Pengertian Lisosom Beserta Fungsinya Secara Lengkap

Posted on
Pengertian Lisosom Beserta Fungsinya Secara Lengkap
1 (20%) 1 vote

DosenPendidikan.Com – Pengertian Lisosom ialah suatu organel kecil yang berbentuk bulat yang terikat dengan membran dengan memiliki diameter sekitar 0,25 hingga 0,5 um. Lisosom mengandung hidrolase asam, enzim-enzim yang merombak protein, asam-asam nukleat serta karbohidrat pada pH asam. Lisosom bisa anda temukan pada hampir semua sel, kecuali dalam sel darah merah ( eritrosit ) manusia dan sel kulit yang sepenuhnya mengalami keratinisasi ( pengerasan/penebalan ). Banyak yang mengatakan bahwa lisosom merupakan ( sistem pencernaan ) sebuah sel. Lisosom yang baru terbentuk dari pertunasan badan golgi yang disebut lisosom primer.

lisosom

Bila selnya memungut bahan asing ( melalui proses yang disebut dengan fagositosis ) oleh vakuola makanan yang disebut fagosom. Bahan yang terdapat dalam fagosom dicerna setelah lisosom bersatu dengan fagosom dan melapaskan enzim pencernaan. Paket bahan yang terjadi merupakan paduan antara lisosom dan fagosom, disebut fagolisosom. Dalam mecerna bahan tersebut diketahui penyakit penimbunan lisosom yakni penyakit yang terjadi saat bahan yang terdapat didalam fagolisosom tidak mampu dicerna yang biasanya disebabkan oleh kekurangan hidrolase lisosom tertentu.

Untuk sel yang terletak pada sepanjang saluran sekresi, maka fagolisosom dengan bahan yang dikonsumsi pada saatnya akan dikeluarkan dari sel, apabila hal tersebut tidak terjadi maka sisa-sisa bahan akan bertahan didalam sel untuk membentuk produk-produk yang menua yang pada umumnya mengandung bahan pigmen disebut liprofusin atau lipokrom. Disamping itu membantu dalam pencernaan bahan yang tidak tercerna, lisosom itu juga mengambil bagian dalam pertumbuhan sel dan proses-proses reparasi dengan jalan membuang komponen-komponen sel yang rusak dan berlebihan.

Perombakan sel selama waktu morfogenesis atau kematian ( otolisis sel ) pada berbagai proses penyakit yang disebabkan oleh enzim lisosom. Otofagi atau perusakan diri-sendiri terjadi pada sel bila retikulum endoplasma halus membungkus suatu struktur untuk dikonsumsi sehingga terbentuk suatu vakuola autofagi. Setelah itu vakuola autofagi ( autofagus ) kemudian dinokulasi menggunakan suatu enzim dari lisosom. Vakuola fagosit dan vakuola autofagi disebut lisosom sekunder.

Proses yang terjadi kemudian ialah vakuola-vakuola memperbanyak diri dan diproses dari dalam oleh enzim yang ada kemudian terjadi perombakan sehingga bahan-bahan yang ada menjadi bahan sisa atau bahan-bahan yang memadat. Kerusakan sel dapat digiatkan oleh berbagai stimulan ( rangsangan ) termasuk mati kelaparan, penyinaran ultraviolet, racun-racun bakteri, ischemia atau kekurangan persedian darah, serta masuknya vakuola-vakuola autofagi dalam sel.

Beberapa sel dalam tubuh organisme mengandung lisosom serta mengandung bahan lain selain hidrolase asam. Contoh : pada sel darah putih ( leukosit ) yang mengandung lisosom dengan beberapa bahan basa yang merusakkan sel bakteri.

Lisosom Menurut Christian de Duve

Organel lisosom untuk pertama kali diduga keberadaannya oleh data-data biokimia oleh Christian de Duve. Hal ini karena melalui mikrosokop cahaya, lisosom tidak mampu kita bedakan dikarenakan sifatnyanya heterogen dalam bentuk dan ukurannya. Dalam data yang ada berukuran sekitar 0,25 um hingga 0,5 um. Keanekaragaman yang dimiliki oleh lisosom dikarenakan adanya fungsi yang beragam dan penting.

Ada lisosom tidak akatif. Apakah itu ?? lisosom dikatakan tidak aktif ialah lisosom primer dan lisosom yang tidak melaksanakan fagositosis. Lisosom tidak tentu jumlahnya dalam sel dan dibungkus oleh membran. Isi lisosom tersusun atas enzim-enzim hidrolitik seperti protease, glikosidase, lipase, fosfolipase dan fosfatase. Bila dalam lisosom tertentu pada pengamantan mikroskop elektron akan terlihat gambaran gelap.

Fungsi Lisosom

  • Lisosom berfungsi mencernakan zat-zat yang belum dapat diuraikan oleh sel tersebut. Banyak sel-sel fagosit seperti monosit, makrofaq mengandung banyak gelembung lisosom. Jangan anda kira lisosom yang langsung bertindak superhero sendirian dala sel fagosit. Dalam sel fagosit saat benda asing tersebut masuk akan terbentuk molekul fagosom yang merupakan benda asing yang terbungkus membran. Kemudian lisosom yang akan bertemu dab berfusi dengan fagosom membentuk gelembung fagolisosom. Baru setelah itu, lisosom akan mencerna benda asing tersebut.
  • Fungsi lisosom dalam menghancurkan bagian-bagian sel atau organel yang rusak dan tidak berfungsi lagi. Dalam organel lisosom terdapat enzim yang mampu menghancurkan dan merombak bahan-bahan sehingga mampu digunakan untuk sel selanjutnya. Lisosom yang berperan dalam menghancurkan bagian-bagian sel disebut sitolisosom.
  • Fungsi lisosom dalam membunuh sel, sel yang memang direncanakan agar mati atau apoptosis, maka lisosom yang akan berperan dalam menghancurkan selnya sendiri.
  • Fungsi lisosom dalam menyediakan nutrisi bagi sel lain. Berhubungan dengan fungsi lisosom yang ketiga diatas. Dengan kematian dan hancurnya sel tersebut, sel-sel yang berada sekitar akan memperoleh hasil rombakan oleh enzim lisosom yang terlepas.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Lisosom Beserta Fungsinya Secara Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

loading...