pengetahuan deskriptif jika seseorang dapat menjelaskan dan menggambarkan semua ciri-ciri, karakteristik, dan gejala yang ada dalam objek empiris.

Pengetahuan empiris juga bisa didapatkan melalui pengalaman pribadi manusia yang terjadi berulang kali. Misalnya, seseorang yang sering dipilih untuk memimpin organisasi itu sendiri akan mendapatkan pengetahuan tentang manajemen organisasi.

Pengetahuan Rasionalisme

Pengetahuan rasionalisme adalah pengetahuan yang diperoleh melalui akal. Rasionalisme menekankan pengetahuan a priori; tidak ada penekanan pada pengalaman. Misalnya pengetahuan matematika. Dalam matematika, hasil 1 + 1 = 2 tidak diperoleh melalui pengalaman atau pengamatan empiris, tetapi melalui pikiran berpikir logis.

Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan

Pengetahuan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya :

Pendidikan

Pendidikan adalah proses perubahan sikap dan kode etik dari seseorang atau sekelompok orang bisnis yang matang dan juga melalui upaya pengajaran dan pelatihan, maka jelas kita dapat kerucutkan visi pendidikan yang mendidik manusia.

Media

Media yang secara khusus dirancang untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Jadi contoh dari media massa adalah televisi, radio, surat kabar, dan majalah.

Informasi

Definisi informasi menurut Oxford English Dictionary, adalah “”that of which one is apprised or told: intelligence, news”. Kamus lain menyatakan bahwa informasi adalah sesuatu yang dapat diketahui, namun ada juga yang menekankan informasi sebagai transfer pengetahuan.

Selain informasi jangka juga memiliki arti lain seperti yang didefinisikan oleh tagihan teknologi informasi yang mengartikannya sebagai suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memanipulasi, mempublikasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu.

Sementara informasi itu sendiri meliputi data, teks, gambar, suara, kode, program komputer, basis data. Perbedaan besar dalam definisi informasi karena pada dasarnya informasi tidak dapat diuraikan (intangible), sedangkan informasi yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, yang diperoleh dari data dan pengamatan dari dunia di sekitar kita dan diteruskan melalui komunikasi.

Di Kutip Dari Sumber : wikipedia.org

Simak Juga :

Demikian Pembahasan Tentang Pengertian Dan 5 Jenis Pengetahuan Serta Faktor Yang Mempengaruhinya Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com … 😀