Pengertian Jaringan Gabus Pada Tumbuhan Lengkap

Posted on
Pengertian Jaringan Gabus Pada Tumbuhan Lengkap
1 (20%) 1 vote

DosenPendidikan.Com – Jaringan gabus ialah jaringan yang terdapat pada bagian tepi alat-alat pada tumbuhan dan tersusun oleh sel-sel parenkim gabus. Untuk jaringan gabus ini mengandung suberin dan kutin yang dimana jaringan ini lebih kuat dari pada epidermis. Jaringan gabus yaitu sel-sel mati, dengan memiliki bentuk kotak dan dinding selnya mengalami penebalan oleh suberin dan bersifat tidak tembus air “Impermeable”.

Jaringan Gabus Pada Tumbuhan
Untuk letak jaringan gabus ini begitu rapat antara yang satu dengan yang lainnya. Untuk ruang antar selnya tidak ada, sehingga sukar ditembus air dan gas. Dengan adanya celah-celah atau pori-pori pada lapisan gabus yang disebut lentisel, maka kesulitan itu dapat ditanggulangi karena air dan gas-gas dapat menerobos dan melaluinya.

Ciri-Ciri Umum Jaringan Gabus

Yang secara detail, berikut ini ciri-ciri umum jaringan gabus pada tumbuhan yaitu:

  • Tersusun atas sel-sel hidup kemudian mati.
  • Susunan selnya rapat.
  • Dinding selnya mengalami penebalan oleh zat suberin.

Pembagian Jenis Pada Jaringan Gabus

Ada beberapa pembagian jenis pada jaringan gabus yang diantaranya yaitu:

Eksodermis

Yang merupakan jaringan gabus yang terletak di luar dan mengandung suberin sebagai pengganti epidermis.

Endodermis

Pada bagian endodermis yang masih muda, dinding selnya terdiri atas selulosa dan bersifat elastis sedangkan endodermis yang sudah tua atau dewasa pada dinding selnya terjadi penebalan-penebalan yang berupa titik-titik atau pita dari zat kayu dan mengandung suberin serta kutin yang disebut titik atau pita kaspari.

Peridermis

Untuk jenis ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu:

  • Felogen (Kambium Gabus)
    Merupakan kambium gabus yang dalam hal ini memiliki lapisan sel yang meristematis. Felogen dapat terbentuk dari berbagai jaringan hidup, misalnya epidermis serta parenkim korteks yang sel-selnya dapat berubah menjadi meristematik.
  • Felem (Gabus)
    Yang merupakan lapisan gabus sebagai produk dari felogen yang terbentuk ke arah luar.
  • Feloderm (Parenkim Gabus)
    Merupakan jaringan yang hampir homogen dengan parenkim korteks yang terbentuk ke arah dalam yang sehingga hanya terdapat di lapisan paling dalam.

Fungsi Jaringan Gabus

Ada beberapa fungsi jaringan gabus yang diantaranya yaitu:

Menggantikan Epidermis Sebagai Pelindung

Lapisan epidermis terbentuk dari pembelahan meristem primer. Lapisan epidermis berfungsi sebagai pelindung tumbuhan. Meskipun demikian, aktivitas meristem sekunder “Kambium” menyebabkan ukuran batang menjadi bertambah. Hal demikian membuat lapisan epidermis yang hanya selapis menjadi peceh dan akhirnya mengelupas. Untuk peran pelindung yang diemban oleh epidermis akan digantikan oleh jaringan gabus yang terbentuk dari kambium gabus yang terletak di sisi luar korteks batang.

Mencegah Penguapan

Untuk lapisan yang mengalami penebalan oleh zat suberin sangat berarti dalam menjalankan fungsinya sebagai pelindung, yang terutama dari penguapan. Kehilangan air melalui penguapan kerap terjadi pada tumbuhan akibat paparan matahari. Untuk karakter zat suberin “lilin” yang tembus air membuat air terperangkap di dalam tumbuhan, hal ini sangat menguntungkan bagi tumbuhan terutama tumbuhan yang hidup di daerah kering atau pada saat musim panas.

Melindungi Dari Kerusakan Mekanis Dan Infeksi Patogen

Untuk lapisan epidermis yang telah mengelupas akibat pertumbuhan sekunder tak perlu dirisaukan. Yang keberadaan jaringan gabus dapat diandalkan untuk dapat menggantikan lapisan epidermis. Dengan penebalan dinding oleh suberin, membuat lapisan jaringan gabus dapat melindungi dari kerusakan makanis dan juga infeksi patogen yang dapat menyerang tubuh tumbuhan.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Jaringan Gabus Pada Tumbuhan Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: