Pengertian, Fungsi Sistem Peredaran Darah Serta Kelainan Atau Penyakitnya

Posted on

DosenPendidikan.Com – Sistem peredaran darah ialah salah satu sistem keehidupan yang mempunyai peran penting bagi terjadinya kelangsungan hidup manusia. Darah ini diibaratkan seperti sungai yang mengalir didalam tubuh kita. Bila kehilangan banyak darah, maka nyawa akan terancam, begitu juga halnya bila terjadi pada gangguan sistem peredaran darah. Kondisi tubuh yang sehat identik dengan sistem peredaran darah yang lancar. Hal yang demikian ini tidak terlepas dari beberapa fungsi darah yang sangat vital bagi kelagsungan hidup.

anemia

Fungsi Sistem Peredaran Darah

Darah memiliki fungsi untuk mengangkat oksigen dan sari makanan ke jaringan di seluruh tubuh, selain itu darah juga berfungsi untuk mengedarkan hormon hasil eksresi dari kelenjar hormon ke bagian tubuh yang membutuhkan. Apabila sistem peren darah lancar, maka fungsi-fungsi utama darah akan berjalan dengan optimal. Dengan artian bahwa kebutuhan oksigen dan sari makanan yang dibun oleh jaringan diseuh tubuh akan terpenuhi. Sebaliknya jika sistem peredaran darah tidak lancar maka akan menyebabkan beberapa gangguan dalam tubuh.

Selain fungsi yang utama tersebut, darah juga berfungs untuk melawan bibit-bibit penyakit yang masuk ke tubuh. Itu sebabnya ketika sistem peredaran darah lancar, tubuh cenderung lebih sehat karena bibit penyaki yang masuk berhasil dikalahkan. Sistem peredaran darah melibatkan beberapa komponen yang bekerja sama yakni darah, pembuluh darah dan jantung. Gangguan atau penyakit yang terjadi pada sistem peredaran darah berkaitan dengan gangguan pada masing-masing komponen tersebut. Dengan begitu secara garis besar gangguan atau penyakit pada sistem peredaran darah dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yakni kelainan pada darah, penyakit pada pembuluh darah dan penyakit atau gangguan pada jantung.

Kelainan Pada Darah

Kelainan atau gaangguan yang terjadi pada darah yang berhubungan dengan karakter darah, jumlah sel darah dan penurunan fungsi darah. Beberapa kelainan pada darah antara lain : hemofilia, anemia, leukimia, leukopeni, hipotensi, hipertensi, talasemia dan penyakit kuning pada bayi.

  • Hemofilia

    Hemofilia ialah suatu kondisi kelainan darah yang ditandai dengan darah sukar membeku, hemofilia merupakan kelainan atau penyakit yang disebabkan oleh faktor genetis atau keturunan.

  • Leukimia

    Leukimia ialah penyakit yang ditandai dengan jumlah sel-sel darah putih jauh diatas normal. Jumlah sel darah putih yang berlebihan terjadi akibat pembelahan yang tidak terkendali. Leukimia juga dikenal sebagai kanker darah.

  • Leukopeni

    Leukopeni merupakan penyakit yang ditandai dengan berkurangnya jumlah sel-sel darah putih sehingga fungsi-fungsi sel darah putih tidak berjalan dengan optimal. Salah satu penyebab leukopeni ialah penyakit tifus.

  • Anemia ( kurang darah )

    Anemia ialah kondisi yang terjadi karena kurangnya kadar hemoglobin Hb atau jumlah zat besi didalam darah. Kondisi ini menyebabkan jumlah sel-sel darah merah berkurang. Anemia juga dapat dialami oleh korban kecelakaan yang banyak kehilangan darah.

  • Talasemia

    Talasemia ialah penyakit menurun yang ditandai dengan berkurangnya kemampuan sel-sel darah merah dalam mengikat oksigen dan karbondioksida sehingga bentuknya menjadi tidak beraturan.

  • Hipotensi

    Hipotensi ialah penyakit yang ditandai dengan tekanan darah jauh dibawah normal yakni labih rendah dari 100 mmHg. Tekanan darah yang rendah tidak mencukupi untuk perfusi dan oksigenasi jaringan adekuat, hipotensi biasa disebut dengan tekanan darah rendah.

  • Hipertensi

    Hipertensi merupakan penyakit yang ditandai dengan tekanan darah jauh ditas normal yakni lebih besar dari 140 mmHg. Kondisi ini terjadi karena jumlah darah yang dipompa oleh jantung melebihi daya tampung dinding arteri. Hipertensi biasa disebut juga dengan tekanan darah tinggi.

  • Penyakit Kuning

    Penyakit kuning pada bayi ( eritroblastosis fetalis ) ialah penyakit yang ditandai dengan rusaknya eritrosit embiro akibat aglutinasi dari antibodi ibu, apabila ibu bergolongan darah Rh- dan embrio Rh+. Penyakit tersebut terjadi pada kandungan kedua.

Gangguan Pada Pembuluh

Darah gangguan atau penyakit pada sistem peredaran darah yang berhubungan dengan pembuluh darah dapat diakibatkan oleh beberapa hal seperti pelebaran, pergeseran atau penyumbatan pembuluh darah. Beberapa gangguan pada pembuluh darah antara lain varises, hemoroid, ateriosklerosis. Atherosklerosis, embolus dan trombus.

  • Varises

    Varises merupakan pelebaran pembuluh darah diarea betis. Verises ditandai dengan melebarnya pembuluh balik atau vena sehingga terlihat membesar dan menonjol dipermukaan kulit. Penyakit ini biasanya dapat timbul pada orang yang teerlalu sering berjalan jauh.

  • Hemoroid

    Hemoroid atau ambeien merupakan gangguan pembuluh darah yang ditandai dengan pelebaran pembuluh darah disekitar anus. Penderita hemoroid mengalami pelebaran pembuluh balik disekitar anus akibat terlalu banyak duduk, kurang bergerak atau karena telalu kuat mengejan.

  • Arteriosklerosis

    Arteriosklerosis ialah gangguan yang ditandai dengan pengerasan pembuluh nadi akibat adanya endapan zat kapur. Adanya timbunan atau dendapat zat kapur menyebabkan pembuluh nadi mengeras dan mengalami penebalan dinding sehingga elastisitas arteri berkurang.

  • Atherosklerosis

    Atherosklerosis ialah gangguan pembuluh darah yang ditandai dengan pengerasan pembuluh nadi akibat adanya endapan lemak. Adanya endapan atau timbunan lemak menyebabkan timbulnya plak ateromatus sehingga terjadi peradangan.

  • Trombus Dan Embolus

    Trombus ialah gangguan pembuluh darah yang ditandai dengan tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak. Sedangkan emblus merupakan penyumbatan pembuluh darah akibat benda yang bergerak.

Kelainan Pada Jantung

Kelainan atau penyakit pada jantung yang menyebabkan terganggunya sistem peredaran darah yang paling umum terjadi adalah miokarditis, infark miokard, kelainan jantung, jantung koroner, gagal jantung kongestif, kardiomiopati, arritmia dan penyakit jantung rematik.

  • Miokarditis

    Miokarditis ialah penyakit jantung berupa peradangan pada otot jantung, penyakit ini ditandai dengan peradangan otot jantung terletak pada bagian tengah atau miokardium dinding jantung.

  • Kardiomiopati

    Miokarditis yang berkelanjutan akan menyebabkan kardiomiopati yakni kerusakan pada otot jantung sehingga dinding-dinding jantung tidak bergerak secara sempurna ketika memompa darah. Kardiomiopati berpotensi menimbulkan gagal jantung.

  • Infark Miokard

    Infark Miokard ialah kematian otot jantung akibat penyumbatan pada arteri koroner, akibatnya otot jantung tidak memperoleh suplai darah dan mengalami kerusakan.

  • Kelainan Katup Jantung

    Sesuai dengan namanya gangguan ini terjadi karena adanya kelainan pada katup jantung, kelainan pada katup jantung ini menyebabkan fungsi katup untuk mengendalikan aliran darah didalam jantung menjadi bermasalah. Kelainan yang timbul dapat beerupa pengecilan, kebocoran atau tidak menutup secara sempurna.

  • Jantung Koroner

    Penyakit jantung koroner ( PJK ) merupakan gangguan pada jantung akibat penyempitan arterikoronaria yang mengangkut oksigen ke jantung.

  • Gagal Jantung Kongesif

    Gagal jantung ditandai dengan berkurangnya kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dengan kata lain, tugas jantung untuk memompa darah tidak berjalan efektif. Hal ini terjadi karena jantung tidak lagi mampu memompa seperti biasanya.

  • Aritmia

    Aritmia ialah kelainan jantung yang berkaitan dengan irama atau detak jantung, aritmia ditandai dengan detak jantung yang tidak normal ( lebih cepat atau lebih lambat ) akibat gangguan rangsang dan penghantaran rangsang jantung yang berat atau ringan.

  • Penyakit Jantung Rematik

    Jentung rematik ialah gangguan pada jantung yang ditandai dengan kerusakan katup jantung akibat demam rematik yang disebabkan oleh bakteri streptokokus.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian, Fungsi Sistem Peredaran Darah Serta Kelainan Atau Penyakitnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂


loading...