Pengertian Jaringan Saraf Serta Fungsinya

Posted on
Pengertian Jaringan Saraf Serta Fungsinya
4 (80%) 3 votes

DosenPendidikan.Com – Jaringan saraf merupakan jaringan yang memiliki fungsi untuk menghantarkan rangsangan (impuls) dari reseptor ke efektor (otot, rangka, kelenjar), jaringan saraf disusun oleh sel-sel saraf yang disebut dengan neuron.

Pengertian Jaringan Saraf Serta Fungsinya

Yang berdasarkan fungsinya, neuron tersebut dibedakan menjadi tiga macam yakni neuron sensorik, neuron motorik dan neuron konektor. Hubungan antara neuron yang satu dengan neuron lainnya disebut dengan sinapsis neuron yang terdiri dari badan sel, dendrit dan neurit (akson). Untuk lebih jelasnya dari masing simak dibawah ini.

  • Dendrit
    Merupakan penjuluran sitoplasma badan sel yang pendek dan bercabang-cabang.
  • Neurit
    Merupakan penjuluran sitoplasma daban sel yang panjang melalui dendrit, Naurit ini terbagi bagian tubuh yang dihubungakan dengan aktivitasnya yang diatur jaringan saraf terletak di otak, urat saraf disumsum tulang belakang dan bagian-bagian tubuh yang lain.

Jaringan Saraf

Untuk jaringan saraf ini terdiri atas yaitu:

Jaringan Saraf Pusat

Pada jaringan saraf pusat ini terdiri atas yaitu:

  • Sumsum tulang belakang
    Berfungsi untuk menyampaikan impuls sensorik dari sistem saraf tepi menuju ke otak. Menyampaikan impuls motorik dari otak ke berbagai efektor seperti: otot rangka, otot jantung dan kelenjar, sebagai pusat gerak refleks.
  • Otak
    Pada otak ini terdiri atas yakni otak depan dan batang otak. Otak tersebut berfungsi sebagai pusat pengolahan atau penanggapan impuls (rangsang).

Jaringan Saraf Tepi

Berdasarkan tempat asalnya dibedakan menjadi yaitu:

  • Saraf kranial yang berfungsi membawa impuls dari otak.
  • Saraf spinal yang berfungsi membawa impuls dari sumsum tulang belakang.

Yang berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi yaitu:

  • Jaringan saraf somatik, yang membawa informasi sensorik dari reseptor sensorik eksternal ke jaringan saraf pusat dan menyampaikan tanggapan dari jaringan saraf pusat ke otot rangka. Aksi jaringan saraf somatik ialah terjadinya gerak sadar dan gerak refleks.
  • Jaringan saraf otonom (otomatis) jaringan saraf yang dapat bertindak sendiri tanpa pengawasan fungsi pusat otak yang lebih tinggi. Ada dua jenis jaringan saraf otonom yaitu:
    1. Jaringan saraf simpatis, berada pada dua sisi sumsum tulang belakang, yang berfungsi untuk mengendalikan aktivitas jantung, sekresi kelenjar endokrin, suplai darah ke arteri, aktivitas otot polos dan organ dalam lainnya.
    2. Jaringan saraf pada simpatis, fungsinya merupaka kebalikan dari jaringan saraf simpatis. Misalnya memperlambat aktivitas otot, kelenjar dan aktivitas organ dalam lainnya.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Jaringan Saraf Serta Fungsinya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

loading...