Pengertian Garis Bujur Dan Garis Lintang Di Dalam Ilmu Geografi

Pengertian Garis Bujur Dan Garis Lintang Di Dalam Ilmu Geografi

Posted on
Pengertian Garis Bujur Dan Garis Lintang Di Dalam Ilmu Geografi
Rate this post

DosenPendidikan.Com – Garis Bujur menggambarkan lokasi sebuah tempat di timur ataupun barat Bumi dari sebuah garis utara-selatan yang dianggap Meridian Utama. Longitude dikasih berdasarkan pengukuran sudut yang berkisar dari 0° pada Meridian Utama ke +180° arah timur dan -180° arah barat.

Tidak contohnya lintang yang memiliki ekuator sebagai posisi awal alami, tidak ada posisi pokok alami untuk bujur. Dengan karena itu, sebuah basis meridian harus dipilih.

Pengertian Garis Bujur Dan Garis Lintang Di Dalam Ilmu Geografi

Sekalipun kartografer Britania Raya sudah lama menggunakan meridian Sternwarte Greenwich di London, kenalan lainnya digunakan di lingkungan yang berbeda, termasuk Ferro, Roma, Kopenhagen, Yerusalem, Or just Petersburg, Pisa, Paris, Phila., dan Washington, D. C.. Pada 1884, Konferensi Meridian Internasional mengadopsi meridian Greenwich sebagai Meridian utama general atau titik 0 bujur.

Dalam bahasa Indonesia bujur di sebelah barat Meridian diberi nama Bujur Barat (BB), demikian pula bujur di sebelah timur Meridian dinamai Bujur Timur (BT).

Nama-nama ini bukan dijumpai dalam bahasa English. Bujur Barat dan Bujur Timur adalah garis khayal yang menghubungkan titik Kutub Utara dengan Kutub Selatan bumi dan menyatakan besarnya sebuah sudut diantara posisi bujur dengan garis Meridian. Garis Meridian sendiri adalah bujur 0°.

Pengerian Garis Lintang

Di di dalam geografi, garis lintang merupakan sebuah garis khayal yang digunakan untuk menentukan posisi di Bumi terhadap garis khatulistiwa (utara atau selatan). Posisi lintang adalah penghitungan sudut dari 0° pada khatulistiwa sampai ke  +90° di kutub utara serta -90° di kutub selatan. Ko-lintang adalah tambahan untuk lintang.

Dalam bahasa Indonesia lintang di sebelah utara khatulistiwa diberi nama Lintang Utara (LU), demikian jua lintang di sebelah selatan khatulistiwa diberi nama Lintang Selatan (LS). Nama-nama sekarang tidak dijumpai dalam kode Inggris. Lintang Utara Lintang Selatan menyatakan besarnya sudut antara posisi lintang dengan garis Khatulistiwa. Garis Khatulistiwa sendiri adalah lintang zero derajat.

Pembagian

Setiap derajat lintang dibagi menjadi sixty menit (satu menit lintang mendekati satu mil laut atau 1852 meter, yang kemudian dibagi lagi akhirnya menjadi 60 detik. Untuk keakurasian tinggi detik digunakan dengan pecahan desimal.

Lintang Yang Penting

Lintang cukup yang penting  adalah Garis Balik Utara (23°27′ LU), Garis Balik Selatan (23°27′ LS), Lingkar Arktik (66°33′ LU), dan Lingkar antartik (66°33′ LS).

Hanya antara kedua Garis Balik matahari dapat berada di zenith. Hanya dalam utara Lingkar Arktik ataupun selatan Lingkar Antartik matahari tengah malam dapat berlangsung.

Cukup rumit juga ya hehehe … 😀

Semoga bermanfaat kawan 😀

Pengertian Garis Bujur Dan Garis Lintang Di Dalam Ilmu Geografi

loading...