Konsep Dasar Sistem Informasi
Konsep Dasar Sistem Informasi

Pengertian Konsep Dasar Sistem Informasi Lengkap

Posted on
Pengertian Konsep Dasar Sistem Informasi Lengkap
3 (60%) 5 votes

Pengertian Konsep Dasar Sistem Informasi Lengkap – Konsep dasar Sistem adalah meliputi dari berbagai aspek dan sudut pandang yang berbeda-beda sesuai dengan keterangan dalam hal-hal yang berkaitan dengan sistem memiliki ciri dan karakteristik sebagai berikut :

Konsep Dasar Sistem Informasi
Konsep Dasar Sistem Informasi

A. Pengertian Sistem

http://www.dosenpendidikan.com/ Terdapat dua kelopok pendekatan di dalam menjelaskan sistem, yaitu yang merujuk pada prosedurnya dan yang menitikberatkan pada elemennya :

B .Definisi sistem yang menekankan pada prosedurnya

Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk melakukan suatu sasaran tertentu (jerry Fitz, dkk “Fundamental of System Analysis”).

Komponen-komponen atau sub-sub sistem dalam suatu sistem tidak dapat berdiri lepas sendiri-sendiri. komponen atu sub saling berinteraksi dan saling berhubungan dan membentuk suatu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat tercapai.

C. Sifat Dan Karakter Sistem

1. Komponen Sistem (Components)

Suatu sistem terdapat atas sejumlah komponen yang berinteraksi atau berkomunikasi yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan.

2. Batas Sistem (Boundary)

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem satu dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas suatu sistem menunjukan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebut.

3. Lingkungan Luar Sistem (Environments)

LIngkungan luar adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

4. Penghubung Sistem (Interface)

Penghubung merupakan media antara suatu subsistem dengan subsistemyang lainya, Dengan penghubung satu subsistem yang lainya membentuk satu kesatuan.

5. Masukan Sistem (Input)

Masukan adalah energi yang di masukan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan signal (signal input).

6. Keluaran Sistem (Output)

Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan di klasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa Pembuagan.

7. Pengelolaan Sistem (Process)

Suatu Sistem dapat mempunyai bagian pengelolaan yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran Sistem (Objectives) atau tujuan (Goal)

Suatu sistem pasti mempunyai sasaran atau tujuan. jika sistem yang tidak mempunyai tujua dan sasaran maka operasi sistem tidak akan ada gunaya, sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan di hasilkan sistem. suatu sistem akan di katakan berhasil jika mengenai sasaran atau tujuan.

Gambar Karakteristik Suatu Sistem
Gambar Karakteristik Suatu Sistem

D. Klasifikasi Sistem

Sistem dapat di kalasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya adalah sebagai berikut :

* Sistem Abstrak (Abstrak System) dan Sistem Fisik (Physical System)

Sistem Abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik.
Sistem Fisik adalah sistem yang tampak berupa fisik.

* Sistem Alamiah

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia. Sistem buatan manusia adalah sistem yang di rancang oleh manusia.

* Sistem Tertentu (Deterministic System) dan sistem tak tentu (probabilistic system)

Sistem tertentu beroprasi dengan tingkah laku yang sudah dapat di prediksi. Sistem tak tentu adalah kondisi masa depanya tidak dapat di prediksi mengandung unsur probabilitas.

* Sistem Tertutup (closed System) dan sistem terbuka (open System)

Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

Sistem yang baik harus di rancang sedemikian rupa, sehingga secara relatif tertutup, karena sistem tertutup akan bekerja secara otomatis dan terbuka hanay untuk pengaruh yang baik saja.

E. Konsep Dasar Sistem Informasi

Secara umum, data dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan fakta yang jauh lebih berharga ditambah jauh lebih bermakna untuk penerima informasi yang menjelaskan kesempatan nyata yang digunakan untuk pengambilan penentuan keputusan. Informasi dapat berupa fakta yang telah diberi label atau mungkin diproses atau dilihat dan berkaitan dengan memanfaatkan dalam tindakan yang melibatkan penentuan pengabilan keputusan.

Pengertian data dari sudut pandang yang berbeda

1. Menurut Kamus Bahasa Inggris-indonesia, Data di terjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum”
yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.

2. Dari usdut pandang bisnis, “Business data is data organizations description of things (resource) adn events
(transactions) that it faces” jadi data dalam hal ini di sebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi
organisasi tentang sesuatu (resource) dan kejadian (transactions) yang terjadi.

3. Pengertian yang lain mengatakan bahwa “data is the description of thing and event that we faces”
Data merupakan deskripsi dan sesuatu kejadian yang sedang kita hadapi.

4. Gordon B. Davis Dalam bukunya Manegement
Information System. Conceptusl Foundations, Structures, and Development menyebut data sebagai bahan mentah dari informasi yang dirumuskan sebagai lambang-lambang tidak acak yang menunjukan jumlah atau tindakan-tindakan atau hal-hal lain.

Data berbentuk dari karakter, dapat berupa alfabet, angka maupun simbol khusus seperti *$ dan / di susun untuk di olah dalam bentuk struktur data, struktur file, dan basis data.

Informasi ibarat darah yang mengalir dalam suatu organ tubuh jadi informasi ini sangat penting di dalam suatu organisasi. Suatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan menjadi luruh, kerdil dan akan berakhir.

F. Sikus Informasi

Pengelolaan data menjadi suatu sistem informasi dapat di gambarkan sebagai sebuah siklus yang berkesinambungan. Secara sederhana dapat di katakan bahwa data diolah menjadi sistem informasi dan pada tahap selanjutnya sebuah informasi akan menjadi data untuk sebuah informasi lainya.

Gambar Siklus Informasi
Gambar Siklus Informasi

G. Kualitas Informasi 

Kualitas Suatu Informasi (Quality Of Information) sangat di pengaruhi dan di tentukan oleh 3 hal yaitu :

1. Akurat (accurate)

Akurat Berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan, tidak tidak bisa atau tidak menyesatkan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.

Beberapa hal yang dapat berpengaruh terhadap keakuratan sebuah sistem informasi yaitu :

  • Kelengkapan (completennes) Informasi;
  • Kebenaran (correctness) Informasi;
  • Keamanan (scurity) Informasi;

2. Tepat Waktu (Timeliness)

Informasi yang datangnya terlambat, tidak akan mempunyai nilai yang berkualitas baik, dan kemudian jika di gunakan sebagai acuan dalam pengambilan suatu keputusan maka dapat menimbulkan kesalahan yang terjadi dalam tindakan yang di ambil.

3. Relevan (relevance)

Relevan berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya.

H. Nilai Informasi 

Nilai suatu informasi berhuubungan dengan keputusan. Hal ini berarti bahwa bila tidak ada pilihan atau keputusan informasi menjadi tidak di perlukan. Keputusan dapat berkisar dari keputusan berulang yang sederhana sampai keputusan strategis jangka panjang.

Parameter untuk mengukur sebuah nilai informasi tersebut dapat di tentukan dari dua hal pokok yaitu :

  • Manfaat (Use)
  • Biaya (Cost)

Suatu Informasi di katakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif di bandingkan dengan biaya untuk mendapatkanya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat di taksir keuntunganya dengan satuan nilai uang tetapi dapat di taksir nilai efektivitasnya.

I. Komponen Sistem Informasi

Menurut John Burch dan Gary Grudnitski mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang di sebut dengan istilah blok bangunan (building blokck) yaitu :

1. Blok Masukan (Input Blokck)

Blok masukan dalam sebuah sistem informasi meliputi metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan di masukan dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

2. Blok Model (Model Block)

Blok model ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dam model matematik yang berfungsi memanipulasi data untuk keluaran tertentu.

3. Blok Keluaran (Output Block)

Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

4. Blok Teknologi (Tecnology Block)

Teknologi blok digunakan untuk menerima masukan menjalankan Model dan akses data dan mengirimkan output dan menghasilkan sesuatu yang membantu mengontrol sistem secara keseluruhan. Teknologi blok adalah komponen yang membantu mempercepat proses yang terjadi dalam sistem.

5. Blok Basis Data (Database Block)

Adalah kumpulan data yang berhubungan satu sama lain, disimpan dalam perangkat keras komputer dan perangkat lunak komputer untuk memanipulasinya.

6. Blok Kendali (Contrils Blok)

Meliputi masalah pengendalian terhadap operasional sistem yang berfungsi mencegah dan menagani kesalahan dan kegagalan sistem.

Gambar Blok Komponen Sistem Informasi
Gambar Blok Komponen Sistem Informasi

Demikian Pengertian Konsep Dasar Sistem Informasi Lengkap Semoga Bermanfaat Buat Para Sahabat Setia Dosenpendidikan.Com 😀