Pengertian Diferensiasi Sel Dalam Biologi

Posted on
Pengertian Diferensiasi Sel Dalam Biologi
3 (60%) 2 votes

DosenPendidikan.Com – Diferensiasi merupakan sebuah proses umum dalam sel induk dewasa yang membelah dan berdiferensiasi menjadi sel anak yang lebih khusus. Ada berbagai jenis sel dalam tubuh manusia. Dalam sebuah sel yang dapat berdiferensiasi menjadi semua jenis sel yang membentuk tubuh dikenal sebagai sel pluripotent. Sel-sel ini dikenal sebagai sel embrionik pada hewan dan mamalia, sebuah sel yang dapat berdiferensiasi menjadi hampir semua jenis tipe sel, termasuk sel-sel plasenta dikenal sebagai sel totipoten.

Pengertian Diferensiasi Sel Dalam Biologi

Dalam biologi perkembangan, Diferensiasi sel merupakan proses ketika sel kurang khusus menjadi jenis sel yang lebih khusus. Diferensiasi terjadi beberapa kali selama perkembangan organisme multiselular ketika organisme berubah dari zigot sederhana menjadi suatu sistem jaringan dan jenis sel yang rumit. Diferensiasi ialah sebuah proses yang lazim pada makhluk dewasa; sel punca dewasa terpisah dan menciptakan sel anak yang terdiferensiasi sepenuhnya selama perbaikan jaringan dan perputaran sel normal.

Diferensiasi secara dramatis mengubah ukuran, bentuk, potensial membran, aktivitas metabolis dan ketanggapan sel terhadap sinyal. Dalam perubahan-perubahan itu sebagian besar diakibatkan oleh modifikasi ekspresi gen yang sangat terkontrol. Dengan sejumlah pengecualian, diferensiasi sel hampir tidak pernah mengubah urutan DNA-nya sendiri. Karena itu, beberapa sel dapat memiliki ciri yang khas fisik yang sangat berbeda meski memiliki genom yang sama.

Sebuah sel yang mampu mendiferensiasikan dirinya ke semua jenis sel organisme dewasa disebut pluripoten. Sel-sel seperti itu disebut dengan sel punca embrio pada hewan dan sel meristem pada tumbuhan yang lebih tinggi. Untuk sebuah sel yang mampu mendiferensiasikan diri ke semua jenis sel, termasuk jaringan plasenta disebut totipoten. Pada mamalia, hanya zigot dan blastomer akhir yang totipoten, yang sementara pada tumbuhan banyak sel diferensiasi yang menjadi totipoten yang melalui serangkaian teknik laboratorium sederhana. Dalam sitopatologi, tingkat diferensiasi sel dipakai untuk mengukur perkembangan kanker. Grade merupakan penanda diferensiasi suatu sel di dalam tumor.

Proses Diferensiasi Sel

Pada setiap jenis sel khusus dalam suatu organisme menngungkapkan subset dari semua gen yang merupakan genom spesies tertentu. Yang setiap jenis sel didefinisikan oleh sebuah pola ekspresi gen. Dengan demikian diferensiasi sel, hanya transisi sel dari satu jenis sel ke yang lain dan melibatkan peralihan dari satu pola ekspresi gen ke yang lain. Dalam perkembangannya dapat dipahami sebagai hasil dari jaringan regulasi gen.

Ada beberapa proses molekuler evolusi dilestarikan sering terlibat dalam mekanisme seluler yang mengotrol proses ini. Jenis utama dari proses molekuler yang mengontrol proses ini melibatkan sel sinyal. Banyak molekul sinyal yang menyampaikan informasi dari satu sel ke sel lain selama kontrol diferensiasi sel yang dikenal sebagai faktor pertumbuhan.

Meskipun rincian dari jalur trnsduksi sinyal spesifik bervariasi, jalur ini sering berbagai langkah umum tertentu. Untuk sebuah ligan yang dihasilkan oleh satu sel berikatan dengan reseptro di wilayah ekstraselular sel lain, yang demikian mendorong perubahan konformasi dalam reseptor. Karena bentuk domain sitoplasmik dari reseptor, perubahan reseptor memperoleh aktivitas enzimatik. Reseptor kemudian mengkatalisis reaksi yang memfosforilasi protein lain yang mengaktifkan mereka. Sebuah kaskade reaksi fosforilasi akhirnya mengaktifkan faktor transkripsi aktif atau protein sitoskeletal yang memberikan kontribusi untuk sebuah proses diferensiasi dalam sel target.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Diferensiasi Sel Dalam Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...